Trans Studio, Disneyland Indonesia di Makassar

Kenapa kali ini saya posting dengan judul agak sedikit aneh “Disneyland Indonesia di Makassar”? Bosan juga setiap hari ngomongin blog melulu, sesekali saya juga pengen refreshing, jalan-jalan, keluar dari rutinitas.

Meski saya baru berharap bisa ke sana, saya sudah mencari banyak informasi tentang tempat hiburan baru yang diresmikan oleh Kalla tersebut. Namanya Trans Studio. Hasil patungan Para Group [milik bos Trans TV, Chairul Tanjung] sebanyak 55% dan Kalla Group [yang ini semua sudah tau siapa dia kan?] sebanyak 45%.

Trans Studio berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Tepatnya di Tanjung Bunga [sttt, saya sudah pernah ke Pantai Tanjung Bunga sewaktu belom ada Trans Studio] berjarak sekitar 5 km dari Makassar.

Indoor Theme Park terbesar di dunia tersebut luasnya 2,7 hektar, dengan biaya pembangunan tak kurang dari 1 triliun rupiah. Ada 22 wahana yang sebagian besar diadopsi dari Disneyland dan Universal Studio, makanya bisa dibilang Trans Studio adalah disneyland nya Indonesia.

Untuk bisa menikmati indahnya Trans Studio, pengunjung harus menggunakan kartu semacam ATM yang disebut Studio Pass seharga Rp. 100.000,- [Seratus Ribu Rupiah] dan bisa diisi ulang sampai batas lima juta rupiah.

Dengan menggunakan studio pass tersebut, pengunjung dapat memasuki wahana yang ada [per wahana harganya 10 sampai dengan 25 ribu], makan minum di restoran yang ada, dan berbelanja di toko yang bekerjasama dengan Bank Mega [milik Bos Chairul Tanjung], selama kredit masih ada. 😉

Kalo dihitung-hitung, masih lebih mahal juga ya jika dibandingkan dengan konsep hiburan yang ditawarkan Dunia Fantasi, Ancol, misalnya. Dengan tiket terusan Dufan, kita sudah bisa menikmati banyak sekali wahana tanpa perlu membayar lagi setiap wahana.

Meski begitu, suatu saat, saya pengen juga mencobanya. Bagaimana dengan Anda?

——————————————————-

Tulisan lain yang perlu Anda baca: