Kenapa Halaman Blog Tidak Ditemukan?

Pernah blogwalking ke rumah teman-teman blogger dan mendapati blog mereka hilang dari tempatnya? Atau hanya sekedar nggak bisa dibuka? Saya sering. Makanya saya pasang plugin Broken Link Checker agar segera tahu jika ada tautan atau link yang rusak dan langsung menghapusnya.  Kenapa halaman blog bisa tidak ditemukan? Berikut beberapa diantaranya.

Disuspend

Blog Disuspend

Buat yang ngeblognya di wordpress dot com, memang harus lebih hati-hati karena ketidaktahuan bisa menyebabkan akun disuspend. Biasanya karena dipakai jualan, ikut kontes SEO, atau punya banyak link afiliasi. Hal itu melanggar TOS dan bisa mengakibatkan blog disuspend.

Blognya Dihapus

Blog Dihapus

Kalau ini saya nggak ngerti alasannya. Apa karena sudah bosan ngeblog? Atau, karena frustasi akunnya dibanned sama Google Adsense? Pernah melakukan kesalahan, isi blognya kopi paste semua, dan sadar lalu memulai lagi ngeblog di tempat yang baru? Entahlah. Hanya blogger tersebut dan Tuhan yang tahu. 😆

Hanya Beberapa Tulisannya Yang Dihapus

Tulisannya saja yang dihapus dari blog

Tulisan blog dihapus

Dari Broken Link Checker, saya paling sering menemukan jenis yang ini. Blognya masih ada dan aktif update, hanya beberapa tulisannya saja yang dihapus. Blog saya kan memasang plugin CommentLuv juga, sehingga selain link blog, juga diindex tulisan terbaru blogger tersebut ketika meninggalkan komentar. Nah, selang beberapa waktu, ada saja tulisan-tulisan yang kemudian menghilang dari blog teman-teman saya. Saya juga nggak mau menduga-duga apa penyebabnya sehingga yang bersangkutan merasa perlu membersihkan blognya dari tulisan-tulisan lama, yang seharusnya bisa menjadi arsip.

Semua Arsipnya Menghilang

Arsip Blog Hilang

Saya pernah mengalaminya. Tulisan dari 2005 hingga 2009 hilang. Kalau selama ini saya pernah berkomentar di blog orang lain, dan plugin CommentLuv sudah pernah menangkap feednya, bisa dibayangkan betapa banyak link rusak yang harus dibersihkan blogger lain dari kerusakan blog saya. Dan rupanya, ada teman juga yang mengalaminya. Tulisan bertahun-tahunnya menghilang. Jadilah saya harus menghapus puluhan link yang rusak.

Servernya Down

Server Down

Buat yang ngeblog pakai hosting berbayar, salah satu yang bisa membuat jengkel dan uring-uringan adalah masalah server yang kadang-kadang suka down. Ketika server down dan plugin Broken Link Checker sedang bekerja, jadilah link-link menuju blog tersebut menjadi putus.

Salah Ketik Alamat Blog

Salah Ketik Alamat Blog

Yang ini sih bisa dibilang agak keterlaluan. Jangan-jangan karena kejar setoran harus berkunjung balik ke banyak blog, sampai ngetik nama blog sendiri aja salah di kolom komentar. Jadinya, ya akan seperti ini kalau diakses: gagal! Lihat gambar, sejak kapan ada Glogspot dan Adnanture? 😆

Sebenernya masih ada satu lagi kasus yang saya temukan. Hanya saja saya nggak ngerti penjelasannya ini kenapa. Jika dibuka, selalu terhubung ke OpenDNS Guide. Apa ini masuk ke kategori server yang down juga? Ada yang bisa bantu jawab?

Open DNS Guide

Hapus Tautan Yang Rusak Di Blog Anda

Berawal dari kebiasaan saya memperhatikan banyaknya link yang broken di blog saya berkat plugin broken link checker yang diinstalin oleh Satrya, saya jadi terbiasa membersihkan tautan-tautan dari blog ini yang terputus. Satrya menyebut tautan yang mati ini sebagai “parasit”. Bayangkan jika search engine menelusuri blog Anda, dan menemukan banyak sekali tautan rusak. Tautan-tautan rusak itu perlu segera dihilangkan dari blog. Bagaimana cara menginstal plugin ini, sila baca tulisan Satrya di Plugin Broken Link Checker – Mengatasi Broken Link Pada Blog WordPress Anda.

Tautan rusak tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal, dan menghasilkan notifikasi yang berbeda, seperti 404 (not found), 410 (gone), 500 (internal servel error) dan lain sebagainya. Bisa jadi, beberapa penyebab seperti ini alasannya:

1. Pemilik blog dengan sengaja menghapus artikel / tulisan yang sudah pernah dibuat.
2. Pada saat blogwalking, salah ketik dalam menuliskan URL blog miliknya.
3. Seseorang yang bukan blogger secara sembarangan mengetikkan alamat yang tidak clickable. Bukan URL, hanya kata biasa saja di kolom yang seharusnya diisi dengan URL.
4. Anda sendiri salah menulis tautan ketika memberikan tautan di dalam tulisan atau blogroll di blog Anda.

Syukurlah, berkat plugin Broken Link Checker tersebut, setiap saat dapat dipantau tautan-tautan yang rusak di blog saya. Sekaligus, saya jadi ngecek juga akun Google Webmaster saya, yang ternyata Galat Perayapannya banyak banget. Jadinya saya duduk manis beberapa saat hanya untuk menghapus satu per satu tautan yang sudah diindeks oleh Google tersebut, namun kini tidak bisa ditemukan.