Sulit Menulis Tanpa Inspirasi Orang Lain

Beberapa teman bertanya, kok saya punya banyak waktu menulis? Entahlah. Saya sendiri berpikir, saya ini tak pandai menulis. Menulis hanya bisa jika ada pemicunya. Ada inspirasi dari tulisan orang lain. Jika saya membaca, maka saya bisa menulis. Sebaliknya, tanpa membaca, saya tak bisa menulis apa-apa.

Seringkali, memang pemicunya hanya sepele. Hanya ada satu kalimat yang saya baca, memunculkan ide untuk bisa menulis hingga 200 kata, atau bahkan mungkin lebih. Masalahnya, mencari kalimat yang bisa dijadikan sebuah inspirasi untuk saya tulis, itu yang susah. Sudah membaca puluhan judul tulisan orang lain, sudah menghabiskan banyak waktu, tetap saja belum ketemu ide awal untuk saya memulai tulisan sendiri. Tapi, terkadang juga inspirasi datang beruntun. Dari dua atau tiga tulisan yang saya baca, muncul juga dua atau tiga tulisan yang bisa saya buat. Makanya, tulisan saya bisa beberapa dalam waktu singkat, karena kalau tidak langsung dieksekusi saat itu juga, idenya bisa langsung menguap, dan tak jadi tulisan.

Dan kalau ditanya dari mana saya dapat inspirasi terbanyak? Ya dari tulisan blogger lain. Itu sumber utama saya. Entahlah, saya sulit terinspirasi dari berita televisi yang saya lihat, cerita teman yang saya dengar, atau koran yang saya baca. Mungkin tulisan blogger lain terinspirasi juga dari televisi, teman atau koran, tetapi karena bahasa bertutur blogger lain dengan media-media tersebut, saya baru bisa terinspirasi jika membaca tulisan blogger lain. RSS Feed merekalah sumber ide tulisan saya. Sampai saat ini masih ada hampir 500 blog yang saya daftarkan, meski tak semuanya yang hingga kini aktif menulis.

Kalau Anda, dari mana inspirasi menulisnya?

~~~

Oiya, sambil pengumuman, besok saya mau ke Bandung, kentjan sama Satrya. Tunggu ceritanya ya…

38 thoughts on “Sulit Menulis Tanpa Inspirasi Orang Lain

  1. Inspirasi yang paling baik itu memang dari sesama blogger, karena bahasa yang digunakan lebih gampang kita “cerna” tapi ketika semua blogger itu sedang sibuk dan tidak aktif menulis lagi. sumber inspirasi pasti akan berkurang tapi tidak hilang, di situs-situs social bookmarking masih ada berita-berita hot. belum lagi di TV, radio, FB dan Tweeter.
    dearryk selesai posting Hidup Yang Tak Enak

  2. pengalaman saya malah kalau didepan komputer suka bingung mau nulis apa, tapi setelah lagi santai, ide2 sering muncul. Karena itu saya buru2 ambil pulpen utk mencatat apa yg muncul di otak tadi.

  3. 90% ide juga saya dapat dari baca Mbak…
    Bener kata Mbak Nunik, meski kadang cuma 2 kata, dan tulisan yg kita buatpun nggak berhubungan dengan isi tulisan semula, tapi bisa memunculkan 200 kata…

    Dan si empunyapun bahkan tak akan tau bahwa tulisan kita berasal dari kata yg dibuatnya.

    Kita nggak ambil idenya, tapi hanya terinspirasi dari satu dua kata pemicu…
    Malah kadang justru dari komentarnya orang di blognya orang lain lagi…
    marsudiyanto selesai posting Hilangnya Pijatan Ekstra

  4. Inspirasi kita hampir sama bu…tp kadang2 inspirasi saya datang dari keadaan sehari-hari, langsung muncul ide dan terus menulis…belakangan saya lagi demam berhayal dan berimajinasi, karena sedang menyiapkan sebuah novel…

  5. inspirasiku ya dari kamu juga dong #kode :))

    Hampir sama mbak. Kadang dari tulisan blogger lain juga, kadang dari berita, banyaknya sih dari pengalaman sehari-hari. Seperti beberapa tulisan belakangan, dari tempat kerja semua itu inspirasinya.

    Saya selalu suka dengan quote dari seseorang yang entah saya lupa namanya. Inspirasi itu ada dimana-mana, selama kita mau mencoba untuk peka pasti bisa dapet inspirasi menulis.

  6. Banyak hal selain membaca yang bisa dijadikan inspirasi. Kalau saya bisa dengan melakukan kegiatan seperti jalan-jalan, ngobrol dan diskusi dengan teman, atau bahkan seperti sastrawan dari Padang A.A. Navis, saat di kakus pun juga bisa dipakai untuk cari inspirasi. πŸ˜€

  7. Sama..!! *ih nyama2in aja deh, hehhe…*
    tapi beneran, dengan membaca jadi ada inspirasi buat nulis.. πŸ™‚
    tapi kadang saya dapet dari liat gambar, denger suara, atau malah kadang tiba2 satu kata nyelip di otak truk tak utak atik jadi deh sebuah tulisan, hahhaha… πŸ™‚

    mbak is juga banyak menginspirasi nih kayaknya..
    hepi blogging mbak.. πŸ™‚

  8. samalah mbak, membaca tulisan teman2 lain juga salah satu inspirasi saya menulis.

    selain itu dengan melihat, mengalami, dan rasa gelisah lain bisa menjadi sumbu pembakaran ide menulis.

    seperti sekarang inipun saya terinpirasi untuk menulis lagi karena baca artikel ini mbak πŸ™‚
    Fadly Muin selesai posting Menulis Tak Semudah Bertindak

  9. kl saya yg paling sulit adalah membuat kalimat pembuka postingan. krn kalimat pembuka memancing pengunjung untuk membaca.
    jg sering2 liat blog lain πŸ˜€

  10. Bener banget mbak… saya juga sulit awalnya cari inspirasi, tapi satu kuncinya, sering baca…baca buku, baca blog orang,… pokoknya apa yg masuk, itu yg akan keluar…hahahahhha… kalo yg masuk bagus, keluarnya juga bagus πŸ˜€

  11. Menulis, membaca, merenung, adalah satu siklus. Orang terlalu banyak baca tanpa ‘pengendapan’ tidak berguna. Yang di endapkan tanpa di diskusikan, tidak dinamis. Tapi terlalu banyak diskusi tanpa menambah pegetahuan dari baca, ya stag.

    Lha salah satu inspirasi untuk nulis bisa juga dengan jalan2. Liat sekitar dan kaitkan itu dengan humanisme, umpamanya. Atau kaitkan situasi dengan kebijakan pemerintah, atau apa saja. Jadilah pemerhati di setiap langkah, dan tuliskan….

    That its

  12. kebanyakan memang ide datangnya dr membaca Mbak,
    kadang dr tulisan sesama nara blog, atau habis baca sebuah buku, bisa juga malah dr komentar2 di kolom komentar.

    cuma, menuangkannya menjadi sebuah tulisan , yg bikin ngedit berkali 2 …heeheheh…. πŸ™‚
    salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge