Bagaimana cara Anda menjadwalkan dalam mempublish tulisan? Apakah setiap kali selesai menulis sebuah artikel langsung memencet tombol publish, atau menjadwalkan dlam waktu tertentu, atau malah banyak menabung sejumlah tulisan?
Saya mulai kehabisan stok tulisan. Tidak setiap hari saya bisa menulis. Tetapi mungkin strategi saya belakangan ini salah. Saya terlalu semangat mempublish lebih dari 1 tulisan dalam 1 hari. Akibatnya kecepatan saya dalam menulis tidak sama dengan banyaknya tulisan yang telah dipublish. Dalam sehari saya bisa menulis dalam 5 sampai 10 tulisan, tetapi setelah itu lama tidak menulis.
Terkadang, jika tulisan banyak menumpuk di draf. Tangan saya gatal untuk menyusun jadwal publish lebih dari 1 tulisan per hari. Kini, ketika stok mulai habis, saya kebingungan.
Seharusnya, saya menabung tulisan. Ketika stoknya masih banyak, tetap saja pada pola yang selama ini dijalani: 1 tulisan per hari. Menabung, selalu saja menguntungkan, dan nggak harus selalu berupa uang, bukan?
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.


Saya malah hampir belum pernah nabung mbak. Satu tulisan publish usai pk 00.00, kalau pengin nambah nanti paginya, kalau pengin nambah siang, kalau mau nambah lagi, sore hari. Kalau enggak pengin karena sesuatu ya udah satu tulisan tiap hari.
.-= Wandi thok´s selesai [nulis] ..Promosi PR blog =-.
kalau saya tergantung pd kegiatan saja Mbak.
kalau kira2 nggak bisa posting setiap hari, krn harus mengurus sesuatu, ya ditabung dulu.
Salam.
.-= bundadontworry´s selesai [nulis] ..Suara yg ” tak terdengar”. =-.
rasanya lebih enak langsung publish ..
sekali kerja langsung selesai ..
kl nanti kehabisan ide, siap2 bersemedi lagi .. cari ilham .. wakakakakak ..
.-= Cara Membuat Blog´s selesai [nulis] ..Cara Membuat blog sebanyak-banyaknya jika bisa! =-.
Sebagai pemula saya mencari tips menulis blog di Google.Kemarin saya menemukan blog ini.Setelah membaca beberapa artikel di dalamnya,akhirnya jatuh hati.