Perjalanan 250 Years Guinness

Arthur Guinness

arthur-guinness

Pusat dari seluruh bisnis GUINNESS adalah Sir Arthur Guinness, pendiri perusahaan, anak dari pasangan Richard dan Elizabeth Guinness. Lahir di Celbridge, County Kildare, Irlandia tahun 1725.

Pada usia 27 tahun Arthur Guinness memperoleh warisan dari Ayah baptisnya, Pastur Arthur Price sebesar 100 poundsterling. Arthur Guinness mendirikan pabrik pembuatan bir dari uang warisan tersebut, di Leixlip, 17 kilometer dari Dublin.

Arthur kemudian menyewa pabrik dan mulai membuat bir di St. James’s Gate, Dublin, pada tahun 1759. Inilah awal dimulainya bisnis GUINNESS di seluruh dunia hingga kini memasuki tahun ke 250.

Arthur Guinness meninggal pada usia 78 tahun dan mewariskan kemampuan meracik bir kepada sang anak, Arthur Guinness II.

Proses Pembuatan Bir GUINNESS

Bahan utama pembuatan bir GUINNESS adalah barley dengan kadar malt tinggi yang dibakar, ekstra hops, ragi khusus dan air. GUINNESS sendiri mengakui bahwa bahan utama pembuatan bir, selain yang disebutkan di atas adalah: inspirasi dan proses penyempurnaan.

Ada sembilan langkah utama dalam pembuatan bir GUINNESS yaitu meliputi pemilihan bahan baku, penggilingan, penggerusan, pemisahan, pendidihan, fermentasi, penyempurnaan, proses pengemasan dan kemudian dapat dinikmati.

The Beer

Ada tiga jenis bir GUINNESS yaitu The Extra Stout [yang tidak dijual di Indonesia], The Foreign Extra Stout yang diramu dari ekstra hops dan roasted barley [jenis Extra Smooth dari The Foreign Extra Stout tidak dijual di Indonesia], dan yang terakhir adalah Draught Guinness [tidak dijual di Indonesia].

Iklan GUINNESS

GUINNESS membuat banyak iklan untuk memasarkan produk. Iklan pertama yang dipublikasikan adalah slogan β€œGUINNESS is Good For You”. Iklan GUINNES terbaru di Indonesia adalah “Tipping Point” versi Irlandia karya sutradara Nikolai Fuglsig, yang menceritakan kejadian berantai dari penyaluran energi kehidupan dari dalam kaleng GUINNES Draught. Masyarakat merayakan dengan melakukan ‘toast‘ sebelum meminum GUINNESS mereka.

Pabrik GUINNESS

Yang pertama didirikan di luar Irlandia adalah di Park Royal, London. Sedangkan pabrik pertama yang dibangun di luar Irlandia dan London adalah di Nigeria, tahun 1963. Selanjutnya, Malaysia adalah negara tempat dibangunnya pabrik GUINNESS tahun 1965 dan diresmikan langsung oleh PM Tengku Abdul Rahman 19 Maret 1966. Di Indonesia, GUINNESS mendirikan PT. Guinness Indonesia di bawah kepemimpinan Patrick Lawlor. Pabrik GUINNESS di Indonesia dibangun atas kesepakatan dengan PT. Multi Bintang Indonesia.

Pasar GUINNESS di Indonesia

Menurut John Galvin, Technical Advisor GUINNESS Indonesia, pasar bir hitam sudah 34% dikuasai oleh GUINNESS. Sebuah pencapaian yang baik, Indonesia adalah pasar terbesar GUINNESS di Asia Pasifik, dan masuk pasar ke-6 terbesar di dunia. Wow!

Lima negara penjualan bir GUINNESS tertinggi selain Indonesia adalah berturut-turut: Inggris, Irlandia, Nigeria, Amerika Serikat dan Kamerun.

Meskipun saat ini masyarakat Indonesia masih lebih memilih mengkonsumsi minumal beralkohol jenis bir putih seperti Vodka dan JackDaniels, penjualan GUINNESS di Indonesia semakin meningkat.

Master Brewer

Salah satu Master Brewer yang dimiliki oleh GUINNESS adalah Fergal Murray. Murray bergabung dengan GUINNESS tahun 1983 dan sepuluh tahun kemudian, 1993, lulus dari salah satu institut pembuatan bir di London dan bergelar sarjana pembuat bir [brewing degree].

Perayaan G250

Dalam rangka merayakan 250 tahun GUINNESS [1759-2009], GUINNESS memberikan kesempatan kepada Anda semua untuk mengikuti kompetisi foto dan penulisan blog dengan hadiah terbang ke Dublin merayakan G250 bersama rekan-rekan dari seluruh penjuru dunia.

Reference:

1. Wikipedia Indonesia
2. Guinness
3. mix.co.id
4. Perempuan.com

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

74 thoughts on “Perjalanan 250 Years Guinness”

  1. Salam kenal mbak ,Sebenarnya saya enggak suka sama bir atau minuman yang beralkohol dan saya juga gak punya komentar yang bagus untuk isi artikel di atas. Tapi saya suka sama tulisan-tulisannya mbak.Maaf ini bukan kata – kata supaya komentar saya di tampilkan. saya tahu TOS nya di blog ini sebelum saya menulis komentar . Mudah2an mbak nunik menang ya…

  2. Salam kenal kembali. Saya juga bukan penikmat bir, tetapi kontes ini tidak mensyaratkan kita harus meminum bir Guinness terlebih dahulu.

    Amin, terimakasih atas doanya. Semoga Allah mengabulkan doa kita. πŸ˜‰

  3. Iya, saya tadi maen, mampir dari blognya Dinda [kalo nggak salah], tapi saya nggak meninggalkan pesan ya? πŸ™‚

    Saya cenderung memilih tidak komentar daripada komentar seadanya… πŸ˜›

  4. Saya cenderung memilih tidak komentar daripada komentar seadanya…

    Ini yang saya suka dari blognya mbaq Nunik…

    ***OOT : mbaq, kmrnΒ² knp blog ini engga bisa di akses ya?… selalu page error…

  5. Blognya rusak gara-gara saya ‘kepinteren’ ngedit function.php hasil belajar di salah satu Master yang postingannya pake bahasa Inggris.

    Nah, saking semangatnya kepengen ‘sesuatu’, malah jadi rusak deh. Master itu orang Indonesia sih, saya imel-imelan nanya solusinya, tapi tetep nggak bisa benerin sendiri.

    Akhirnya ‘mengadu’ pada Master lainnya, dan ditolongin deh, setelah ‘menyerahkan’ passwordnya πŸ˜‰

  6. Hadiahnya tiket pp Jakarta – Dublin, pengurusan surat-surat, termasuk akomodasi selama merayakan 250 tahun Guinness. Sayangnya nggak bisa dibagi, paling-paling beliin oleh-oleh buat yang komentar dan doain saya supaya menang πŸ˜›

  7. wah…..

    enak banget ya hadiahnya….

    moga moga mbak menang deh… :mrgreen:

    tapi jangan lupa oleh olehnya yo !!!! πŸ˜€

    makasi ya uda mampir ke blog saya !!!!
    salam kenal !!!!

  8. Nah, yang saya bingung, baik lomba foto maupun lomba blog hadiahnya tetep satu, atau masing-masing satu ya? πŸ˜›

    Salam kenal juga Kang Lurik…

    Tim Guinness mau menjawab?

  9. Iya, salam kenal juga.

    Ini masuk kok, komentarnya. Duplicate karena mencet submitnya kebanyakan, kaleee…

    Kontesnya bentar lagi tutup, tapi masih ada waktu buat ikutan kalo mau πŸ˜›

  10. setelah baca dari atas kebawah
    ternyata ikut kompetisi…. πŸ˜€

    siap menuju lokasi…

    blognya dah bener…?
    dari kemaren kemaren ga bisa di buka….

  11. ooo, mbak nunik ikut kontes ini juga. tau kontes ini dari blog-nya ndorokakung, tapi blm bisa nulis sebagus ini, jadi ikut ndoain mbak nunik aja deh biar bisa menang. eheeheh…

  12. Iya, Ndoro bikin postingan tentang Dublin. Tikabanget juga. Mas Iman Brotoseno juga. Ichaxs yang lucu πŸ˜› juga. Pokoknya banyak deh blogger-blogger keren yang ikutan. Amin, mudah-mudahan menang… πŸ˜€

  13. cukup lama juga yak proses pembuatannya..
    oya, kenapa ya mbak kalo setelah minum guinnes selalu merasa pengen pipis terus yak..?
    salam kenal mbak..:shakehand:
    moga menang kontesnya…

  14. wah ternyata disini ada yang lagi ikut kontes
    semoga sukses dan semoga berhasil deh ya
    jangan lupa bagi hasil kalo menang kekekekekk

    *komentator sinting*

  15. Salam Mbak Nunik, rupanya lagi ikut kompetisi ya ? pantesan runut bener tutorial Quinness-nya (ato penggemar quinness juga ?), btw semoga sukses deh…salam kenal mbak.

  16. sebenernya pengen bantu yg lain seh, tp gmn lha wong aku neh gaptek nya ga ketulungan seh. hehehe…
    btw do’a lagi buat kemenangan mbak ku ini…

  17. Wah saya baru tahu ada gelar sarjana untuk pembuat bir, emang banyak ya peminat sekolah itu.. Soalnya lowongan kerja terbatas kan..

    Eniwei salam kenal yach..ini kunjungan balik dari saya…

  18. Bukannya kalo pekerjaan yang jarang dilakukan orang, biasanya pendapatannya besar? Seperti ahli Geologi contohnya…

    Salam kenal juga πŸ™‚

  19. nggak mau ikutan ah, nggak begitu paham masalah guiness, ntar kalo ada yang nanya pas di komen
    kan aneh kalo bingung ngejawabnya he he he…

    nunggu hadiahnya ada jeh ya he he he

  20. Perasaan saya sudah koment disini 2 hari yang lalu kok ilang sih.Saya tidak suka bir karena agama melarangnya.selain itu bir juga bisa bikin mabuk dan kalo mabuk bisa bertingkah macam-macam.Ikutan lomba ach untuk cari pengalaman.
    Salam

  21. Iya, saya juga curiga, dari awal Bapak kok cuma komen di postingan saya sebelumnya.

    Perasaan kalo saya posting, Bapak selalu komen…

    Berarti, memang belum sempat ke save waktu itu, Pak. Saya cari-cari di komentar spam juga nggak ada.

    Waah, Bapak juga mau ikutan? Ayo, ayo…

  22. Iya, nih, belum bisa kembali konsisten ke ‘irama’ posting setiap hari. Masih ada kesibukan yang menyita waktu πŸ˜‰

    Sempat hilang karena saya ngedit functions.php yang saya pelajari dan coba aplikasikan, tetapi ternyata malah nggak bisa dibuka blognya… πŸ˜†

    Untung ada temen yang mau mbenerin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge