Sebelum saya menulis lebih banyak, saya akan mencoba menjelaskan terlebih dahulu dengan bahasa saya apa yang dimaksud dengan Page View dan Deep Linking.
Page View adalah nilai rata-rata jumlah halaman blog kita yang diakses oleh satu orang dalam satu kali kunjungan.
Deep linking adalah link yang diberikan pada halaman spesifik dari sebuah blog. Jika kita memberikan link kepada http://www.isnuansa.com [atau halaman home] disebut link, karena biasanya home terdiri dari beberapa judul postingan. Contoh deep linking adalah seperti link kepada http://www.isnuansa.com/mengejutkan/ yang secara spesifik hanya menuju kepada salah satu postingan saya.
Salah satu tanda bahwa blog kita diminati oleh pembaca adalah jika pembaca merasa nyaman berada di blog kita, waktu yang dihabiskan untuk berada di blog lebih lama dan jumlah halaman yang diakses lebih banyak.
Blogger biasanya [bukan saya berkata kasar] mengunjungi blog kita hanya sekedar ‘menunaikan kewajiban’ membalas kunjungan balik yang telah Anda lakukan. Baca satu saja postingan Anda, lebih cepat lebih baik, mengisi kolom komentar, dan segera beralih meninggalkan blog Anda untuk ‘menunaikan kewajiban’ yang lain. Masih banyak blog yang belum dibalas kunjungannya.
Nah, kejadian di atas adalah rata-rata yang terjadi. Bagaimana caranya supaya mereka bukan hanya membaca satu tulisan melainkan membaca tulisan lain dari blog kita? Itu tugas berat kita sebagai blogger.
Yang paling utama adalah content is the king. Jika tulisan kita berguna untuk pembaca kita, tanpa diminta, mereka akan dengan senang hati meluangkan waktunya menjelajahi tulisan kita yang lainnya.
Selain itu, ada strategi yang bisa kita lakukan dengan deep linking.
Tentu deep linking bukan satu-satunya. Saya yakin, cara yang lain sudah Anda terapkan juga di blog. Seperti meletakkan daftar Postingan Terbaru, Recommended Post, Top Post, Related Post dan cara-cara ‘mengkiklankan’ tulisan Anda yang lain di sidebar blog.
Satu yang sering kali agak dilupakan oleh blogger adalah dengan memberikan taut kepada postingan kita yang lain atau disebut dengan deep linking.
Strategi ini cukup jitu membuat pengunjung blog kita mengklik anchor text yang kita berikan, karena link berada di dalam tulisan, bukan di sidebar blog.
Orang hanya akan membuka tulisan lain kita yang ada di sidebar jika mereka ‘puas’ dengan postingan yang telah mereka baca. Tetapi, jika anchor text berada di dalam body tulisan, biasanya mereka akan penasaran, terlebih jika kita menggunakan kata ‘yang mengundang’.
Sudahkah Anda terbiasa memberikan deep linking dalam tulisan Anda?
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.

thanks gan
makasih tipsnya…
.-= hanumuslem selesai posting JANGANLAH BERSEDIH BERTAWAKALLAH =-.