Nicholas Saputra Philips AquaTouch

Suamiku Nggak Jauh Beda Sama Nicholas Saputra

Salah satu benda yang jumlahnya banyak di rumah saya, salah satunya adalah alat cukur. Ya! Saya baru sadar ketika dua hari yang lalu menerima undangan peluncuran Philips AquaTouch, di Hotel Borobudur. Saya langsung mengingat-ingat, di rumah ada banyak sekali alat cukur milik suami saya.

Dengan pertumbuhan kumis dan jenggotnya yang lumayan cepat, setiap hari sebelum ke kantor bercukur adalah hal yang wajib dikerjakan oleh suami. Sekali beli alat cukur langsung satu pak yang berisi enam buah. Itupun paling cuma bertahan dua minggu. Kalau dihitung-hitung, ternyata mahal juga ya pengeluaran buat beli alat cukur saja. Semua demi penampilan yang rapi.

Di peluncuran Philips Aquatouch, mata saya dan suami terbuka. Tak perlu ada kekhawatiran bahwa membeli electric shaver itu mahal harganya. Dengan kalkulasi bahwa pisau cukurnya mampu bertahan tiga tahun tanpa harus diganti (digaransi), maka secara ekonomi, harganya justru malah jauh lebih murah.

Dan iseng, selama acara peluncuran tersebut saya ngetwit ”Pengen langsung bawa pulang @Philips_Id #AquaTouch buat suami.” ternyata langsung dikabulin! Senangnya…

Pagi ini, suami langsung nyobain cukur kumis dan jenggot dengan AquaTouch. Licin! Dan yang pasti, alat cukur ini bisa bikin PeDe tanpa takut. Dengan batre yang bisa di-charge, AquaTouch dapat digunakan bercukur kering, maupun basah (dengan air ataupun foam). Nggak bakalan kesetrum! Dimasukin ke dalam air pun nggak masalah.

Dan hayo ngaku, siapa yang suka kesel dengan rambut bekas cukuran dengan alat cukur manual bececeran di mana-mana? Di wastafel, ataupun di lantai kamar? Saya juga sadar, limbah bekas alat cukur manual yang dibuang di tong sampah pun jadi banyak. Wah, pokoknya nggak nyesel deh kemarin dikasih AquaTouch AT750/16 gratis. Lumayan kalo beli sendiri harganya Rp. 450.000,- Ya murah juga sih, kalo dibandingin manfaatnya. Untuk AquaTouch AT890/16 yang dilengkapi dengan trimmer (pencukur jambang), harganya Rp. 690.000,-

Kalo masih ada yang ragu dengan kemampuannya, ada ketakutan bahwa menggunakan electric shaver tidak bisa dilakukan dalam keadaan basah, musti berguru dulu ke Nicholas Saputra! Udah nonton iklan televisinya AquaTouch belum? Nico bisa menaklukkan ketakutannya akan ketinggian dengan mencobanya.

Nggak perlu khawatir bakalan terluka deh. Pisau cukurnya berbentuk bulat, nggak kelihatan dari luar, dan bakalan motong rambut mengikuti lekukan kulit. Suami saya langsung manggut-manggut selesai cukuran. Soalnya nggak dicemberutin lagi sama saya. Semua bekas cukurannya langsung ditampung di dalam alat, dan tinggal dicuci dengan air mengalir, langsung bersih lagi deh. Yang pengen kumis, janggut, dan jambang yang rapi, segera meluncur deh. Mau dapetin AquaTouch gratisan? Like fanpagenya, dan ikutin Story Sharing Competition. Siapa tahu beruntung!

57 thoughts on “Suamiku Nggak Jauh Beda Sama Nicholas Saputra

  1. Electric Shaver buatku disamping ngga bikin pedih dikulit juga cukup aman asal rajin ngebersihin. Aku pakai merek Philips dan Hitachi plus batre charger supaya bisa gantian dengan mainan tamiya anak2.. πŸ˜€
    **aku ketinggalan banyak berita deh..
    Vyan RH selesai posting Aku bangga menjadi tukang Kebun

  2. Wuihh… menarik!

    Saya agak jarang cukur jenggot atau kumis. Karena pertumbuhannya biasa-biasa aja, nggak terlalu cepat. Selama ini sih masih ngandalin alat cukur manual yg dijual di warung-warung terdekat, hehe…. πŸ™‚
    Ditter selesai posting Radio

  3. wah kalau saya palingan cuma menipiskan kumis mbak..biar agak jantan tuh kelihatan..heheh..

    kalau g ada kumis, kan terlalu halus..entar mirip cewek lagi yang mukanya halus gitu..
    Endy selesai posting Life is Never Flat

  4. Saya cukurnya 2 hari sekali biar rapi dan tidak terkesan sangar,hahaha.
    Pisau bekasnya memang cukup merepotkan.
    Masih pake yg manual saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge