Hari Sabtu yang lalu, saya menonton pertandingan olahraga favorit, Bulutangkis. Meskipun bukan sebuah kompetisi tingkat internasional, karena pesertanya hanya pemain-pemain bulangkis lokal, tetapi pertandingan yang disuguhkan lumayan menarik. Agak kecewa juga, karena pada saat iklan ditayangkan seminggu
Agak kaget juga saya kemarin, Lee Yong Dae jadi postingan laris. Jadwal saya sebenarnya adalah membalas satu per satu komentar yang masuk ke blog saya. Maklum, lima postingan terakhir belum sempat saya jawab komentarnya. Jadi rencananya mengalokasikan beberapa saat untuk membalas komentar dan sedikit
“Pilih mana, ngeblog atau menonton pertandingan bulutangkis?” Jika saya diajukan pertanyaan seperti itu, maka saya akan menjawab pilih nonton Bulutangkis. Ya, diantara banyaknya tayangan televisi, Bulutangkis adalah salah satu yang menjadi favorit saya. Sejak masih di bangku sekolah, saya menggemari
Bagi yang mengikuti pertandingan bulutangkis Piala Sudirman, pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok pemain ganda putra Korea Selatan, Lee Yung Dae. Lee Yung Dae biasanya berpasangan dengan Jung Jae Sung. Laki-laki yang baru berusia 19 tahun itu begitu menyita perhatian saya. Maklum saya tidak sempat
Piala Sudirman yang tahun ini diselenggarakan di China, dimenangkan oleh tuan rumah, China. Pertandingan bulutangkis yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini, untuk yang ketiga kalinya berturut-turut, dimenangkan oleh negeri tirai bambu itu. Indonesia hanya pernah memenangkan kejuaraan ini satu