Rudi Triatmono Personal Blog

Sangat menyenangkan menerima email konfirmasi dari bloger yang hendak saya wawancarai. Dan rata-rata, mereka cepat sekali menjawabnya: hanya dalam hitungan jam!

Sekarang giliran Mas Rudi Triatmono yang menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.
rudi-triatmono-personal-blog

[I] : Sejak kapan Anda ngeblog?
[RT] : Sekitar bulan Mei 2007, walaupun jika dilihat beberapa artikel ada yang kejadiannya saya sesuaikan dengan waktunya.

[I] : Berapa jumlah blog yang Anda kelola?
[RT] : Saat ini hanya 1 blog, sebelumnya 2 blog.

[I] : Berapa jam per hari waktu yang Anda habiskan untuk memanage blog?
[RT] : Kurang lebih 2 – 3 jam terutama disaat ada waktu luang.

[I] : Apa kendala terbesar dalam ngeblog?
[RT] : Keterbatasan waktu, mengingat dalam ngeblog dibutuhkan kontinuitas membuat postingan.

[I] : Apa topik favorit Anda?
[RT] : Topik Favorit adalah mengenai manajemen strategi khususnya pada penerapannya dalam persaingan antar pabrikan motor. Topik ini paling banyak diminati, dari sini saya bisa semakin memahami industri motor di indonesia, hubungannya dengan perilaku konsumen, strategi marketing masing-masing pabrikan dsb.

[I] : Pernah melakukan copy paste content blog lain?
[RT] : Kalau copy-paste plek-plek dari blog lain tidak pernah. Yang ada menerjemahkan dari sumber blog lain (biasanya bahasa inggris red.), kedalam bahasa indonesia dengan gaya bahasa yang sesuai dengan blog saya.

[I] : Berapa page view yang Anda dapatkan per hari?
[RT] : Rata-rata sekitar 9 – 10 ribu page view sehari. Namun pernah mencapai mendekati 15 ribu per hari.

[I] : Berapa kali dalam seminggu rata-rata Anda posting?
[RT] : Rata-rata 10 postingan setiap minggu.

[I] : Berapa banyak komentar rata-rata tiap postingan?
[RT] : Jika dilihat dari statistik, rata-rata tiap postingan sekitar 75 komentar tiap postingan. Namun beberapa artikel/postingan favorit pembaca bisa mencapai ribuan komentar, dan masih terus bertambah.

[I] : Berapa banyak postingan yang Anda komentari rata-rata dalam satu
hari atau satu kali blogwalking?

[RT] : [Mas Rudi melewatkan pertanyaan ini- (isnuansa)]

[I] : Pendapat tentang komentar: “PertamaX”?
[RT] : Pertamax memang gejala yang umum terjadi pada blog di Indonesia. Namun khusus di blog saya, pertamax masuk ke dalam kata yang dikategorikan kedalam spam. Sehingga komentar yang ada pertamax pasti masuk kedalam folder spam, menunggu approval untuk ditampilkan. Jika hanya ditulis pertamax saja, pasti akan saya hapus, karena ndak ada value didalamnya hanya memenuhi komentar saja.

[I] : Mengunjungi balik blog komentator Anda?
[RT] : kadang-kadang.

[I] : Seberapa banyak pelanggan feed Anda?
[RT] : banyak sekali baik yang menggunakan RSS ataupun membuat suatu hyperlink suatu artikel pada suatu forum baik didalam maupun di luar negeri.

[I] : Apa saja yang Anda lakukan untuk promosi blog?
[RT] : Pada tahap awal memang, jika membahas suatu artikel saya copy paste link artikel tersebut kebeberapa forum yang sedang membahas suatu topik yang relevan. Namun setelah blog berkembang, saya tidak mempromosikan blog. Para pembaca mendapatkan info dari mulut ke mulut, dari berbagai forum, dari majalah/koran/tabloid dsb.

[I] : Anda menerapkan SEO?
[RT] : secara khusus tidak, namun dalam pemberian judul lebih diarahkan pada kata kunci. Misalnya jika menuliskan brand / tipe product secara eksplisit pada judul artikel/postingan agar memudahkan dalam pencarian search engine.

[I] : Apakah Anda memonetasi blog Anda?
[RT] : Sampai saat ini, belum.

[I] : Jika iya, jenis monetasi apa saja yang Anda ikuti?
[RT] : –

[I] : Berapa lama sejak Anda memonetasi blog Anda, bisa menghasilkan?
[RT] : –

[I] : Penghasilan pertama Anda?
[RT] : –

[I] : Penghasilan rata-rata saat ini dari blog?
[RT] : –

[I] : Apa kesalahan terbesar yang Anda lakukan selama ngeblog?
[RT] : Terdapat suatu artikel yang banyak menggunakan bahasa jawa. Memang kejadiannya ada wawancara menggunakan bahasa jawa, jadi dialog tersebut saya tuliskan kedalam suatu postingan. Pembaca memprotes karena banyak kalimat yang tidak memahami artinya. Terpaksa saya membuat penerjemahan atau 2 versi mengingat topik tersebut disukai pembaca.

[I] : Jika Anda bisa memberikan nasehat untuk bloger yang baru memulai
kegiatan mereka, apa nasehat Anda?

[RT] : Tulislah topik yang memang disukai dan disenangi oleh kita sebagai pemilik blog. Alasannya sederhana, jika memang melakukan sesuatu hal yang kita senangi maka hasilnya akan optimal. Kemudian setelah berkembang dianalisa, apakah artikel/postingan yang dibuat ada ‘value’ nya nggak dari kaca mata si pembaca. Jika iya, minimal kualitasnya dipertahankan dan selanjutnya frekuensi postingan di tingkatkan. Gunakan gaya bahasa sendiri, karena ini akan menambah ciri khas blog kita. Biarkan mengalir dan usahakan gaya bahasanya tidak terlalu formal. Dan ini secara tidak langsung menerapkan strategi differensiasi.

—————–

Kesimpulan yang bisa saya ambil dari blog Mas Rudi antara lain otomotive adalah salah satu niche yang bagus, terbukti dengan hitsnya yang sudah mencapai 3,5 juta tepat dua tahun sejak peluncurannya, dan ratusan komentar per post dan loyal visitor.

Bagaimana, tertarik membuat blog otomotive?

—————————————————————–
Posting Terkait:
1. Review Blogguebo: Inilah serial review blog saya yang pertama.
2. Review Caplang.Net: A normal sex orientation guy ini [sorry nyolong], memilih tampilan blog yang sederhana sebagai rumahnya.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

11 thoughts on “Rudi Triatmono Personal Blog”

  1. wah… mas rudi emang blogger sejati…. salut..
    lanjutkan perjuangan terus mas….

    mari terus berkarya dan mengekslorasikan diri

    salam untuk anda yang sedang menunaikan tugas yang mulia

  2. mantab banget isi blog mu bro..semoga blog mu ini kelak menjadi blog terdepan, tapi jangan lupa ikuti blog ku juga ya

  3. -Saya sudah pernah berkunjung ke blog ini dan memberi komentar disana.

    -Blognya memang bagus, baik dalam tampilan maupun isinya.

    -Saya sebenarnya agak kurang percaya bahwa blogger besar kurang mempunyai waktu untuk membalas komentar pengunjung yang ratusan atau ribuan orang.Namun pengalaman menunjukkan hal ityu,walau tidak semuanya.Padahal pengunjung adalah asset.

    -Saya masih dalam kelas pemula sehingga masih pada taraf “menulis yang saya ingin tulis”,mudah2an bisa segera beranjak untuk menulis “apa yang dibutuhkan orang”

    -Salam mbak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge