Menghemat Bandwidth Paling Ampuh

Tulisan ini hasil karya Yos Beda, pemilik blog yosbeda.com. Andapun bisa menjadi Guest Blogger [menulis di Isnuansa.Com].

~~~

menghemat bandwith

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, cara paling ampuh dalam menghemat bandwidth adalah dengan memindahkan file-file images/gambar web (sperti background, header, banner, dll) ke hosting lain, dalam kasus ini saya memilih hosting paling tangguh unlimited bandwidth milik wordpress.com, blog wordpress gratisan kita itu, 😀

  1. Buka folder template Anda (yang belum kita upload)
  2. Cari folder image, upload semua fila gambar yang ada di folder image ke wordpress.com
  3. Buka wp-admin blog Anda (yang hosting sendiri) lalu klik editor/edit css.
  4. Sesuaiakan alamat url file-file gambar yang lama ke url file gambar yang baru. biasanya bentuk css seperti: background:#ececec url (images/top.jpg), ganti url gambar (yang tercetak tebal) ke url gambar yang baru contoh: background: #ececec url (http://yosbeda.files.wordpress.com/2010/03/top.jpg)
  5. Ulangi langkah-langkah diatas untuk file-file gambar yang lainya.

Sekian tips yang dapat saya berikan kali ini, semoga bermanfaat.

Optimasi Gambar Di Tulisan Blog

Menulis Komentar

Sudah sering kan mendengar saran agar Anda menambahkan gambar dalam setiap postingan Anda?

Selain menambah keindahan dan membuat pembaca tidak bosan –hanya-memelototi-deretan-tulisan-tanpa ujung-, ternyata gambar juga memiliki fungsi yang lain.

Coba Anda bayangkan seseorang yang mencoba melukiskan betapa enaknya BigMac yang dijual McD. Berapa ratus kata yang Anda perlukan agar orang memutuskan untuk membeli BicMac yang Anda ceritakan tadi?

Bandingkan dengan selebaran yang dibuat oleh McD sendiri, hanya memuat gambar makanan yang disebut BicMac tadi, ditambah dengan harganya. That’s it! Dan orang mengantri untuk membelinya!

Itulah ampuhnya gambar. Jika Anda menggunakannya secara tepat, dijamin pembaca blog Anda akan semakin kerasan dan melanjutkan membaca tulisan Anda sampai dengan selesai. Ilustrasi gambar akan membantu memberikan pemahaman kepada pembaca apa isi tulisan Anda.

Nah, yang sering dilupakan oleh blogger adalah melakukan optimasi pada gambar yang diupload ke dalam blognya. Jika Anda tidak melakukan optimasi pada gambar, maka gambar tersebut hanya berguna untuk pengunjung manusia saja, karena crawler mesin pencari tidak bisa membaca gambar.

Yang harus Anda lakukan adalah jangan lupa untuk memastikan Anda menambahkan atribut alt dalam setiap gambar. Contohnya seperti berikut: <img src=”images.jpg” alt=”masukkan deskripsi gambar atau kata kunci”/>.

Dalam beberapa kasus, misalnya untuk mempercepat loading atau menghemat bandwidth, blogger meniadakan images dalam membuka browsernya, yang mengakibatkan gambar Anda tidak ditampilkan. Penggunaan atribut alt pada gambar akan menggantikan fungsi gambar tersebut. Mesin pencari juga tetap dapat membaca kata kunci yang Anda berikan dalam atribut alt pada gambar.

Fungsi atribut alt pada gambar juga dapat menyebabkan gambar Anda diindeks oleh mesin pencari berbasis gambar seperti Google Images. Sama seperti search engine, Google Images akan menampilkan halaman-halaman yang relevan untuk kata kunci dalam pencarian gambar. Anda dapat memanfaatkannya untuk mencari trafik dari sana.

Mulai sekarang, tambahkan gambar dalam postingan, yuk!

————————————————————

Tulisan lain yang perlu Anda baca:

10 Postingan Ketika Malas

Seringkali kita merasa sangat malas ketika tiba waktunya untuk melakukan update blog. Entah karena tidak ada ide, hanya memiliki sedikit waktu, atau malas untuk menulis yang panjang-panjang.

Apa saja yang bisa dilakukan untuk menyiasati? Supaya kita tetap bisa melakukan update blog, tetapi waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama, ada beberapa jenis postingan yang saya sarankan ketika Anda terserang penyakit malas.

Kesepuluh jenis postingan tersebut adalah:

1. Award / PR.

Tugas kita hanya mengkopi paste award yang diberikan dan meyelesaikan tugas yang ada bersamaan dengan award tersebut. Cukup mudah dan tidak memerlukan terlalu banyak pemikiran, apalagi sampai harus melakukan riset segala.

2. Gambar / Foto.

Yang Anda lakukan adalah cukup ‘membongkar’ koleksi foto di folder Anda dan menguploadnya ke dalam blog. Tambahkan dengan sedikit cerita dibalik foto tersebut, dan jadilah postingan!

3. Puisi.

Pernah memiliki koleksi puisi? Tidak harus buatan Anda sendiri lho. Siapa tahu adik Anda atau sahabat yang membuatnya, atau bahkan mengupload puisi Chairil Anwar dan Sapardi Djoko Damono [tulis sumbernya] yang mungkin jarang dibaca oleh orang lain.

Psstt, sayangnya, meski saya menyukai puisi, saya selalu kebingungan harus berkomentar apa pada setiap postingan yang berupa puisi, karena menurut saya puisi hanya enak dinikmati, bukan dikomentari…

4. Screenshot.

Mau buka-bukaan? Jika Anda sering melakukan chatting, kepikiran nggak buat ‘membaginya’ dengan pembaca blog Anda?

Kadang saya menemukan blog yang memuat screenshot hasil chatting dengan teman-temannya, atau bahkan pacarnya. Gampang kan, tinggal ambil screenshot, langsung publish deh!

5. Humor / Joke.

Cerita lucu di kehidupan sehari-hari pasti banyak dong. Tulis aja secara singkat salah satunya. Kalo pembaca bisa tertawa, mereka biasanya dengan senang hati memberikan komentarnya. Tetapi, kadang bisa bikin menyebalkan karena semua komentar hampir sama, hanya berisi: Hahahaha….

6. Sekilas Gossip.

Kenapa acara infotainment di televisi selalu laris manis? Karena sudah sifat manusia dari sononya pengen tahu segala sesuatu mengenai kehidupan pribadi orang lain.

Nggak ada salahnya, sekali waktu menceritakan sedikit tentang gossip yang menimpa Anda. Jika perlu, dibumbui dengan garam dan penyedap rasa biar makin enak. 😉

7. Statistik Blog.

Cukup buka pengukur statistik blog Anda dan tulislah postingan tentang berapa banyak unique visitors, page view, subscribers, followers, nilai Google Page Rank, Alexa Rank, Technorati Rank, Google indexed, Yahoo indexed, jumlah backlink dan lain sebagainya.

8. Link.

Buka arsip blog Anda yang sudah terpendam lama, tawarkan lagi dalam bentuk resume berupa link-link dengan sedikit keterangan.

Atau search dari blog-blog lain tentang topik tertentu, kemudian buatlah sebuah postingan yang berisi daftar link-link yang menurut Anda merupakan postingan terbaik yang Anda temukan.

9. Polling.

Anda hanya perlu membuat satu pertanyaan dan beberapa kemungkinan jawaban. Selanjutnya, biarkan pembaca blog yang menjawabnya.

Sangat mudah!

10. Permohonan Maaf.

Yang ini makin mudah lagi. Tulislah: Mohon maaf ya, untuk sementara waktu saya tidak bisa menulis di blog ini. Nantikan saya kembali! 😉

Diantara kesepuluh jenis postingan di atas, mana yang akan Anda pilih jika kelak Anda malas membuat postingan?

———————————————————–
Tulisan lain yang perlu Anda baca: