Cara Membuat Judul Tulisan Menyesuaikan Kata Kunci

Dalam menulis postingan, saya lebih suka membuat konsepnya terlebih dahulu. Setelah itu dulakukan editing dan proofreading, sehingga dapat diketahui letak kesalahan dalam tulisan. Apakah itu beberapa huruf yang salah ketik ataupun ejaan dan pemakaian kata berulang dalam satu kalimat.

Alur cerita dalam paragraf satu ke paragraf lainnya pun juga harus menjadi perhatian, sehingga pembaca tidak merasa harus melompat-lompat dalam membaca tulisan Anda.

Bagian yang juga tidak kalah pentingnya adalah dalam menentukan judul tulisan yang akan kita publish. Tidak peduli apakah Anda membuat judul tulisan terlebih dahulu baru isinya, atau isinya dulu setelah itu dicari judulnya, tetapi yang pasti judul tulisan Anda akan sangat mempengaruhi apakah orang akan membaca tulisan Anda atau tidak.

Judul yang baik berarti tulisan Anda memiliki kesempatan lebih untuk dibaca. Demikian pula dengan judul yang baik plus mengandung kata kunci, berarti tulisan Anda lebih dekat kepada nomer 1 di Google karena tulisan Anda akan lebih mudah ditemukan di search engine jika menggunakan kata kunci.

Bagaimana cara membuat judul tulisan yang menyesuaikan dengan kata kunci?

Saya akan memberikan contoh langsungnya.

1. Blogger Terobsesi Pada Daftar Blog Dofollow.
2. Daftar Blog Dofollow Menjadi Obsesi Blogger.

Mana yang akan Anda pilih?

Saya memilih nomer dua daripada nomer satu. Dengan alasan keyword yang digunakan. Memang keyword blogger juga banyak dicari, tetapi tingkat persaingannya sangat tinggi [mungkin puluhan juta halaman]. Keyword blogger terlalu luas dan digunakan juga dalam bahasa Inggris. Mampukah kita bersaing dengan keyword tersebut di Google?

Alasan untuk memilih daftar blog dofollow karena cakupannya lebih lokal dan tingkat persaingannya juga tidak terlalu tinggi. Jika perlu, pelajari juga tentang Long Tail Keyword, Anda akan tahu kenapa memilih daftar blog dofollow sebagai keyword dibandingkan dengan blogger.

Contoh lainnya adalah:

1. Sulitnya Menemukan Blog Bagus.
2. Blog Bagus Sulit Sekali Ditemukan.

Kata kunci yang saya gunakan adalah blog bagus. Saya memilih menggunakan judul tulisan yang kedua, meskipun bahasanya pasif, tidak seperti yang pertama aktif.

Pengalaman saya, saya kalah bersaing [meski sama-sama di halaman depan] jika frasa kata kunci ada di bagian belakang dari judul yang digunakan.

Seperti itulah cara saya membuat judul tulisan dengan menyesuaikan kata kunci yang digunakan. Tidak jarang saya mengganti judul tulisan beberapa kali hingga merasa sreg sebelum di publish. Semoga bermanfaat.

Apakah Anda juga memikirkan urutan judul tulisan menyesuaikan dengan kata kunci?

Pentingnya Judul Tulisan

Jika dirata-ratakan, 8 dari 10 orang hanya membaca judul saja, dan 2 orang sisanya akan membaca sampai selesai.

Saya sarankan Anda untuk mempercayainya, jika belom pernah mengecek sendiri kebenarannya.

Postingan saya tentang Google Analytics menunjukkan data yang tidak jauh berbeda dengan pernyataan di atas.

Apa yang dilakukan oleh seseorang yang hanya berada di blog ini kurang dari 10 detik? Baca judul dan pergi.

Banyak alasan yang bisa mendasari mengapa mereka segera angkat kaki dari blog Anda dalam hitungan yang sangat singkat.

Salah satu yang paling utama dan harus saya akui adalah: Judul tulisan sama sekali tidak menarik.

Sebenarnya, sifat seorang blogger tidak pemilih. Mereka hampir mau membaca apa saja yang Anda tuliskan. Ya, jika mereka adalah pembaca setia blog Anda. Teman-teman dalam lingkaran Anda.

Satu yang mungkin Anda belum terlalu sadari, lebih banyak lagi ‘silent reader’ yang datang dari Search Engine. Dan mereka tentu saja bersifat lebih ‘pemilih’ dan ‘penuntut’. Mereka berharap menemukan informasi yang mereka butuhkan. Dan itu harus sesuai dengan keinginan mereka!

Ingat bahwa:
Peraturan 1: Pembaca adalah Raja.
Peraturan 2: Jika ada pembaca yang bukan Raja, lihat Peraturan 1. 😉

Meskipun silent reader tidak akan meninggalkan komentar di blog Anda, namun kehadirannya tentu saja penting untuk Anda antisipasi.

Jangan sampai mereka mengetikkan keyword di mesin pencari, berharap akan sebuah artikel yang menarik, Google sudah mengantarkannya menuju blog Anda, namun mereka buru-buru mengklik tanda silang [di ujung kanan atas browser mereka] segera setelah membaca judul tulisan Anda.

Jangan sampai mereka tidak memberi kesempatan kepada Anda menjelaskan pemikiran Anda yang cemerlang. Padahal belum tentu isi tulisan Anda buruk. Penilaian pertama hanya pada judul yang Anda buat!

Saya pernah menulis artikel bagaimana membuat judul dengan angka dan pentingnya pengaruh judul tulisan.

Bagaimana menurut Anda supaya judul tulisan menarik pembaca menyelesaikan membaca tulisan sampai akhir?

3 Tips Dalam Menulis Judul

Saya pernah menulis betapa pentingnya arti sebuah judul postingan dan bagaimana membuat judul yang menarik. Ada baiknya Anda membaca dulu. 😉

Kali ini saya memberikan 3 Tips singkat untuk memilih judul yang baik untuk postingan Anda.

1. Tulis Judul Bukan Semata Untuk Search Engine. Meskipun menggunakan keyword, jangan berpikir 100% soal SEO. Dengan hanya memperhatikan SEO, kadangkala judul yang Anda susun tidak menarik sama sekali bagi ‘manusia’ dan hanya menarik bagi mesin search engine. Jadi, meskipun Anda bisa menduduki rangking pertama di hasil mesin pencari, siapa yang kan mengklik, kalau manusia yang mencari informasi tersebut tidak tertarik dengan judul yang Anda buat?

2. Sederhana Lebih Baik. Sesuatu yang berlebihan seperti menunjukkan tingkat ilmu kita yang tinggi di mata pembaca, atau memperumit dan memperpanjang judul postingan, semata menunjukkan keahlian, sebaiknya dihindari. Cukup berikan apa yang bisa mewakili isi postingan Anda.

3. Ulangi Yang Sudah Berhasil. Jangan bosan bereksperimen. Saya mencoba berbagai macam topik dan hal yang dibahas, untuk mengetahui mana yang menarik bagi pembaca dan mana yang tidak. Ulangi hal yang sama dengan bentuk judul yang mampu menarik pembaca Anda.

Saya belajar banyak soal judul postingan. Jika Anda pernah membaca blog saya sekitar tahun 2006 sd 2007, di mana setiap judulnya hanya terdiri dari 1 kata, pasti akan tertawa. Ya. Waktu itu saya sama sekali tidak tahu SEO. Pembaca blog saya ya hanya dari teman-teman yang blognya pernah saya kunjungi, saya komentari, dan berbaik hati -meluangkan-waktunya- untuk membaca tulisan saya.

Pernah salah satu teman berkomentar, “Kenapa judulnya nggak nyambung dengan isi postingan?”

Dengan polosnya saya jawab, “Saya bingung memilih kata apa yang bisa mewakili isi postingan saya yang panjang ini. Sedangkan KONSEP saya, saya hanya memakai 1 kata dalam setiap judul postingan saya.”

What?

KONSEP?

Konsep macam apa itu yang hanya memakai 1 kata dalam setiap postingan?

Saya lantas tertawa sendiri mengingatnya.

Ilmu SEO yang saya pelajari belakangan pun mengajarkan untuk memilih kata-kata dengan tingkat persaingan yang tidak terlalu tinggi dengan memakai ‘Long Tail Keyword‘ daripada bertarung di keyword yang saingannya jutaan.

——————————————————————————

Bagaimana pengalaman Anda dengan judul postingan? 😉