Satu Sumber Trafik dan Satu Sumber Penghasilan Dalam Ngeblog

Waktu masih belajar ngeblog tahun 2011 yang lalu, ada satu hal penting terkait blogging, yang saya ingat dan berusaha terapkan hingga saat ini.

Hal tersebut sederhana, namun sangat bermanfaat bagi saya dan mungkin juga bagi teman-teman blogger lainnya.

“Fokuslah pada 1 sumber trafik dan 1 sumber penghasilan, jika ingin sukses dalam blogging to make money

Cukup sederhana bukan?

Secara umum yang coba disampaikan pada kutipan di atas adalah F.O.K.U.S.

Namun secara khusus, hal tersebut dibuat lebih spesifik. Yakni Fokus pada 1 sumber trafik dan 1 sumber penghasilan. 

Sumber Trafik dan Jenisnya

Trafik merupakan bagian terpenting dari sebuah blog.

Karena sebaik apapun strategi monetize yang sudah dibuat, hal tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya trafik/pengunjung.

Itulah sebabnya, banyak blogger senior yang menyarankan untuk FOKUS pada pembuatan konten terlebih dahulu, alih-laih memikirkan penghasilan dari aktivitas blogging.

Mengapa?

Karena konten yang tersedia di blog itulah yang nantinya berpotensi mendatangkan trafik/pengunjung.

Berbicara tentang mendatangkan trafik/pengunjung, tentunya ada beberapa cara yang bisa dilakukan, (setelah menyiapkan konten). Diantaranya:

  • SEO
  • Adwords
  • FB Ads/Twitter Ads
  • Email Marketing
  • Youtube Marketing
  • Dan lain-lain

Dari semua cara di atas, sebaiknya dipilih salah satu untuk dikuasai terlebih dahulu, ketimbang mengerjakan semuanya sekaligus.

FYI, semua cara (mendatangkan trafik) di atas memang sama-sama bisa memberikan hasil dalam hal mendatangkan sejumlah trafik/pengunjung.

Namun yang harus digarisbawahi adalah, tidak semua cara (mendatangkan trafik) tersebut cocok untuk segala kondisi yanga ada.

Contoh: Seorang affiliate marketer yang hanya menggunakan blognya sebagai sebuah landing page, tentunya lebih memilih menggunakan iklan berbayar yang lebih cepat terlihat hasilnya, dibandingkan dengan metode SEO yang menurut mereka terlalu lama.

Sebaliknya, seorang praktisi SEO tentu saja memiliki argumen yang juga kuat, bahwa metode SEO terbukti lebih bisa mendatangkan konversi, dibandingkan metode iklan berbayar.

Disini kita bisa melihat, bahwa kedua cara mendatangkan trafik di atas bersifat subjektif dan tidak sama sekali bermaksud untuk mengecilkan suatu metode tertentu.

Selain itu, dapat disimpulkan juga bahwa masing-masing cara untuk mendatangkan trafik/pengunjung, memiliki plus minus tersendiri.

Sumber Penghasilan dan Jenisnya

Jika trafik sudah dimiliki, langkah untuk melakukan monetisasi tentunya akan lebih mudah.

Meski demikian, seorang blogger sebaiknya selektif dalam melakukan monetisasi, hingga benar-benar mendapatkan hasil yang optimal.

Misalkan saja, ada sebuah blog dengan trafik yang sangat tertarget. Artinya, trafik tersebut sesuai dengan niche blog yang dimiliki.

Pada awalnya, cara monetisasi yang dilakukan adalah dengan menjual sebuah produk yang berhubungan dengan niche blog tersebut.

Namun karena (mungkin) terlalu bernafsu, dilakukan juga pemasangan iklan google adsense di blog tersebut.

Well, cara tersebut sangatlah kurang tepat…

Mengapa?

Karena secara tidak langsung, si pemilik blog telah menciptakan persaingan antara produk yang dijual dengan iklan google adsense yang ada.

Jika sudah begini, tentunya akan sangat sulit untuk memperoleh hasil yang optimal dari salah satunya, terlebih lagi keduanya.

Untuk itu akan lebih baik jika (hanya) memilih salah satu cara monetisasi untuk sebuah blog.

Beberapa cara monetisasi yang sering dan biasanya dilakukan oleh seorang blogger, diantaranya:

  • Memasang Iklan Google Adsense
  • Menjual Produk Sendiri
  • Menjual Produk Affiliasi
  • Mereview Produk/Jasa Advertiser
  • Menerima Kerjasama Iklan Dalam Bentuk Placement/Banner
  • Dan lain lain

Sebagai penutup, Saya ingin mengutip perkataan sosok legendaris Burce Lee.

“Aku lebih takut terhadap musuh yang memiliki 1 jurus namun melatihnya 1000 kali (Hingga ahli), ketimbang musuh yang memiliki 1000 jurus namun hanya melatihnya 1 kali.”

So, FOKUS-lah di satu sumber trafik dan sumber penghasilan terlebih dahulu, jika ingin sukses di dunia blogging to make money.

Sampai kapan? Sampai AHLI.

 

 

 

 

Tentang Penulis

 

Reza Aditya adalah seorang Full Time Blogger dan Internet Marketer yang sedang ngeblog di www.RezaAditya.com

33 thoughts on “Satu Sumber Trafik dan Satu Sumber Penghasilan Dalam Ngeblog

    1. Dari yang Saya pelajari dan terapkan seperti itu Mbak. Soalnya semakin banyak yang dikerjakan semakin mumet.

      Tapi kembali lagi sih ke kemampuan masing-masing orang. Karena ada juga yang bisa ngerjain semuanya sekaligus.

      Kalau Saya termasuk yang Belum bisa ^_^

  1. memang betul, perkembangan blog sekarang ini memaksa harus jadi ahli
    banyak yang harus dipelajari,
    makanya belajarnya satu persatu dulu biar nggak mumet

  2. memang harus fokus sih….. dulu sempet fokus di beberapa yang ada malah gak ada yang menghasilkan. jadi saran saya emang kudu fokus satu sampe bisa menghasilkan….. baru boleh nyoba yang lain

    1. Bisa jadi, tujuan ngeblognya belum ketemu. Yang Saya tau, minimal bulan itu adalah masa-masa bersabar ketika membangun sebuah blog.

      Setelahnya jika konsisten, insyaAllah blognya suskes ^_^

  3. Menarik ini, cuma kadang2 susah fokus kalo sudah jalan…. penginnya ngerjain banyak hal, pengin trafikdari banyak sumber akhirnya malah kacau semuanya :3

    1. Masalahnya, untuk nguasai semua sumber trafik itu gak mudah..

      Contoh. Sampai kapan seseorang dikatakan sebagai SEO Expert?

      Kita gak tahu pasti.. karena SEO juga banyak macam dan tujuannya buat apa. Ada yang untuk bisnis produk, jasa, bahkan sekedar ikut kontes..

      Begitu juga dengan FB ads, Email Marketing, dll…

      Semuanya butuh FOKUS.

      Tapi itu menurut Saya sih.. hehehe

    1. Disesuaikan dengan apa yang ingin dijual. Kemudian, cari tahu produk dan jasa tersebut. Misalnya produk yang berupa solusi… ex: Pemutih kulit.

      Dengan demikian, carilah keyword2 yang berhbungan dengan tips atau cara memutihkan kulit sebelum menjual produk Anda…

    1. Memang tidak harus 1. Namun sebaiknya diFOKUS kan 1 saja. Ini untuk kasus personal ya. Beda kalau punya tim.

      Untuk social media saja udah ada berapa banya: Fb, Twitter, Gplus, IG, Line, dll.

      Sekarang bayangkan. Berapa banyak habis waktu yang terbuang untuk ngerjain semuanya?

      So, misal diantara semua socmed itu ada salah 1 yang punya banyak fans/follower, mending fokus ke situ. Namun bisa ngerjain socmed yang lain…

      Just mY Opinion…
      Reza Aditya selesai posting Gathering Blogger Jakarta Bersama Pikko Group di Signature Park Grande

    1. Kalau basic nya memang hobi nulis, lanjutkan saja. Kalau pengguna blogspot bisa langsung auto Share ke Gplus.

      Lambat laun juga bakal ada trafik dan dilirik oleh brand ternama.

      Asalkan konten nya BAGUS dan Rutin update…

      Perhatikan juga DA dan PA yang biasanya jadi pedoman bagi banyak pemasang iklan. Khususnya untuk tawaran JoB Placement.

  4. makin banyak blogger makin kompetitif konten2nya,
    menurut saya tantangannya kini juga termasuk bagaimana dapat mengasilkan konten unik/kreatif yang orisinil 😛

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge