Pulau Tidung, Liburan Sangat Menyenangkan

Sudah agak lama perjalanan ke Pulau Tidung ini gw rencanain. Awalnya, dapet email dari Nduth [adek gw] yang menginformasikan sebuah iklan dari tour travel, jalan-jalan ke kepulauan seribu dengan harga yang terjangkau. Emang dasar udah lama nggak pernah jalan-jalan selain Mudik tiap tahun ke Klaten, gw pengen nyobain juga sekali-kali ngerasain piknik.
Piknik kali inipun ngutang dulu. Dibayarin sama Nduth karena gw lagi nggak punya uang. *Buka aib nih ceritanya* Bayarnya bulan depan. Enak kan? Buat beli makanan kecil bekel di perjalanan, pake voucher hadiah yang dapet setelah nulis ini. Lumayan. Isi tas nggak kosong-kosong amat.
Karena perjalanan dimulai hari Jumat pagi, maka hari Kamis sepulang kerja, nggak mungkin gw pulang dulu ke rumah. Jumat jam 6 pagi sudah harus ngumpul di Muara Angke, gw terpaksa nginep dulu di Budhe di daerah Harmoni. Nggak bisa tidur semaleman, biasa kalo excited mo bepergian, bawaannya udah pengen langsung pergi aja. Jam 03.30 udah mandi, dan keluar rumah jam 04.30. Gw pikir busway molai jalan jam 04.30, nggak taunya jam 05.00. Itupun setelah gw ngeshoot ambil video pake Ipod karena jam 05.15 belom juga dibuka loketnya. Gw udah naik pitam, kalo jam 06.00 gw belom sampe Muara Angke dan ditinggal sama rombongan, pasti gw bakal tuntut tuh busway karena molor dari jam operasional yang tertulis di jadwal, mentang-mentang hari itu bukan hari kerja.
Sesuai informasi yang kami cari, abis naek busway turun di Halte Jelambar, ganti naek angkot B01 jurusan Angke. Meski diturunin di tengah jalan karena si angkot muter dan ogah macet-macetan di pasar, terpaksa gw harus jalan melintasi pasar ikan yang bau dan beceknya minta ampun. Mo naek becak, nggak jadi, gara-gara nanya ke ibu-ibu di pasar, jauh nggak pom bensin Muara Angke, dijawab, enggak. Padahal ya lumayan juga. Huh dasar.
Untungnya, kapal berangkat jam 07.00 pagi. Dan perjalanan di atas kapal menuju Pulau Tidung memakan waktu 2 jam. Kenalan sama 3 orang cowok di atas perahu, salah satunya bernama Bashir. Entah yang dua lagi siapa, lupa. Perahu kapal yang membawa kami ke Tidung, bisa memuat hingga 150an orang penumpang beserta barang-barang bawaannya, dan terdiri dari dua lantai. Ada bagian bawah dek kapal dan di bagian atas dengan atap terbuka separuh, yang separuh lagi di beri tutup terpal. Harga menyeberang ke Pulau Tidung sekali jalan Rp. 35.000,-
Masih pagi, langit cerah, dan matahari tidak begitu meyengat, membuat mata jadi mengantuk dan cocok dimanfaatkan buat tidur. Bayar utang semalam nggak tidur sama sekali. Pasang ipod di telinga, ambil posisi, dan zzzzzzz…. Nggak bisa menikmati pemandangan selama perjalanan deh.
Baru setelah beberapa puluh menit sebelum tiba di Pulau tujuan, gw kebangun dan matahari sudah mulai panas, meski gw memutuskan untuk tetap berada di bagian yang panas dan tidak beratap, sekalian buat pemanasan, nanti kan bakalan bejemur juga akhirnya. Sesampainya di Tidung, rombongan dibagi menjadi dua group, Group A dan B. Gw sama Nduth masuk ke Group A. Sebelum memulai petualangan, semua peserta masuk ke penginapan terlebih dahulu. Sebuah Guest House di Pulau Tidung berharga antara Rp. 250.000,- sampai dengan Rp. 300.000,- dan bisa menampung hingga 6 orang. Gw masuk Guest House yang lumayan bagus dibandingkan yang lain, yaitu di rumah Ibu Titin, tepat di sebelah Puskesmas Pulau Tidung. Guest House kami posisinya sangat strategis, berada tepat di tengah ‘kota’ Pulau Tidung, hanya berjarak beberapa meter dari Taman, Pelabuhan, Puskesmas, dan Kantor Kelurahan.
Gw menempati guest house ini bersama teman-teman lainnya, total 10 orang, dan 8 adalah teman baru yang ketemu di Pulau Tidung untuk pertama kalinya. Ada Mas Dhanang, Dony, Erwin, Gafur, Husnul, Mio, Ega dan Mamen. Pada akhirnya, orang-orang ini ancur semua!
Pulau Tidung berbentuk memanjang. Puanjang banget, sampe capek deh kalo jalan menuju salah satu ujungnya. Lebar Pulau Tidung hanya paling dua ratus meter saja. Dibelah dengan jalan setapak tepat di tengah Pulau, sebelah kanan jalan nggak sampai seratus meter, dan sebelah kirinya juga sama. Jadi jika Anda berjalan di satu-satunya jalan yang ada, laut akan tampak di sebelah kanan dan sebelah kiri jika Anda melemparkan pandangan. Di mana-mana air.
Tujuan pertama adalah laut di bagian timur Pulau Tidung. Karena jadwalnya snorkeling, makanya gw ganti kostum buat ke laut. Inget kan cerita gw jalan-jalan NgeMall nyari tank top, tapi dapetnya jaket pink? Untung masih ada stok tank top yang masih bisa dipake. Nggak perlu pake yang baru deh.
Jam 11.00 siang, gw pikir sama sekali bukan saat yang tepat untuk berendam di laut, tapi apa boleh buat, jadwal yang gw dapet seperti itu, ya dijalanin aja deh. Toh, kulit hitam sama sekali bukan hal yang menakutkan buat gw yang anak seorang petani ini.
Nduth sudah punya pengalaman terlebih dahulu sebelumnya karena pernah snorkeling di Kepulauan Karimunjawa beberapa waktu yang lalu. Buat gw, ini pengalaman pertama. Untungnya, adaptasi dengan peralatan snorkel nya nggak begitu susah. Satu-satunya masalah adalah: gw nggak bisa berenang! Untungnya Koko Ray [si penyelenggara yang hebad ituh] mau dengan baik hatinya mendorong gw dan teman-teman lain yang nggak bisa berenang, berkeliling melihat-lihat terumbu karang yang ada. Kereeennn! [Sewa alat snorkel Rp. 30.000,-]
Habis snorkeling, foto-foto dulu di jembatan. Jembatan kayu ini, menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan pulau Tidung Kecil yang berada di sebelah timurnya. Pulau Tidung Besar berpenghuni [menurut informasi sebanyak 5.000 KK] sedangkan Pulau Tidung Kecil tidak berpenghuni dan dianggap oleh masyarakat sekitar sebagai Pulau yang agak angker.
Jam satu siang, gw sama Nduth balik ke Guest House untuk makan siang, dan mendapati ke-8 kawan serumah nggak ada. Mereka sudah selesai makan siang dan jadwalnya ganti snorkeling. Gw dan Nduth jalan ke bagian barat dari Pulau Tidung. Karena cape dan nggak ada yang terlalu menarik perhatian kami, makanya gw sama Nduth balik ke Guest House untuk tidur! Ya, kami butuh istirahat.
Baru sore harinya, kami balik lagi menuju pantai timur Pulau Tidung, untuk menikmati sunset. Di situlah, baru kami bener-bener mengenal ke-8 teman ‘serumah’ yang ternyata seru-seru semua. Nyesel juga kenapa kami nggak se Group, soalnya mereka tadi terjun dari jembatan semua! Berbekal kamera DSLR milik Mamen, gambar-gambar mereka keren semua… Ngiler gw ngeliatnya! Nggak mungkin kan udah habis sunset gini nyebur ke laut. Lagian, air juga sudah surut.
Pulang ke Guest House, dilanjutkan dengan ngobrol-ngobrol sambil minum kopi. Hanya itu yang bisa kami lakukan, karena di Pulau Tidung, kami sama sekali nggak mendapatkan sinyal! Simpati, mati. XL mati. Hanya Indosat saja yang masih bisa online, itupun dengan sinyal yang sangat memprihatinkan.
Malemnya, ada acara barbeque yang dimulai jam 23.30. Saking berisiknya kami ber-10, kelompok lain yang dateng ke acara barbeque sampe balik lagi dan nggak ikut acara, hahahha… Bakar-bakar ikannya bener-bener penuh perjuangan karena nyalain apinya bermodalkan kayu-kayu hasil nyari di jalanan. Dan terakhir, kami makan ikan utik, ikan hiu dalam ukuran kecil.
Semua langsung tepar kelelahan dan tidur dengan sukses sepulangnya ke penginapan. Udah nggak ada lagi yang becanda, karena perut udah keras semua, keketawaan nggak berenti-berenti. Jadwal bangun pagi jam 5 untuk menikmati sunrise, nggak ada yang mampu bangun kecuali Husnul, yang dengan semangat 45 bangun dan jalan sendiri sampai ke ujung Pulau Tidung Kecil! Dari Husnul pulalah kami mendengar cerita bahwa di Pulau Tidung kecil itu terdapat makam dari salah satu pahlawan yang bernama Pangeran Hitam.
Yang lain, baru ‘berangkat’ melihat sunrise setelah pukul 7! Hahahaha… Itupun, dengan mengendarai Kaisar, sebuah ‘motor’ roda tiga yang biasanya digunakan untuk mengangkut sayuran di pasar induk, atau untuk berdagang keliling jika di sini. Kaisar, sorry sebut merk, adalah satu-satunya ‘mobil’ yang ada di Pulau Tidung. Alat transportasi yang lain adalah sepeda motor dan sepeda onthel. Harga sewa sepeda motor adalah Rp. 50.000,- per hari, dan sepeda onthel sebesar Rp. 15.000,- per harinya.
Tapi, worth banget deh, bayar Rp. 5.000,- sekali jalan naek Kaisar, mengurangi pegel-pegel pada kaki. Mumpung masih pagi, ambil foto-foto lagi. Teuteup, narsis adalah nomer satu. Pulangnya juga nungguin Kaisar lagi. Dan harus check out dari penginapan. Nanti jam 12.00 siang sudah harus meninggalkan Pulau Tidung. Dari Pulau Tidung, nggak langsung pulang ke Jakarta lho, kami mampir dulu di Pulau Onrust. Tapi ceritanya bersambung nanti di postingan selanjutnya ya, Ijah cape nih.
~~~
Kalo mo tanya tentang jalan-jalan gw, harus nge-add Facebook gw dulu. Dan baca yang ini juga sebelum bertanya.
Sekarang gw lebih aktif di twitter, jadi kalau mau tanya-tanya sesuatu, follow twitter gw ya @isnuansa
Berlangganan artikel yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
nb: Jangan lupa buka email dan konfirmasi berlangganannya.
March 1st, 2010 at 9:53 pm
Mau liat fotonya tapi kok harus pindah channel…
marsudiyanto selesai posting Excel Mens
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 9:37 am
Sekali-kali bikin ribet pembaca, ga papa thoh?
[Reply]
nunik Reply:
July 7th, 2010 at 11:12 am
Oiya, bagi yang mau add Facebook saya, berhubung banyaknya permintaan, kini Facebook saya yang satu mulai penuh, jadi kalau mau tanya: silahkan add Facebook saya yang kedua: http://facebook.com/nuniknik
[Reply]
umar Reply:
July 22nd, 2010 at 2:25 pm
hai nunik..boleh saya kenalan ga ?
March 1st, 2010 at 9:54 pm
Mau nonton KAISARnya…

marsudiyanto selesai posting Excel Mens
[Reply]
March 1st, 2010 at 9:54 pm
(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
Tumben banget postingannya kali ini puanjaaaaaaaang buanget.
hehehe
alamendah selesai posting Kera Hitam Sulawesi Endemik yang Berjambul
[Reply]
alamendah Reply:
March 1st, 2010 at 9:59 pm
keselip pak mars, deh
alamendah selesai posting Kera Hitam Sulawesi Endemik yang Berjambul
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 9:37 am
Hahahaha…
[Reply]
March 2nd, 2010 at 7:23 am
asiknya liburan
**sayang kurang foto2nya
imadewira selesai posting Terima Kasih Tuhan
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 9:36 am
Lihat di pesbuk, Bli!
[Reply]
March 2nd, 2010 at 9:38 am
Waw …
Seru juga nih …
Saya belum pernah ke P. Tidung …
Yang pernah saya kunjungi hanya pulau Bidadari dan Pulau Ayer saja …
Selamat beraktifitas kembali Bu …
(hari ini sepertinya akan ada banyak Demo ya Bu … Hati-hati ya …)
Salam saya
nh18 selesai posting INDONESIA MATTERS
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 11:39 am
Iya, demo mengepung. Udah biasa Pak, meski bikin repot juga, masuk kantor sendiri ribet jadinya.
Pulau Bidadari kemaren hanya lewat saja, ada di sebelah Pulau Onrust yang kami kunjungi, tapi ceritanya besok lagi. Masih pegel-pegel nulisnya.
[Reply]
March 2nd, 2010 at 10:40 am
Saya seringnya ke pulau Bidadari mbak,maklum sekalian bekerja. Kalo sengaja ke sana buat wisata ya belum pernah, nanti deh kapan-kapan kalo uangnya sudah terkumpul…hehehe

tukangpoto selesai posting Celetukan Bhirawa
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 11:42 am
Iya, ngambil poto prewed ya Mas?
Bangunan di Bidadari emang keren. Saya lihat pertama di Video Klipnya JAVA JIVE pas masih SMA dulu kayaknya, modelnya Tracy Trinita kalo nggak salah. Eksotis banget.
Selain Bidadari, Onrust juga banyak yang make buat ambil poto prewed, Mas Andreas pernah juga ke Onrust?
[Reply]
nh18 Reply:
March 3rd, 2010 at 10:00 am
Iya Mbak Is …
Ini pasti lokasinya di Benteng Tua itu …
Setiap saya kesana … Pasti lagi ada yang Pre-Wed …
Memakai full gaun putih merumbai-rumbai itu … Juga jas dan tuxedo lengkap
ditengah panas siang hari bolong …
nh18 selesai posting INDONESIA MATTERS
[Reply]
March 2nd, 2010 at 11:51 am
Wah, sayang banget saya nggak bisa liat fotonya, soalnya nggak punya akun facebook
Minggu kemaren saya juga ke pantai, tapi cuma singgah sebentar aja dalam perjalanan.
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 12:18 pm
Doh, kasian deh, Mas. Padaha fotonya keren-keren. Bukannya apa-apa, kalo saya muat di blog, bikin berat euy.
Ya udah tuh, saya edit, saya kasih satu foto.
[Reply]
March 2nd, 2010 at 12:08 pm
widididih
seru abis tuh
kenapa ga ngajak gue?


prof. helga selesai posting kebodohan gue
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 12:19 pm
Seru, dan murah meriah. Beneran mau ikut? nanti kalo jalan-jalan selanjutnya aja ya?
[Reply]
flo Reply:
August 18th, 2010 at 9:29 pm
mba… mau tanya ada contact na guest house na gak??
[Reply]
March 2nd, 2010 at 12:55 pm
add facebooknya dulu ah

fanz selesai posting Kritikan Mr. asdf
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 1:14 pm
Udah di konfirm tuh. Silahkan dilihat-lihat fotonya.
[Reply]
March 2nd, 2010 at 1:21 pm
wah, liburan yang menyenangkan
rasanya boleh juga nih tempat dijadikan tempat buat aku dan teman-teman mengasingkan diri….
mau dibilang ah….
nice post
UsupSupriyadi selesai posting Malam yang kurindukan
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 1:57 pm
Ya, lumayanlah karena deket dari Jakarta.
[Reply]
March 2nd, 2010 at 1:40 pm
wah, senengnya liburan..
padahaL sekarang Pansus lagi rame..
btw, aku bLm jadi friend FB ny mBa Nunik ya?
add duLu ah…
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 1:55 pm
Udah pulang kok sekarang. Ini lagi nonton pansus yang ribut, hehehe…
[Reply]
March 2nd, 2010 at 2:17 pm
Wow, mahal tuh sewa motornya. Di Bali sehari paling cuma 30rb doang sehari :p
TamaGO selesai posting Permen, Mau?
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 6:10 pm
Mahal, karena jumlahnya terbatas. Saat liburan, semua berebut, dan hanya sebagian kecil yang bisa nyewa, yang lain gigit jari…
[Reply]
March 2nd, 2010 at 3:04 pm
seru bener yah..!
sayang kemaren saya mentok di ancol thok..!
[Reply]
March 2nd, 2010 at 3:49 pm
Nah,ini cerita yg ditunggu-tunggu.
Tapi,gambar lainnya mesti ke FB uh…tdk punya akun,Mba.
Kasian….!
[Reply]
March 2nd, 2010 at 3:53 pm
tumben panjang banget Mba, menyenangkan sekali tentunya….
[Reply]
March 2nd, 2010 at 5:55 pm
Wah gak ‘klimaks’ nih teh, gada foto2nya….Hiks!!
[Reply]
nunik Reply:
March 2nd, 2010 at 6:04 pm
Doh, gimana ya? Fotonya ada 50an lebih. Males aplod di sini. Add Faceboook gw aja, gimana?
[Reply]
March 2nd, 2010 at 8:59 pm
tulisan yg panjang…..salam kenal….

yudhi ne selesai posting Keracunan Karbon Monoksida
[Reply]
March 3rd, 2010 at 11:10 am
beatifull…
anjrot.com selesai posting Brazil vs Republic of Ireland Live Stream Free | Watch Brazil vs Rep Ireland Online for Free March 2, 2010
[Reply]
March 20th, 2010 at 12:23 am
[...] jadi berpikir, ketika sebuah acara jalan-jalan di televisi sudah menampilkan Keindahan Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, ada dua kemungkinan, yang pertama memang murni dibiayai oleh pihak televisi yang bersangkutan, [...]
March 22nd, 2010 at 12:33 am
[...] rupanya mereka membaca tulisan saya tentang Pulau Tidung dan Pulau Onrust hasil jalan-jalan saya beberapa waktu yang lalu. Seiring dengan ekspos yang ada di [...]
April 19th, 2010 at 5:15 pm
[...] Kopdar hari Minggu kemarin antara saya dengan beberapa blogger, dan juga Kopdar lagi dengan teman baru yang saya kenal saat jalan-jalan ke Pulau Tidung. [...]
April 22nd, 2010 at 3:53 pm
nanya dong, kalau dibandingkan dengan p. pramuka lebih padat mana ya? dan lebih enak mana (ya dari segala hal deh. tq
[Reply]
nunik Reply:
April 22nd, 2010 at 3:57 pm
Saya baru sekali doang ke Pulau Seribu, di Tidung dan Onrust, jadi maaf ya nggak bisa bantu…
[Reply]
May 7th, 2010 at 11:15 pm
Besok rencananya ke sana, makanya gugling nih hehe
[Reply]
May 12th, 2010 at 7:16 pm
pemandangan sungguh luar biasa..top
[Reply]
May 14th, 2010 at 4:03 pm
mbak, punya nomor yang bisa dihubungin, travel ato yang tahu tentang penginapan di pulau tidung? rencana mau ke pulau tidung nih, tp takut kehabisan penginapan
[Reply]
May 17th, 2010 at 3:12 pm
Hi salam kenal.
Senang sekali membaca tulisan pengalaman ke Tidung.
Saya dan beberapa teman berencana main ke pulau Tidung. Bolehkah share mengenai kondisi pulau pada saat dikunjungi, terutama soal kebersihan pantainya, dan apakah untuk anak kecil cukup nyaman.
Dari tulisan dan foto-foto penyelenggara wisata kelihatannya sih sangat menarik, tapi ada juga beberapa tulisan (tahun 2009) yang mengeluhkan soal kebersihan (jadi mau dapet 2nd opinion yang netral). Thanks in advance
Josef
untuk Bram, via page di fb, saya dapat info dari
carlosanderson@plasa.com, yang menyarankan untuk kontak ke nomor2 berikut:
08179918642 (Mey)
087885636226 (Ina)
josef selesai posting Today is the Best Day of My Life
[Reply]
bagas puspito wardanu Reply:
June 12th, 2010 at 11:44 pm
saya adalah warga lokal d’sana
d’sana ada jmbatajan n dsana ada home stay nya so jgn kuatir ada guest nya jga n kbtlan saya guest d p.tidung tsb
thanxx….
[Reply]
May 17th, 2010 at 10:26 pm
slm knal mba nunik, numpang nih mba’! buat temen2 yg ingin ke tidung tp pnya budget yg pas2an, terutama buat para mahasiswa, terlebih yg ingin bikin penelitian atau yg seneng nulis kaya’ mba’ nunik. ingin nginep di homestay yg murah dg segala kebutuhan wisata yg bisa di negosiasikan tgantung kpd kmampuan kantong hub aja saya di 081511092222 trims!
[Reply]
May 17th, 2010 at 10:32 pm
Hehehe, blog ini mulai ramai dengan kata kunci Pulau Tidung. Banyak yang minta rekomendasi siapa kontak person yang bisa dihubungi buat nginep di Tidung.
Selama ini sih selalu Kang Asep yang tak rekomendasiin, soalnya cuma kenal dia. Nah kalo ke Mas Dafie tak rekomendasiin, bisa dapet nginep gratis ga nih kalo aku ke tidung? Homestay di rumah Mas Dafie maksudnya, hehehe…
*ngrayu*
[Reply]
May 18th, 2010 at 7:36 pm
ok mba nunik, yg penting kita kerjasama dg baik. kalo tiap minggu bisa ngedatengin wisatawan, mba nunik boleh makan tidur gratis di rmh saya, hehe…. itung2 cari psaudaraan.
[Reply]
May 19th, 2010 at 3:56 pm
[...] saya ini ketemu saat saya jalan-jalan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Asyik-asyik banget, seru, dan hancur. Tujuan kami kumpul lagi hari itu adalah merencanakan [...]
May 21st, 2010 at 2:40 pm
mas dafie. itu pnginapannya berapa permalam??
truss fasilitasnya apa aja?
aku ber5 sama tmn2ku
4 cewe satu cowo..
makasii ya
[Reply]
May 22nd, 2010 at 5:02 pm
To Mbii : buat tgl brp ya? Kalo tuk long weekend 28-30 mei uda full tuh, ada skitar 2 ribu orang yg tdeteksi mau ke tidung. Homestay variatif, tgantung fasilitas yg diminta. Lgsg aja kontak ke saya. Thxs! Thxs jg tuk mba nunik..
[Reply]
May 24th, 2010 at 11:47 am
to mas defie : saya rncana nya mau ke tidung tgl 28 weken ini.. Ms ada guest house yg bs di rent gaa mas trus biaya nya brapa jg.. Jalan2 nya dah lama di rencanain tp br ketemu tgl yg bs yaah mggu ini deehh.. Hiks hiks.. tolongin ya mas.. Tararengkyu
*Mba nunik tengkyu jg info nya*
[Reply]
dafie Reply:
May 25th, 2010 at 6:29 pm
hi va, Kalo tuk long weekend 28-30 mei uda full tuh, ada skitar 2200 orang yg tdeteksi mau ke tidung. Guest house variatif, tgantung fasilitas yg diminta. kalo tgl 5 juni ja gimana? Lgsg aja kontak ke saya. Thxs! Thxs jg tuk mba nunik..
[Reply]
May 27th, 2010 at 11:05 am
dear Nunik,
gw pengen ajak kembar gw jalan kesana. enaknya menghubungi siapa ya? koordinator trip km waktu itu siapa?
tq n gday
[Reply]
May 27th, 2010 at 11:15 am
Waduh Mbak, kalo soal trip yang kemaren, saya nggak kumpulin kontak person, soalnya nggak nyangka Pulau Tidung bakalan sengetop sekarang. Nanti aku coba kasih kontak person via email aja ya.
[Reply]
May 27th, 2010 at 6:27 pm
[...] saya seneng, makin banyak saja yang nyasar ke tulisan saya tentang Pulau Tidung dan meminta jadi kawan di Facebook. Meski lelah harus menjawab satu persatu pertanyaan seputar [...]
June 9th, 2010 at 10:24 am
mbak, boleh minta infonya ttg Pulau Tidung? Harus contact siapa kalo kita mau kesana? Apa pulau & guest housenya cukup bersih untuk bawa anak2 kecil ? thank u
[Reply]
June 11th, 2010 at 9:10 pm
[...] Pulau Tidung, Liburan Sangat Menyenangkan [...]
June 12th, 2010 at 11:41 pm
mbak itu rumah saya di utara n pantai timur p.tidung itu punya nama lokal yaitu tanjongan n mbak BBQ’nya dblakang taman khan…?
[Reply]
June 26th, 2010 at 8:36 pm
kabarin w yuah
085716797178
cz bulan depan insyaALLAH mau liburan ke sana…MAU?
tp jgn ngutang…xixixixixix
blognya ghokiiiiiiiiiiiiiiil pisan….
[Reply]
Dafie Putra Tidung Reply:
June 27th, 2010 at 1:05 pm
dear gita,
dari pasar baru/sangiang/kotabumi/nagrak naek mobil engkol jurusan pakuhaji turun di pelelangan ikan RAWASABAN,
[Reply]
Dafie Putra Tidung Reply:
June 27th, 2010 at 1:10 pm
dear gita,
dari pasar baru/sangiang/kotabumi/nagrak naek mobil engkol jurusan PakuHaji turun di pelelangan ikan RAWASABAN, naek fery jurusan Pulau Tidung, perjalanan satu stengah jam. lbh jelas hub. 081511092222
[Reply]
roland samosir Reply:
June 30th, 2010 at 8:02 am
dear dafie, saya kebetulan rumahnya disangiang tangerang, klo dari RAWASABAN itu da jasa travel juga ga? klo buat 2org kira2 kena brp ya? klo seandainya ga pke jasa travel apa lebih murah atau lebih mahal ya?
thanks
roland samosir selesai posting Keliru…
roland samosir Reply:
June 30th, 2010 at 4:58 pm
maksudnya buat 2 orang mas….bkn 20 org
roland samosir selesai posting Keliru…
June 28th, 2010 at 6:22 pm
Mbak Nunik,
apakah anda punya nomor telpon ibu Titin yang menyewakan Guest House di sebelah puskesmas pulau tidung. Setelah baca cerita anda ini saya jadi ingin nginap di sana.
salam,
donny danardono
[Reply]
Ema Reply:
July 6th, 2010 at 10:20 am
Halo mas Donny,
maaf klo tidak salah, mas suami ibu Linda betul?
thx
[Reply]
June 30th, 2010 at 7:53 am
salam, saya mw tnya, mba waktu ke pulau tidung sendiri atau rame2 sama temen2 mba? n waktu ke pulau tidung pke travel ya? klo pke travel gitu untuk 2 org bs ga ya mba? hm….minta no kontak person travel’a ya…thanks
[Reply]
July 7th, 2010 at 11:20 am
Maaf ya teman-teman, berhubung saya juga nggak setiap hari bisa mantengin blog ini untuk menjawab pertanyaan seputar pulau Tidung, ada baiknya jika pertanyaan langsung ke email facebook saya, atau mention twitter saya di http://twitter.com/isnuansa
Facebook saya sudah penuh dan nggak bisa menerima pertemanan lagi, sudah mencapai batas teman maksimal 5.000.
Jadi silahkan add yang Facebook kedua: http://facebook.com/nuniknik
[Reply]
July 21st, 2010 at 11:30 am
good
[Reply]
July 23rd, 2010 at 8:14 pm
kalo dri stasiun kota (beos) mau k’pulau tidung naik angkutan apa yy??
trimakasih..
[Reply]
July 26th, 2010 at 4:12 pm
kira” k pulau tidung yang paling enak buat seru”an di mana bang???
[Reply]
August 4th, 2010 at 5:01 pm
Untuk 2 hari 1 malam total biaya (minus makan)/per orang habis berapa bos kira2?
Free Ebook selesai posting Difficult times is a beautiful smile Part 2
[Reply]
August 18th, 2010 at 9:33 pm
mba…
kemungkinan untuk liburan lebaran ini saya ada rencana mau kesana…. apakah kira2 ada informasi mengenai contact guest house d sana???
terimakasih
[Reply]