Page View Dan Bounce Rate

Saya tertarik untuk menulis tentang Page View dan Bounce Rate, karena saya sendiri baru mengetahuinya beberapa waktu yang lalu.

Dimana kita bisa mengetahui nilai Page View dan Bounce Rate blog kita? Bukalah Google Analytic Anda. Di sana terdapat laporannya.

Page View adalah nilai rata-rata jumlah halaman blog kita yang diakses oleh satu orang dalam satu kali kunjungan.

Bounce Rate adalah prosentase banyaknya pengunjung yang langsung meninggalkan blog Anda setelah hanya membuka satu halaman saja.

Selama ini yang saya jadikan patokan dalam mengukur kesuksesan blog saya adalah nilai Page View. Semakin tinggi nilainya, berarti semakin baik.

Contoh hitung-hitungannya adalah seperti ini:

  • Sepuluh pengunjung masing-masing membuka 1 halaman = 10 halaman.
  • Lima pengunjung masing-masing membuka 3 halaman = 15 halaman.
  • Dua pengunjung masing-masing membuka 5 halaman = 10 halaman.

Total pengunjung blog kita adalah 17 orang, dengan jumlah halaman yang diakses sebanyak 35 halaman. Jadi nilai Page View blog kita adalah 35 dibagi dengan 17 yaitu 2.06.

Dan ternyata, belakangan saya ketahui jika Bounce Rate berhubungan dengan Page View.

Dulu saya bertanya-tanya, angka 60% [bounce rate blog saya] artinya apa. Rupanya dengan bahasa mudahnya begini:

Ada 60% pembaca isnuansa.com yang langsung kabur setelah membaca satu halaman saja!

Setelah saya cek lagi, nilainya naik menjadi 70%. Awalnya saya seneng, wah nilainya naik, tetapi sebenarnya malah lebih jelek, karena lebih banyak pembaca yang tidak puas dengan tulisan saya!

Semakin sedikit yang kabur dari halaman pertama, berarti dia senang dengan blog saya, nyaman berada di sini dan membaca tulisan-tulisan saya yang lain.

Bagaimana dengan Anda? Berapa nilai Bounce Rate blog Anda?

Nama Blog Adalah Merk Anda

isnuansa dot com

Ketika memilih nama blog, saya memang tidak memiliki banyak pertimbangan selain Isnuansa adalah nama saya. Dengan cepat saya putuskan untuk memiliki Isnuansa.Com.

Ternyata belakangan saya ketahui, memilih sebuah nama domain pun perlu berbagai macam pertimbangan khusus agar tujuan kita dalam ngeblog tercapai. Nama blog yang akan Anda pilih, merupakan merk [brand] bagi diri Anda.

Merk atau brand adalah ketika nama blog Anda disebut, apa yang terpikirkan oleh orang tentang Anda? Apakah nama blog Anda telah memberikan citra yang baik kepada Anda?

Beberapa pertimbangan yang biasanya dipakai untuk memutuskan memakai nama sebuah blog adalah:

  • Nama tersebut unik dan asli.
  • Kemudahan untuk diingat.
  • Dapat mendeskripsikan diri kita
  • Mudah diucapkan
  • Memiliki keyword di dalamnya.

Dan dengan ciri-ciri seperti yang ada di atas, sebaiknya Anda memilih nama domain yang cukup singkat. Pilihan seperti kenalidankunjungiobjekwisatadipandeglang.com misalnya, adalah pilihan yang buruk meskipun memiliki keyword dan mudah diucapkan. Panjangnya domain menyebabkan orang lain kesulitan untuk mengucapkannya.

Umum Vs. Niche

Nama blog yang menggunakan nama diri lebih tepat jika tujuan blog Anda adalah secara umum atau personal blog. Sedangkan jika blog Anda adalah tentang topik tertentu, ada baiknya nama disesuaikan dengan niche yang Anda target dan mengandung keyword di dalamnya.

Apa alasan Anda memakai nama domain seperti sekarang ini?

~~~

Baca Juga Ya, Tulisan Saya:

1. Belajar Ngeblog Dari Pengamen.
2. Tulisan Blogger Yang Bagus.
3. Blogger Juga Suka Salah.
4. Page View Blog Supaya Naik.