Siapa Lebih Dulu?
Saya teringat teman blogger, yang darinya saya belajar banyak hal. Meski usianya beberapa tahun di bawah saya, kekayaan hati dan pengalamannya membuat saya kagum. Juga kepandaiannya merangkai kata.
Selalu berfikir positifnya sekarang ini saya kangeni. Sudah lama tak mendengar nasehatnya yang menyejukkan. Juga canda dan sikapnya yang sedikit banyak mengajarkan pada saya untuk Percaya Diri.
-Hasilnya, kadang saya overdose PD-
Pengalamannya meninggalkan pekerjaan membuat saya teringat dengan Dian. Air mata menemani saya. Dian yang berani mengambil keputusan untuk tidak kuliah karena tidak mau membebani Mamanya lebih lama lagi. Pekerjaan pertama yang diperoleh Dian adalah di sebuah pusat perkulakan, dengan tugas mengangkut dan mendisplay barang. Di hari pertama, Dian menangis di sudut ruangan setelah selesai bekerja. Bukan, bukan menangis karena kelelahan. Tetapi karena Mamanya yang selama ini menghidupi keempat anaknya seorang diri.
Hmmm, saya kangen teman blogger dan Dian pada saat bersamaan. Siapa ya yang sebaiknya saya telpon lebih dulu?
[diketik di 9300, di atas karpet, 23:50]
November 23rd, 2007 at 1:12 pm
wah terharu baca ceritanya dian..apa dian punya blog???kasi link nya dong
November 23rd, 2007 at 2:05 pm
iya ada url blog dina ndak
November 23rd, 2007 at 4:39 pm
usia tidak selalu mencerminkan tingkat kedewasaan kok Mbak
November 23rd, 2007 at 7:15 pm
“Siapa ya yang sebaiknya saya telpon lebih dulu?”
telp boodee aja is.
gak ada yang nelp boodee nih.
hp cuma dikantongin doank. gak bunyi-bunyi.
*loh..?! kok jadi curhat?!
November 24th, 2007 at 12:34 am
kalo mau semangat, ya teman bloggernya belakangan, jadi kalo abis nelpon dian trus berasa melow, kan bisa bangkit lbh semangat dgn postif thinkingnya yg teman blogger.
Eh, udah ditelpon ya? telat ya?
November 24th, 2007 at 2:09 am
nama blog-nya DOnk… jangan bikin penasaran donk mba’, ntar malem saya jadi ngg’ bisa tidur neeeh… Mikirin si Dian (halah)
November 24th, 2007 at 4:39 am
bingung siapa yg mau ditelpon lebih dulu???
saya aja, mbak!
November 24th, 2007 at 4:53 am
Icha –> penasaran ya?
Anang –> Dina?
Herru –> Her, di kantor Haloscan diblok, jadi saya nggak bisa komen blogmu, meski saya tetep baca dan ikuti postinganmu…
Boodee –> Berapa nomernya?
Mbak Endang –> Belom dua-duanya.
Topan –> Penasaran juga?
November 24th, 2007 at 5:49 am
Ndre –> Ok, nomermu udah disimpan kok!
November 24th, 2007 at 7:34 am
telepon dulu aja temen nya mbak Dian..beri motiviasi buat mbak dian untuk tetep semangat.kan temen blog gak perlu ditelepon, tapi blogwaking via internet..ya toh ??
November 24th, 2007 at 8:57 am
Cempluk –> Dianku cwo, Pluk.
November 24th, 2007 at 9:51 am
telepon dian dulu gihhh
November 24th, 2007 at 9:59 am
Bang Ichal –> Oche!
November 24th, 2007 at 2:59 pm
Is, maaf aku enggak tahu kalau hari Jum’at disini ada postingan baru
Siapa yang duluan di telepon enggak masalah, yang penting dua-dua nya di telepon, sama adilnya dalam memberi perhatian. “Perhatian” akan besar maknanya.
Umur memang enggak bisa jadi jaminan khoq.
Kapan2 aku juga mau ditelepon ha ha ha.
November 26th, 2007 at 1:36 pm
Telpon aja dulu yang di dunia nyata, baru kemudian yang di dunia maya.
November 28th, 2007 at 10:51 am
jangan bingung di SMS aja…:)
November 30th, 2007 at 5:15 am
uwah blognya mbak isnuansa makin promotif aja ke artikel2nya, snippetnya makin langsing, hehehe bikin penasaran.
nah kalo pertanyaannya sapa yang mau ditelpon dulu, haduh … apa nggak sekalian ajakin teleconference mereka itu :p