Publish Seluruh Tulisan Vs. Menabung Tulisan

Bagaimana cara Anda menjadwalkan dalam mempublish tulisan? Apakah setiap kali selesai menulis sebuah artikel langsung memencet tombol publish, atau menjadwalkan dlam waktu tertentu, atau malah banyak menabung sejumlah tulisan?

Saya mulai kehabisan stok tulisan. Tidak setiap hari saya bisa menulis. Tetapi mungkin strategi saya belakangan ini salah. Saya terlalu semangat mempublish lebih dari 1 tulisan dalam 1 hari. Akibatnya kecepatan saya dalam menulis tidak sama dengan banyaknya tulisan yang telah dipublish. Dalam sehari saya bisa menulis dalam 5 sampai 10 tulisan, tetapi setelah itu lama tidak menulis.

Terkadang, jika tulisan banyak menumpuk di draf. Tangan saya gatal untuk menyusun jadwal publish lebih dari 1 tulisan per hari. Kini, ketika stok mulai habis, saya kebingungan.

Seharusnya, saya menabung tulisan. Ketika stoknya masih banyak, tetap saja pada pola yang selama ini dijalani: 1 tulisan per hari. Menabung, selalu saja menguntungkan, dan nggak harus selalu berupa uang, bukan?

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

29 thoughts on “Publish Seluruh Tulisan Vs. Menabung Tulisan”

  1. Betul Mba. kalau saya menabungnya di komputer. maklum ‘gratongan’. yang lucu begini, sudah menabung, ketika di tengok kembali untuk di publish dirasa tabungan itu nggak layak di publikasikan. maklumlah mba, pemula. tulisannya kadang menggebu2, kadang juga tak ada artinya.

    salam mba.

    Namanya juga belajar, Mas. semuanya harus melewati tahapan itu. Penulis handalpun saya pikir pernah melewati masa-masa tong sampahnya penuh dengan gumpalan kertas yang isinya tulisan nggak layak dalam kriterianya sendiri…

    Tapi terkadang, menulis di blog berbeda dengan di media mainstream lainnya. Karena tidak akan ada yang protes, apapun yang akan ditulis dan dipublish. Ayo, publish aja.

  2. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Saya lebih sering langsung publish. Menabung tulisan hanya kadang kala saja. Itupun kalau punya tabungan tulisan rasaya gatal kepengen langsung publish.

    Hihihi, sama Mas. Saya gatal pengen publish, sekarang kehabisan bahan. 😆 😆

  3. hiks, nuniiiikkkkk..!!! bundo ga pernah nabung.. akibatnya gelagapan terus. butuh bantuan ide.. 🙁

    Kirain butuh napas bantuan, Bundo, wakakaka…

  4. Yang penting banyak nulis dulu disimpen di draft.. Sewaktu-waktu bisa dipublish 😀

    Yup, saya nggak menyimpan di draft, tapi langsung di jadwalkan postingnya, jadi nggak setiap hari harus online.

  5. jangankan nabung, 1 hari 1 tuLisan ja suLit…

    Karena Mas Hari lebih tertarik ngutak-ngatik tamplete, jadi waktunya tersita ke situ. Kalo saya tempalte-nya udah biarin ini aja, jadi saya punya banyak waktu buat nulis. Hehehe…

  6. Mindset nabung itu sebaiknya dihilangkan. sebagian besar orang bisa kaya karena hutang.
    do u know what i mean? 😀

    Kalo hutang tulisan keman ya nyarinya? 💡 Apakah harus kopi paste?

  7. Betul Mbaq, sudah lama saya mendengar istilah “menabung tulisan”… Bukan hanya buat blog, tapi menabung tulisan bisa juga untuk persiapan membuat buku…. satu hari satu lembar maka dalam setahun bisa 360an lembar… cuma pelaksanaannya ini yg kadang susah, pola selalu berubah seiring naik dan turunnya semangat menulis…. 🙂
    .-= casrudi´s selesai [nulis] ..Tentang Patung Hiu Buaya, Monkasel, dan Tugu Pahlawan di Surabaya =-.

    Dan banyaknya alokasi waktu yang kita miliki…

  8. saya sih biasanya diusahakan setiap hari 1 posting, pernah sih sampe 3 post dalam sehari, tetapi sekarang kalau ada kelebihan ide, saya simpan dulu pakai notepad.
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Cara Meningkatkan Jumlah Komentar di Blog =-.

    Berarti rajin nabung nih sekarang…

  9. saya masih belum bisa membaut tulisan dalam jumlah banyak sehari. Tulisan saya berkisar 3 – 4 hari, maklum baru belajar nulis, jadi masih dipikir dulu apa yang mau disampaikan.
    .-= mandor tempe´s selesai [nulis] ..Modulasi =-.

    Ndak masalah, 3 sampai 4 hari sekali. Yang penting nulisnya reguler, bukan 10 tulisan dalam satu hari, trus libur 100 hari… 😛

  10. sama persis dengan apa yang saya lakukan,
    terkadang 1 hari posting lebih dari satu artikel hanya gara-gara ingin segera memenuhi blog yg masih baru :))
    .-= pakne galuh´s selesai [nulis] ..Sumpah Pemuda =-.

    Emangnya kalo kelihatan penuh, kenapa? Bangga aja ya, kalo sudah berhasil menulis banyak tulisan…

  11. hmmm g pernah nabung nih semua selalu aj berjalan apa adanya yah namanya juga newbie kurang pengalaman

    Masa sih Mbah, udah tuwa segitu masih tetep aja newbie…

  12. kalo saya mah, nek pengen langsung dipost ya dipost langsung, nek pengen ditabung sik ya ditabung dulu…
    gak mesti

    yang pasti tuh setiap postingan gak pernah langsung sekali jadi, harus pake editing dooloo

    Hasilnya pasti lebih mantep… Soalnya diedit doloooo… 😆

  13. Iya tuh, mbak nunik terlalu bersemangat publish postingan per hari. Saya kalo satu atau dua hari aja nggak online bisa keteteran/ketinggalan kereta buat baca n ngomentarin postingan2 mbak :mrgreen:

    Wajar sih mbak. Saya juga kadang suka semangat mau segera posting kalo udah selesai nulis. Takutnya ntar malah nggak mood lagi kalo tulisan itu udah dipublish beberapa hari kemudian.

    Tapi demi pengunjung, yang paling wajar menurut saya ialah satu postingan aja per hari. Kalo lagi seret, posting setiap 2 hari sekali aja udah bagus banget 😆
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..Memasang Menu Top Komentator pada Blog, Perlukah? =-.

    Jiwa muda, ya harus semangat tho… 😛 Memang, seharusnya diatus setiap hari satu atau malah dua hari sekali dan keinginan tangan gatal harus direm lagi…

  14. saya baru mampu mempublish satu sampe tiga tulisan setiap bulan.saya masih belum sanggup menginvestasikan waktu lebih dari itu.yah,siapa tahu kedepannya bisa lebih..
    .-= duadua´s selesai [nulis] ..Pentingnya Proses =-.

    Amin, tetep semangat ya Abi…

  15. Nunik..aku udah bales tuh pertanyaanmu..sorry kalo bingung…

    Iya, akhirnya saya tahu. Jadi kira-kira maksudnya gini: gaya hidupnya berubah dari waktu di jakarta jalan-jalan ke monas, waktu di Amrik minum wine, gitu toh…

    Yang pertama saya tangkep tadi waktu dan tempat kejadianya sama-sama di Jakarta. maafkeun saya yang lemot ya. 😆

  16. Saya kombinasi, ada yang publish ada yang di jadwalkan. Minimal 1 postingan tiap hari. Menjelang haji saya kasih 2, satu postingan biasa , 1 tip haji ha ha ha.
    Ide banyak kok mbak, apalagi saya kan di PT.TIMAH ( Pensiunan TNI Tinggal diruMAH), jadi ada azzaaaa waktu. Bahkan kemarin di kereta saya juga nulis karena 12 jam kalau hanya untuk tidur atau termangu-mangu kok sayang
    salam hangat dari Surabaya.

    Iya PakDhe, saya baca juga kok dari feed, tapi sekilas, banyak foto-foto dan tips tentang haji; yang bikin saya ketawa geli, tips haji: jangan lupa pulang… Wakakaka 😆

    PakDhe banyak sekali waktunya untuk mengelola blog, maklum pensiunan, jadi ya, itu tadi, daripada bengong dan ngalamun, yo mending ngeblog.

    Udah pulang dari Cimahi, PakDhe?

  17. @ mbak is
    BETUL MBAK IS…LEBIH BAIK MENABUNG TULISAN…SAYA UDAH COBA…MANTEB banget 😀

    terus tabungan tulisannya dijadwal biar terpublish secara otomati hehe, mau 1 post 1 hari, 2 x 1, 3×1, dst

    @mas badruz: pegang prinsip blogger:
    APAPUN YANG SAYA TULIS SELALU BENAR, KALAU ADA YANG SALAH BERARTI YANG BACA SALAH hohoho

    salam hangat 😀
    .-= Alfred Sejuta Cinta yovie nuno´s selesai [nulis] ..Tentukan Tujuan Ngeblog Kita Sekarang Juga! =-.

    a, saya juga menjadwal otomatis tulisan saya lho… Soal tulisan selalu benar, ya, pembaca informasi di internet harus memiliki filter untuk tidak selalu menganggap benar apa yang dibaca. 😉

  18. mungkin buat variasi posting, yang biasanya panjang2, coba nulis yang mini kayak saya….
    .-= storykoe´s selesai [nulis] ..Rejeki =-.

    Sedang dipertimbangkan untuk membuat postingan pendek-pendek saja…

  19. sekarang saya mulai konsisten dua hari sekali, ngga sanggup kalau harus sehari satu… 😡

    katanya om gugel senang sama yang konsisten gituh yah.. ❓ ❗
    .-= lukas gentara´s selesai [nulis] ..6 Cara Menghilangkan Sifat boros =-.

    Semakin aktif publish, crawler google akan semakin sering datang ke blog kita. Dan jika tulisan kita bermanfaat buat orang lain [banyak yang datang dari Google dan bertahan lama di blog kita; asumsinya tulisan kita berarti bagus], maka page rank akan didapat, gitu sih pengalaman saya.

  20. Kalau saya sih suka waktu ada tulisan, langsung di publish. Karena sebagian besar tulisan saya tipenya cepet kadaluarsa, jadi nggak bisa disimpen… Hehehe…

    Sekarang saya juga jarang update, padahal selalu punya banyak ide setiap hari… Mungkin karena konsentrasi terpecah kali ya… 😀
    .-= Hangga Nuarta´s selesai [nulis] ..Download One Piece Episode 423 =-.

    Kebanyakan mikirin buat blog pendulang $$$ kali, Ngga.

    Kalo tulisan saya masuk kategori tahan lama, nggak masalah dipublish hari ini atau minggu depan.

  21. Saya malah hampir belum pernah nabung mbak. Satu tulisan publish usai pk 00.00, kalau pengin nambah nanti paginya, kalau pengin nambah siang, kalau mau nambah lagi, sore hari. Kalau enggak pengin karena sesuatu ya udah satu tulisan tiap hari. 😆
    .-= Wandi thok´s selesai [nulis] ..Promosi PR blog =-.

    Berarti online terus dong, dari mulai jam 00, dilanjut pagi, siang, sore dan malam… 😆

  22. Sebagai pemula saya mencari tips menulis blog di Google.Kemarin saya menemukan blog ini.Setelah membaca beberapa artikel di dalamnya,akhirnya jatuh hati.

    Sama blognya kan? Bukan orangnya kan? 😆

    😆

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge