Perubahan Cara Membaca Blog

Kebiasaan saya dalam menghabiskan waktu selama online kini banyak berubah. Ya twitter, tentu saja. Entah kenapa sepertinya bahan omongan saya jadi twitter, twitter dan twitter.

Yang mau saya bahas sekarang adalah tentang cara membaca blog. Dulu, meskipun tidak aktif banget blogwalking, saya masih selalu menyempatkan membaca blog-blog yang saya langgani feed-nya melalui Bloglines. Dari sekitar 500an alamat blog yang saya daftarkan, selalu ada beberapa puluh judul tulisan baru yang harus saya baca setiap harinya. (Nggak semua dibaca sih, kadang skip judulnya aja kalau nggak menarik)

Makin hari, daftar bacaan saya di Bloglines-pun juga makin berkurang. Padahal jumlah blog langganan saya tetap, tidak saya kurangi. Berarti, bukan hanya saya saja yang kecanduan social media (dalam hal ini twitter) yang berkurang frekuensi posting tulisannya, mereka juga. Entah apa alasan mereka: kekurangan ide, sibuk di dunia nyata, ataukah juga dilanda demam social media? Atau ngeblog sudah mulai nggak asyik?

Nah, meski saya nggak setiap hari lagi membuka feed reader (Bloglines), tetapi saya tetap membaca beberapa blog kok! Dari mana? Dari twitter. Asyik juga, membaca blog dan berita yang dibagikan oleh orang lain, bukan lagi sesuatu yang sudah disetting ingin kita baca. Bacaan yang dibagikan atau direkomendasikan oleh orang lain bisa sangat berbeda dengan apa yang kita biasa ingin baca.

Hanya cara mendapatkan informasinya saja sih yang berbeda. Kalau dulu melalui blogwalking dan feed reader, kini lebih banyak membaca rekomendasi orang lain di twitter. Apalagi dengan adanya fasilitas tweetmeme, topsy dan sejenisnya yang bisa menghubungkan blog dengan twitter.

Bagaimana cara Anda mengetahui posting terbaru blog orang lain? Masih relevankah memasang tombol berlangganan RSS dan email di blog saat ini?

31 thoughts on “Perubahan Cara Membaca Blog

  1. saya masih membaca dari blogroll yang saya pasang di blogspot. Setiap ada yang baru dari friends saya, saya pasti mampir meskipun judulnya mungkin tidak menarik. Soal komentar atau ngga,itu belakangan.

    Tapi memang siklus posting baru jauuuh lebih lambat daripada dulu. Yah….hidup memang selalu berubah kan? Selama mudik saya memang jarang update, tapi itupu tetap jangka waktunya seminggu sekali. Blog saya tidak pernah hiatus lebih dari seminggu.

    EM
    Ikkyu_san selesai posting Kupu-kupu Nasional

  2. saya malah gak tau caranya main di twitter,, heran kalau di twtter komunikasi berjalan searah saja nampaknya hehehee terutama untuk orang seperti saya yang gak punya follower, kalau kita mesti sibuknyari folower twitter saya ya mendingan saya ngeblog,, sekalian nyari $$…

    mba…*mesra*…saya nitip pesan boleh???

    kalau gak boleh hapus aja ya….. pesan di bawah ini..

    ,, kalau ada yang punya blog minimal pr 1, saya bersedia bertukar 1 link dengan 2 buah blog saya masing masing pr2 pr1 ,, untuk 1 link jadi anda cukup memasang 1 link (http://zharava.com/) di blog anda, dan saya akan menggantinya dengan 2 buah link di blog ber pr 2 dan pr1…
    HaryantoBlog selesai posting Rekaman CCTV Perampokan Bank CIMB Niaga

  3. Maaf belum kenalan Ikut coment, soalnya tertarik sih. Kalau saya semua yang saya kunjungi pasti saya baca, saya coba untuk menghargai penulis apapun isinya pasti ada yang baru dan mendapatkan wacana yang lain. Kecuali disebutkan oleh penulis “jangan berharap kunjungan balik”, maka langsung saya tutup.
    teguhsasmitosdp1 selesai posting Mengenal Alat Indra Peraba Kulit

  4. Saya masih pake cara konservatif tradisionalis …
    saya punya blog bayangan yang isinya link-link ke Blog teman-teman …
    dan saya akhirnya bisa tau mana yang ada postingan barunya …

    salam saya Mbak Is

  5. Menurut sy RSS dan Email masih sgt relevan, krna tdk semua org menggunakan twitter. Kalau sy sebagai blogger matre, semua alternatif itu hrs ada. 😀

  6. selamat pagi.

    saya pake cara lawas, blogwalking.

    kalo yg sekarang mengganggu aktifitas ngeblog saya bukanlah twitter, tapi kaskus. lebih seru di sana :beer:

    terima kasih dan mohon maaf 😮

    1. Sama. Blog dan Soc.Networking memang punya dunianya masing-masing. Tapi kalau kita ngerti, keduanya bisa kok di connect dan saling mendukung. Bahkan powerfull sekali jadinya 😀

  7. Yang jelas prioritasku sih yg ada di blogroll sidebar. Karena mereka yg tak pasang disana emang aku suka tulisannya.

    Disamping itu dari rekomendasi orang di twitter juga. Kalau ada waktu berlebih, blogwalking dari temen2 yg komentar 😀

    Adapun tombol berlangganan feed atau subscibe dan semacamnya, tetep dipasang aja. Semua punya “marketnya sendiri-sendiri”. Ada yg suka baca lewat pemberitahuan di email dan ada pula yg via twitter atau social networking lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge