Kepala saya sering dipenuhi dengan pertanyaan “Bagaimana sih, bisa mendatangkan trafik tinggi ke dalam blog kita?”
Saya blogwalking ke beberapa situs profesional penghasil dollar, dengan susah payah belajar menerjemahkan apa yang beliau maksudkan. Meskipun jauh dari apa yang disebut mengerti –karena-banyak-sekali-istilah-yang-bahkan-saya-sendiri-tidak-mengerti-apa-artinya-, saya menangkap bahwa sebenarnya masih ada peluang dengan menulis beberapa tutorial yang didasarkan pada banyaknya “bloger awam” –istilah-saya-sendiri-, yang merupakan potensial pembaca blog Anda!
Anda pasti bertanya, “Bagaimana bisa, saya yang sangat sangat sangat bodoh dan miskin pengetahuan tentang website, mengajarkan sesuatu kepada para pembaca?”
“Apakah mereka nantinya justru tidak akan menertawakan hasil karya yang dengan susah payah saya kerjakan?”
Ya, tentu saja para programmer dan webmaster akan tertawa ngakak -berguling-guling-di-tanah- [well, saya terlalu hiperbola], terpingkal-pingkal dengan tutorial yang Anda buat, yang merupakan sesuatu yang sangat mendasar untuk membuat sebuah website.
Tidak, para newbie akan berterimakasih kepada Anda atas ilmu dasar yang telah Anda berikan.
Bayangkan, jika ada ribuan orang baru di luar sana [ingat, perkembangan internet di Indonesia potensial menghasilkan banyak bloger baru], yang memiliki tingkat kebodohan –yang-katakanlah-sama-dengan-saya, hendak belajar untuk membuat sebuah blog. Mereka akan memulainya dari awal. Dan untuk belajar langsung pada webmaster dengan tingkat kemampuan advance, mereka –orang-orang-seperti-saya-tersebut- tentu sangat kebingungan dengan bahasa-bahasa tutorial tingkat tinggi.
Kita mengalami ketika masih belajar, seorang dengan gelar Profesor, belum tentu lebih kita mengerti ajarannya dibandingkan dengan dosen bergelar Sarjana saja, bukan?
Jika ada yang menawarkan tutorial untuk tingkat pengetahuan terendah -tentu-saja-mudah-sekali-dipahami-dan-diterapkan- serta sangat gampang diikuti, apakah ribuan orang itu akan memilih yang susah mereka mengerti?
Lho, jadi blog ini akan berubah jadi blog tutorial?
Jelas saja tidak –meskipun-saya-mungkin-satu-dua-akan-mencoba-menulis-tentang-tutorial-bagi-bloger-awam-. Saya hanya berpikir tentang peluang menulis artikel –yang-mungkin-bisa-mendatangkan-banyak-pengunjung-.
So, apakah Anda tertarik untuk membuat tutorial? Sepanjang yang saya tahu, tutorial adalah salah satu artikel dengan trafik tinggi!
[Gambar diambil dari Bloggingly.Com]
—————————————————————
Nunik sedang tertarik membuat tulisan tutorial
Tertarik dunkz mbak… Cuman kadang nggak setiap hari ‘waktu yang pas’ untuk menulis tutor… (setidaknya sekarang waktu ngeblog saya benar2 berkurang…)
Dengan waktu yang terbatas, terimakasih ya, sempat mampir ke sini
Hal yang wajar bila terfikir seperti itu, namun mampu menuliskan sesuatu yang baik sepertinya akan lebih menyenangkan, walau itu sebuah hal yang sederhana.
Salam,
Memang yang paling baik menulis untuk memberikan ‘sesuatu’ kepada para pembacanya, bukan hanya sekedar mengejar trafik.
Terimakasih sudah berkunjung.
isnuansa.com – da best. Keep it going!
Komentar si Pett ini sebenernya masuk spam, setelah saya cek isinya Japan Search Engine. Tulisan Jepang semua. Ngapain dia maen-maen ke sini ya?
waahh.. sekarang mbakyu buat tutor blogging juga tutorial juga tooh.. muanteb iku mbakyu.. semangattt..
Opone sing mantep, Mas? Lha mung koyok ngono lho…
[...] Menulis Komentar di Blog. Anda mau kan jumlah komentator blog Anda banyak? 2. Trafik Tinggi ke Blog Anda. Bagaimana caranya mendatangkan banyak trafik ke [...]
[...] [I] : Berapa page view yang Anda dapatkan per hari? [...]
trafict tinggi selesai posting Mengatur urutan Page
[...] begitulah yang dikatakan para online marketer yang sudah berhasil. Malah ada yang bilang, semakin banyak website semakin besar peluang dapat uang. Jika Anda masih mengeluh dalam mengelola satu buah website saja, darimana bisa dikatakan gampang [...]