Resolusi Baru: Rumah Lebih Rapi

Sampai saat ini saya kan statusnya masih bekerja ya. Kerjaannya harus ngantor tiap hari dari pagi sampai sore, walaupun pada prakteknya ya terkadang bisa kabur-kaburan juga.

Rutinitas saya di pagi hari harus nyiapin anak sebelum bisa dititipkan ke rumah simbahnya, dan sore pulang udah pasti lumayan capek ya, meskipun sekedar buat beres-beres rumah.

Selama ini masih sukses dikerjain sendiri, belom ada yang bantuin bersih-bersih. Sampai akhirnya, masalah menumpuk mulai dari terlalu banyak barang yang nggak kepake tapi juga sayang membuangnya, cat rumah yang mulai pudar dan penuh coretan anak di sana-sini, sampai dengan kondisi rumah yang selalu berantakan. Kadang ya sampai sedikit frustasi, karena rasanya baru saja diberesin, eh, udah diacak-acak lagi sama anak. *bhihik, anak yang disalahin, padahal emaknya yang males*

Akhir tahun 2014 kemaren jadi punya resolusi, pengen bikin rumah yang lebih rapi. Sederhana kan, sebenernya? Tapi lumayan rumit kalau diterjemahkan, soalnya banyak banget itu kalau mau semuanya dirapihin. Saya mulai salah satu dulu aja deh. Dari mencoba menata baju lebih rapi. Caranya harus dengan memisahkan lemari baju saya dan Diana. Selama ini Diana pakai salah satu rak di lemari baju saya, sampai akhirnya jadi dua rak, dan baju-baju saya ‘tertendang’ ke luar. :mrgreen:

Saya cari artikel, bagaimana memilihkan lemari pakaian yang aman untuk anak usia 2 tahunan. Yang terpenting adalah soal keamanannya. Untuk anak-anak, sebaiknya dipilih lemari yang tidak terlalu tinggi. Mudah dioperasikan, alias dibuka dan ditutup oleh anak. Soal besarnya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Nah, baju Diana ini kan nggak terlalu banyak juga ya, makanya saya coba cari lemari baju yang ukurannya nggak terlalu gede.

Moku Dressing Table di EQUI Serpong
Ini MOKU Dressing Table yang saya pilih.

Browsing-browsing ke sana ke mari, ketemulah dengan salah satu online store furniture yang kece abis ini. Namanya EQUI. Awalnya bingung mau milih yang tipe Minima Cabinet atau yang MOKU Dressing Table. Dua-duanya keren, sih. Tapi balik lagi sama kriteria memilih lemari buat anak tadi. Kayaknya lebih aman buat tangan anak supaya nggak kejepit waktu membuka dan menutupnya, kalau lemarinya ada gagang penariknya. So, diputuskan memilih MOKU Dressing Table saja, meski kalau dilihat dari namanya, itu adalah meja rias, hehehe…

Jadilah saya ke Serpong buat lihat barangnya. Pengen aja lihat dulu sebelum beli, walaupun bisa sih beli secara online dan tinggal duduk manis di rumah nunggu barangnya. Kalau mau lihat-lihat produknya, tinggal buka websitenya aja, lengkap banget. Bisa juga buka instagramnya.

Kursi EQUI Furniture nyaman bener!
Yang ini gaya doang, mumpung lagi di kursi enak.

Kelebihannya kalau datang di tokonya, bisa puas nyobain barangnya. Duduk, cek kualitas barang dan megang langsung. Tapi nggak usah kuatir juga sih buat yang mau beli secara online, karena ada garansi 3 tahun buat yang beli furniture di Equi. Semua produknya menggunakan material kayu dan veneer mahoni, jadi ditanggung lebih awet dan tahan lama.

Berada di galerinya Equi itu beneran bikin mupeng. Apalagi lihat baby box-nya. Padahal belom ada rencana mau hamil lagi, lha kok yang ditaksir pertama kali malah itu. Katanya sih emang itu produk yang laris manis kayak kacang goreng. Begitu restock biasanya nggak begitu lama langsung habis lagi. Semua barang sih ready stock ya, jadi begitu kita pesen, nggak perlu nunggu berbulan-bulan dibuatin dulu. Tinggal kasih tahu aja kapan bisa dianter (disesuaiin sama jadwal kita), baik di hari kerja, atau bisa juga minta di akhir pekan.

Biaya kirimnya gimana? Nggak usah khawatir karena yang di area Surabaya dan Jabodetabek gratis pengiriman dan pemasangan tanpa mininum pembelian! Kayak saya kemarin, dianterin, dipasangin, gratis. Untuk kota-kota lain meskipun nggak bisa dipasangkan, tetep bisa dikirimkan via ekspedisi. Kota-kota besar di Jawa dan Bali, free ongkirnya, Kak! πŸ˜‰

Meja EQUI Furniture Cocok Buat Ngeblog
Ngeblog pakai meja kursi kayak gini, pasti betah.

Satu barang sudah pasti diangkut ke rumah, saya naksir meja dan kursinya juga! Pengen punya pojokan sendiri buat ngeblog, tapi yang nggak makan tempat, secara ukuran rumah juga cuman seuprit, gitu yaaa~ Ah, sudahlah, satu-satu aja dulu. Mudah-mudahan nanti ada rejeki lagi buat ngewujutin kepengenan yang nggak habis-habis, hihihi.

Oiya, foto-foto lemari barunya Diana, nanti ya, di postingan selanjutnya. Udah kepanjangan ini. πŸ˜‰

Gimana, teman-teman ada yang punya resolusi yang sama kayak saya? Merapikan rumah, gitu? Cerita yok, di kolom komentar.

43 thoughts on “Resolusi Baru: Rumah Lebih Rapi

  1. Wah ini cocok dengan saya mbak… Kalo saya, karena masih tinggal dengan orang tua, jadi resolusinya bukan bersih-bersih rumah… Tapi bersih-bersih kamar tidur… Temboknya sudah banyak yang ngelupas, jadi mau dibetulin terus sekalian di cat. Rencananya juga mau ditambah meja, biar bisa ngelog di kamar gitu. Di atas meja juga mau ditambah speaker aktif, biar ngeblognya bisa sambil dengerin musik… Hehehe. Gitu mbak resolusi beresin kamar ala saya.

  2. Tahun 2015 harus lebih baik dari sebelumnya mbak. Btw, kursinya sama dengan saya tuh mbak, biar gak kerajinan duduk tiap hari. hehe

  3. Rumah yang dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya tidak harus rumah keren dan mewah, rumah sederhanapun bisa dibuat menyenangan dan itu semua tergantung pada penghuninya. Penguni rumah yang menyukai kebersihan dan kerapian pasti rumahnya akan menyenangkan baik bagi penguni atau tamu yang datang. Pada dasarnya adar rumah menyenangkan, maka dalam penataan perabot harus disesuaikan dengan warna dan ukuran ruangan.. jangan sampai ruangan kecil dipasang perabot berukuran besar. Kalau ruangan kita kecil dan kebetulan tidak ada dijual perabot yang sesuai, maka kita dapat mendesainnya dan membuat sendiri menyuruh tukang kayu yang ahli.
    Om Kusman selesai posting Posting Blog Lebih dari Satu Artikel Per Hari

  4. nunggu masku keluar rumah dulu deh, mbakku juga, biar rumahnya ibuku ini sepi gak kebanyakan orang, baru deh aku mikir beli furnitures. Lha sekarang ini tiga (((TIGA))) keluarga nglumpuk dadi siji ndik omah. Walhasil overload furnitures dan aku merasa kesempitan di dalam rumah ini..
    ndop selesai posting Menginap Seru di Villa Tambi yang Sejuk

    1. Ah, iya! Kalau rumah isinya kebanyakan orang, jadi susah ya pengen ngatur ini itu. Nggak bisa sembarangan “buang” barang-barang yang kita anggap nggak perlu. πŸ˜‰

  5. Mau tanya dong Mba, untuk yang image 3 itu apa juga dari merk product yang sama? Dan bahannya apa ya apa kayu solid atau kayu press gitu? recommended juga kayaknya kl liat gambarnya πŸ˜€

  6. Haha menarik juga resolusi taun barunya. Daripada benerin rumah beli baru aja sekalian. Kalo mau yang deket jakarta dan masih terjangkau saya rekomendasi di perumahan citra raya tangerang. Gak repot disana semua ada udah seperti BSD, mau makan, wisata, buka usaha semua bisa.

  7. Thank you very much for post the article. Really, it’s very good. I learnt a lot about this. I’ll try to apply your ideas and tips. It regarded hear a portion of the particulars of your exploration.
    if any one want to check the best locations in Pakistan then check out the best property website of Pakistan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge