
Google secara resmi menyebutkan beberapa panduan untuk menerapkan SEO bagi pemula.
Beberapa yang harus dihindari dalam menulis konten yang bagus antara lain:
1. Banyak salah tulis, tidak rapi dan salah gramatika. Contoh yang harus diperhatikan adalah tanda baca titik, koma, dan terbalik susunan huruf karena terlalu cepat mengetik. Saya membaca salah satu Ebook Jhon Chow yang menyarankan selalu membaca ulang tulisan sebelum di publish. John Chow sendiri bisa sampai 6 kali [what a number!] membaca ulang sebelum menekan tombol publish. Dia menulis di HTML mode, menyalinnya ke dalam Microsoft Word untuk memastikan grammar-nya benar, tidak ada kesalahan ketik, kembali disalin ke website dan baru menekan publish. [Sttt, John Chow adalah salah satu yang memperoleh nilai yang buruk dalam pelajaran mengarang! Tapi lihat websitenya, salah satu favorit saya!] Dan jangan lupa untuk membacanya setelah dipublish, lantas segera memperbaiki jika ternyata ada kesalahan setelah dipublish. Apa yang ditekankan John Chow, mungkin sepertinya sepele, tetapi Google juga menginginkan hal serupa. Ini jika blog Anda ingin SEO friendly di matanya.
2. Berbuat curang menyembunyikan teks dari mata manusia, tetapi menampilkannya bagi search engine. Bagaimana bisa? Ya. Contohnya seperti keyword-keyword lendir, yang Anda malu jika sampai terlihat ada di blog, tetapi masih ‘kebelet‘ juga ingin merasakan nikmatnya trafik tinggi dari search engine. Anda mungkin terpikir untuk ‘menyamarkan’ kata-kata tersebut dengan warna yang sama dengan background blog Anda. Jangan dilakukan. Saat ini sudah banyak yang mengeluhkan halaman blognya masuk sandbox Google karena melakukan teknik ini. Capek-capek nulis, kalau Google tidak mau mengindex, buat apa?
Nah, itu dulu deh 2 hal yang sebaiknya Anda hindari jika ingin tampil sempurna di mata Google.
—————————————————-
Nunik, selama ini mencoba selalu proof read terhadap tulisannya ![]()
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.

Saya tidak sampai 6x membaca tulisan sebelum mencet tombol’brangkat’,tetapi setelah itu saya baca ulang.Kalau ada yang salah ketika atau bahasanya kurang enak diperbaiki lagi.Itupun kadang masih ada yang terlewatkan,maklum dah oversek(over 50 tahun)
Eee ada juga tho yang menyembunyikan keyword segala,kasihan ya,ada-ada azah.
Salam mbak
Memangnya makin tua, bikin kita makin malas ya Pak?
enam kali yah. saya cuman dua kali, itu aja masih ada yang salah.
untuk yang kedua saya sering berbuat salah padahal gak sengaja, gara-gara div yang membuat tulisan jadi gak kelihatan karena ke bawah, akhirnya page ranknya sempat jadi 0. apa karena itu yah. padahal gak ada maksud apa-apa cuman karena salah di kode htmlnya sajah.
Dua kali masih lebih baik dari pada tidak sama sekali
tambah lagi donk infonya
Saya tahunya cuma segitu
Saya juga udah baca free ebooknya. Tata bahasa ebooknya masih rada gimanaa gitu
Kayak bahsa Malaysia malah…hehe. Tapi esensinya tetep bisa ditangkap sih.
Soal trik SEO di atas, setuju deh dengan ulasannya. Poin satu saya beberapa kali pernah ceroboh. Tapi kalo poin 2, no lah!
Salam kenal ya.
Kalo bisa, jangan deh, point ke dua.
mantabh tipsnya. singkat tp bener n langsung bs diterapkan. saya juga suka mengoreksi tata huruf dan tata bahasa postingan, tapi setelah dipublish hahaha. soalnya keburu pengen liat postingannya online
Kan, bisa di preview sebelumnya
bener bgt mbak. kalo nomor dua, eh ternyata masih ada yah yg menerapkan itu, mencantumkan keyword siluman yg ga relevan dengan konten blog kita….
Kayaknya, masih ada. Kadang mereka belajar di postingan-postingan lama. Mereka pikir masih relevan.
Bagus banget, tapi sayang yang terakhir bakalan tetap dipakai bukan di tulisan melainkan di keyword murni blog
coz dengan begitu, gak perlu nulis jorok tapi tetep keindex situs jorok ………
hahahahahahahahahahahha tapi aku gak main kok gituan
O… gitu ya? Ide baru nih
biasanya ketahuan salahnya malah pas udah ke-publish, padahal udah dicek sebelumnya. mata saya yang agak aneh apa ya?
Kok sama, kita ya?
weleh.. ini untuk yang bahasa indonesia atau bahasa inggris… kalo untuk bahasa indonesia, biyuh.. blog ku jelas gak memenuhi sarat yang pertama… hihihihi.. maklum gak pake grammar dan EYD..
salam kenal bos..
Iya, seperti banyaknya titik yang dipakai….

tipsnya lumayan buat nambah pengetahuan. sekalian mau promosi, ada postingan tentang poster kampanye pilpres yang lumayan “menarik” dicermati. Cek di blog-ku ya….
Ok, kalo sudah agak longgar waktunya ya
Saya masih engga ngerti keywords siluman…
Hehehe.. nulis yo nulis aja…
tapi masuk blog ini nambah wawasan lah… chayo Mbaq,,, 
Trims, Mas
yah betul juga.
Kalo salah, boleh dikoreksi lho. Kalo kurang banyak, ya mohon dimaklumi, wong saya bukan Ahli SEO, baru ngerti dikit doang…
wah,sepertinya belum bisa meniru caranya John Cow,wong nulisnya aja buru2.mengenai keyword2 itu bolehlah nanti dipelajari,thanks for tipsnya ya..
and salam kenal juga,kebetulan saya a newbie..
Saya juga baru bisa satu kali baca ulang…
Salam kenal juga, Mas
kalo aku,yg penting menulis apa yg pengen aku tulis,yah nyoba ikutan berburu dolar di internet,siapa tau kan?
Sama sekali nggak masalah menulis apa saja, justru semakin banyak menulis, semakin banyak ‘tabungan’ kita kan?
No 1 saya masih sering lakukan padahal sudah 2 sampai 3 kali dicek, setelah di publish adaaaa aja yang salah dan perlu diubah… jadi ya diupdate lagi…
[...] Larangan keras copy paste. Duplicate content tentu saja kebalikan dari unik. Dalam ilmu SEO, Anda sangat tidak dianjurkan melakukan kopi paste artikel orang lain. Buatlah tulisan yang unik. [...]