Hayom Rumbaka, Bibit Bulutangkis Indonesia

hayom-rumbakaHari Sabtu yang lalu, saya menonton pertandingan olahraga favorit, Bulutangkis. Meskipun bukan sebuah kompetisi tingkat internasional, karena pesertanya hanya pemain-pemain bulangkis lokal, tetapi pertandingan yang disuguhkan lumayan menarik.

Agak kecewa juga, karena pada saat iklan ditayangkan seminggu sebelumnya, bahwa akan ada kompetisi bulutangkis di Indonesia, saya membayangkan pemain-pemain dari luar negeri akan berdatangan ke Indonesia, termasuk pemain bulutangkis dari Korea Selatan, Lee Yong Dae.

Dari sekian banyak permainan, saya terpukau dengan seri tunggal putra, dimana menampilkan pemain muda Hayom Rumbaka. Hayom Rumbaka mengalahkan lawannya dua set langsung, dimana lawannya terpaksa menyerah karena cedera lutut kaki.

Selain wajah Hayom Rumbaka yang juga lumayan tampan, didukung dengan postur tubuhnya yang sangat ideal, tinggi dan proposional, penampilan Hayom Rumbaka terlihat menawan.

Saat ini kita mungkin belum bisa menyaksikan penampilannya di berbagai kompetisi tingkat internasional, karena masih ada pemain pelatnas lainnya yang lebih diunggulkan, tetapi semoga saja Hayom Rumbaka bisa menjadi salah satu bibit berbakat dalam dunia bulutangkis di Indonesia.

Biodata Hayom Rumbaka klik di sini.

Baca tentang Lee Yong Dae di sini. Jangan lupa klik! Satu lagi nih, tentang Lee Yong Dae.

Gambar dari PBDjarumDotCom

~~~

Mau ngobrol dengan saya soal bulutangkis? Follow twitter saya di @isnuansa ya…

Panen Komentar Dari Lee Yong Dae

lee-yong-dae-gambar-dari-badmintoncentraldotcom

Agak kaget juga saya kemarin, Lee Yong Dae jadi postingan laris. Jadwal saya sebenarnya adalah membalas satu per satu komentar yang masuk ke blog saya. Maklum, lima postingan terakhir belum sempat saya jawab komentarnya. Jadi rencananya mengalokasikan beberapa saat untuk membalas komentar dan sedikit blogwalking.

Senang juga mendapat beberapa kunjungan dari Search Engine, yang khusus mengarah kepada judul postingan Lee Yung Dae, si Ganteng dari Korea Selatan. Beneran, saya nggak nembak keyword loh. 😆

Nulis namanya saat itu aja salah. Seharusnya Yong Dae, saya tulis Yung Dae. Ternyata, saya search dengan keyword tersebut, memang belum banyak yang memakai.

Ada yang tahu biodata Yong Dae? Bagi sumbernya di kolom komentar 😉

~~~

Mau ngobrol dengan saya? Follow ya twitter saya: @isnuansa.

Blog Atau Bulutangkis?

“Pilih mana, ngeblog atau menonton pertandingan bulutangkis?”

Jika saya diajukan pertanyaan seperti itu, maka saya akan menjawab pilih nonton Bulutangkis. Ya, diantara banyaknya tayangan televisi, Bulutangkis adalah salah satu yang menjadi favorit saya.

Sejak masih di bangku sekolah, saya menggemari pertandingan Bulutangkis di televisi. Terlebih, dahulu masih banyak sekali pertandingan olahraga yang disiarkan oleh televisi, dimana sekarang sudah berubah menjadi tayangan sinetron dengan rating tinggi –namun-sama-sekali-tidak-mendidik-seperti-tentang-alam-ghaib-dan-anak-sekolah-yang-rebutan-pacar-.

Dalam bulan ini saja, ada dua pertandingan bulutangkis yang disiarkan oleh televisi kita, yaitu Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka. Di Singapura Terbuka kemarin, semua atlet bulutangkis kita pulang dengan tangan hampa. Di Indonesia Terbuka hanya Taufik Hidayat saja yang masuk sampai ke final, meski akhirnya kalah. Markis Kido dan Hendra Setiawan terhenti langkahnya di babak semifinal.

Pertandingan bulutangkis Indonesia terbuka kali ini berbeda dari biasanya. Banyak artis yang menyaksikan secara langsung, termasuk Agnes Monica yang datang bersama rombongan penari latarnya, memberikan support kepada Taufik Hidayat. Pasangan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen juga turut menyaksikan pertandingan di lapangan, mungkin karena mereka barusaja meluncurkan film KING, tentang maestro bulutangkis Indonesia, Lim Swie King. Lim Swie King juga terlihat nampak menyaksikan Indonesia Open secara langsung.

——————————————————————-

Pilih Bulutangkis aja deh, ngeblognya libur dulu 😉