Menggigil Di Beningnya Mata Air Umbul Sigedhang, Ponggok, Klaten

Desa Ponggok ini memang istimewa ya. Dia punya beberapa sumber mata air yang sekarang sangat terkenal dan jadi primadona pariwisata di Kabupaten Klaten. Kalau Umbul Ponggok sudah terlebih dahulu dikenal masyarakat luas sebagai tempat berfoto bawah air yang kece beut. Nah, ternyata, Desa Ponggok ini nggak cuma punya Umbul Ponggok saja, lho. Ada Umbul Besuki, Umbul Kapilaler dan Umbul Sigedhang yang lokasinya tak jauh dari Umbul Ponggok.

Karena sudah pernah ke Umbul Ponggok, dan pasti di sana penuh banget karena lagi musim liburan, saya mencari tempat wisata yang baru saja yang nggak begitu jauh. Dua minggu sebelumnya saya sudah maen ke Umbul Manten (tapi belom ditulis, hehehe), sekarang bagian ke Umbul Sigedhang.

Continue reading “Menggigil Di Beningnya Mata Air Umbul Sigedhang, Ponggok, Klaten”

Menyusuri Pasir Putih Pantai Slili Yang Sepi

Libur Lebaran kali ini, saya tidak begitu ngoyo untuk bisa banyak jalan-jalan ke tempat wisata. Sadar diri karena hamil usia 5 bulan, jadi mengikuti kemampuan badan saja. Meskipun di trimester kedua ini kondisi badan sudah lebih nyaman dibandingkan trimester sebelumnya, tapi ya nggak bisa terlalu diforsir juga, bukan?

Nah, incaran tempat wisata yang akan didatangi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya: ke pantai yang ada di Gunungkidul. Bedanya, tahun ini memang sudah rencana akan menginap, supaya lebih tenang jalan-jalannya, tidak diburu waktu harus segera kembali ke Klaten.

Dari beberapa penginapan low budget yang saya baca reviewnya, saya memutuskan untuk menginap di dekat Pantai Sundak. Oke, Pantai Sundak memang belum pernah kami kunjungi, jadi paslah.

Continue reading “Menyusuri Pasir Putih Pantai Slili Yang Sepi”

Berbagi Bahagia Ala Adaro Bersama 1.000 Anak Yatim

“Wow! Mauuu bangeeettt!” jawab saya antusias saat dapet undangan untuk hadir di acara buka puasa Adaro bersama 1.000 anak yatim. Ini kali kedua saya berkesempatan merasakan kebahagiaan di tengah-tengah ribuan orang yang berbuka puasa bersama.

Buat saya (dan sebagian besar teman-teman pembaca blog ini), mungkin biasa saja makan sekotak nasi dengan ayam goreng siap saji, burger dan minum teh dalam kemasan. Setiap akhir pekan, kita bisa saja melakukannya bersama keluarga sambil jalan-jalan ke mall, tetapi banyak sekali lho, anak-anak yang tidak bisa merasakannya karena sudah tidak mempunyai orang tua.

Adaro, setiap tahunnya rutin berbagi kepada 1.000 anak yatim dari berbagai panti asuhan dan pesantren. Tahun ini sudah memasuki tahun ke sembilan pelaksanaannya saat Ramadan.

Continue reading “Berbagi Bahagia Ala Adaro Bersama 1.000 Anak Yatim”