Saya nulis lagi! Apa ada hubungannya dengan tadi siang saya creambath dan potong rambut ya, jadi ide bisa ngalir lancar tanpa hambatan? *sisiran* Biasanya mau nulis aja susahnya minta ampun belakangan ini. Ohiya, gara-gara potongan rambut yang ada poninya juga, kali ya. *benerin poni*
Udah ah, pendahuluan nggak pentingnya. Balik lagi ke pertanyaan awal di judul: “Penting nggak sih, pasang widget twitter di blog yang kita miliki?” Saya tertarik buat mengetahui hal ini karena belakangan lebih aktif di twitter (microblogging) daripada di blog. Dan banyak blogger juga mungkin melakukan hal yang sama, kini lebih aktif ngetwit daripada nulis blog.
Jika kita menelusuri Google, akan ada banyak sekali tulisan seperti: Cara Membuat Widget Twitter, Cara Pasang Widget Twitter Pada Blog, Update Status Twitter di Blog, dan lain sebagainya, tapi, apakah itu penting untuk dipasang di sidebar blog kita? Apa saja sih, widget yang seharusnya dipasang di blog kita?
Jawaban atas pertanyaan saya tadi tentu saja akan sangat beragam, tergantung dari sisi mana kita melihatnya dan kebutuhan blogger tentu juga berbeda-beda. Nah, tadi saya sempat bertanya melalui twitter, dan mendapatkan jawaban sebagai berikut.
@dimasnovriandi: Penting dong @isnuansa, karena status twitter satu-satunya yang selalu update di blog daku (–’)~
@sumartok: Oke, jadi @dimasnovriandi mengupdate blog-nya dengan status twitter?
eniwei, your blog is cool
cc: @isnuansa
@iniRudy: Penting! Karena status twitter justru lebih up to date daripada blog *meminta maap pd blog sendiri* ![]()
@fanabis: Penting, promo ID, user dapat info seberapa jangkauan kicauanmu di soc-media lain dan apa yg dibincangkan ![]()
@haridiva: Ga penting ![]()
@agussiswoyo: Nggak penting. Malah harus dicerai tuh. twitter is microblogging. Tujuan terselubungnya mau nyaingi blog utama.
Kalau berdasarkan yang saya baca, fungsi widget itu antara lain untuk mempercantik blog, tapi kalo saya –yang suka blog terlihat bersih– kok merasa kotor ya kalau memasukkan segala hal ke dalam sidebar? Apa iya, pembaca datang ke blog kita untuk membaca status twitter kita? Mereka datang untuk membaca tulisan kita kan?
Tetapi, saya setuju jika tujuannya untuk memberikan navigasi kepada pembaca blog agar mereka tahu akun twitter yang kita miliki. Ini bisa dilakukan tanpa memasang widget, cukup dengan menuliskan ID yang kita miliki pada profil (promo). @dimasnovriandi cukup masuk akal juga, karena blognya tidak lagi secara aktif ditulisi, setidaknya ada hal baru yang bisa dibaca oleh pengunjung blog, meskipun itu hanya kicauannya saja. Sebagai pengobat kecewa pada pengunjung. *sodorin iPad ke Dimas supaya update blog*
Jadi, saya ulang ya pertanyaannya, “Penting nggak sih, pasang widget twitter di blog yang kita miliki?”
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.


pernah dipasang tapi dihapus lagi…
ude baha selesai posting Surat Tanda Terus Belajar STTB
follow my new twitter @stevanusdimas . Thanks