Selalu Kangen Keindahan Pantai Di Gunung Kidul

Yogyakarta itu kota yang hampir tiap tahun saya kunjungi buat liburan. Ya gimana enggak, kotanya tentanggaan banget sama kota tempat saya mudik setiap Lebaran. Yogyakarta bukan destinasi incaran, tetapi pasti sejenak mampir menjelang atau setelah Idul Fitri.

Dulu saya lebih sering jalan-jalan di bagian kota seperti berbelanja dan wisata kuliner di Malioboro, atau ke keraton dan benteng, atau main ke Gembira Loka dan Candi Prambanan. Tetapi makin ke sini saya lebih jatuh cinta dengan pantai-pantai di pesisir selatan Gunung Kidul.

Alasan utamanya lebih suka dengan pantai di Gunung Kidul adalah karena jalanan dari Kota Klaten menuju Kota Yogyakarta makin macet saat libur hari raya tiba. Saya nggak kuat lagi menunggu antrian berjam-jam di jalan raya Yogya-Solo yang lebih parah daripada kemacetan Jakarta. Jadi alternatifnya, menuju Gunung Kidul langsung dari Klaten melalui Cawas atau Bayat. 

Sudah empat tahun ini saya menikmati beberapa pantai yang indah, dan yang pasti masih lumayan sepi. Jika dulu pantai-pantai utama yang dikenal di Yogyakarta diantaranya adalah Pantai Parangtritis dan Baron, kini ada puluhan pantai yang tak kalah indahnya dengan dua pantai tersebut.

Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal

Salah satu pantai indah tersebut adalah Pantai Pok Tunggal. Empat tahun lalu ketika pertama kali ke pantai ini, pantainya masih sepi sekali. Jalan akses masuk menuju pantai masih jalanan berbatu yang sedang dibangun oleh penduduk lokal. Tapi keindahan pantainya jangan ditanya lagi. Hamparan pasir putih yang kasar seperti merica dan ombak yang tenang di pinggir pantai, cocok sebagai tempat liburan bersama keluarga.

Pantai Drini Yogyakarta

Pantai Drini

Pantai Drini sudah terkenal lebih dahulu daripada Pok Tunggal. Fasilitasnya sudah jauh lebih komplit. Saat liburan, biasanya dipadati wisatawan. Saya lebih suka datang di hari kerja, sehingga bisa lebih tenang menikmati keindahan pantai.

Diana minta dibelikan satu set ember kecil dan serokan untuk bermain pasir dan mencoba menangkap ikan-ikan kecil yang terperangkap di dalam lubang kecil bebatuan di pinggir pantai. Bener-bener liburan yang menyenangkan.

Pantai Kukup

Pantai Kukup

Saya suka Pantai Kukup karena ombaknya jauh di tengah, karena ada hamparan karang yang landai dan lumayan luas di sisi pasir, sehingga anak-anak bisa dengan aman bermain air di pinggir.

Pantai Sepanjang

Pantai Sepanjang

Dinamakan sepanjang, karena memang pantainya sangat panjang dibanding pantai-pantai di sekitarnya. Ada arus ombak yang berputar menyerupai aliran sungai di sisi sebelah kiri pantai, cocok buat main pasir bersama anak. Kalo saya sih, lebih suka main air sambil ngadem di bawah karang, hehehe.

 

Dari sekian pantai yang sudah pernah saya datangi, saya suka dengan Pok Tunggal dan Sepanjang. Tetapi saat liburan hari raya tahun ini yang tinggal beberapa bulan lagi, saya pengennya bisa mampir ke pantai baru yang belum pernah saya datangi. Ada Pantai Pulang Sawal atau Pantai Indrayanti, Pantai Ngrenehan, Pantai Siung, Pantai Jogan dan Pantai Watu Kodok. Nggak, tenang aja, nggak saya habisin dalam satu tahun, karena biasanya dalam sehari saya hanya maksimal dua pantai yang didatangi. Jadi masih ada alasan untuk datang lagi dan lagi ke Yogyakarta.

Dari setiap tahun kunjungan ke Yogkarta itu, belum sekalipun saya pernah menginap di sana. Ya karena jaraknya lumayan dekat, jadi pasti selalu pulang pergi Klaten-Yogyakarta. Tahun ini saya mau mencoba hal yang baru. Karena Diana sekarang udah ngerti bobok hotel, jadi nggak ada salahnya kalau liburan tahun ini mau ngerasain staycation juga di Yogyakarta.

Asyiknya, kemaren nyobain pesen paket hotel dan pesawat barengan di Traveloka. Asyik juga ternyata dipaketin gitu, jadi harganya lebih hemat. Kemaren saya pesan nginep di hotel satu malam plus tiket pesawat balik ke Jakarta buat bertiga habisnya cuma tiga juta seratus ribu saja. Padahal kalau pesan tiket pesawat doang aja bertiga udah dua juta sembilan ratus ribu. Waaah, murah banget kan diskonnya lumayan banget.

Pesennya juga nggak repot kok, udah gitu banyak pilihannya. Saya pikir awalnya harga paket gitu pasti pilihannya terbatas, karena udah dipaket, jadi saya mikirnya pasti penerbangannya yang jam nggak manusiawi (flight pagi buta atau tengah malam gitu). Ternyata meskipun paket, fleksibel juga, bisa kita ganti-ganti sendiri sesuka hati kombinasinya. Harganya tetep harga paket yang dapet diskonan. Jadi kemaren berasa beli tiket pesawat, dapet gratis nginep di hotel. Hahaha. Mantep banget kan? Bayarnya bisa nyicil pulak! Maklum, liburan hari raya gitu kan pengeluaran lagi ampun-ampunan, jadi berasa lebih ringan aja kalo bisa dibayar tiga kali, ya nggak?

So, sudah fix, liburan Lebaran nanti, saya staycation sehari di Yogyakarta sebelum terbang kembali ke Jakarta. Makasih ya Traveloka, udah ngasih kesempatan dapetin harga paket pesawat dan hotel yang murah. Kalo teman-teman udah pernah belom nyobain paket pesawat dan hotel dari Traveloka?

13 thoughts on “Selalu Kangen Keindahan Pantai Di Gunung Kidul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge