Kau Cantik Hari Ini

Mendengarkan lagu di ipod sambil tiduran membuat pikiranku melayang ke 15 tahun yang lalu. Saat aku sangat menginginkan seorang lelaki. Lelaki ini tampak gagah, dewasa dan mengesankan. Namun sayang, aku tak sedikitpun memenuhi kriteria gadis idamannya.

Lima belas tahun kemudian rupanya facebook mempertemukannya kembali denganku. Lelaki ini menambahkanku sebagai temannya. Kuterima. Kulihat sudah berkeluarga dengan seorang anak. Oh, batinku. Tak ada sedikitpun muncul rasa yang sama dengan lima belas tahun yang lalu. Lelaki idamanku telah banyak berganti.

Kubayangkan ia akan menyanyikan lagu Lobow yang sedang kudengar saat ini:

Kau Cantik Hari Ini [LOBOW]

Lama sudah tak kulihat
Kau yang dulu kumau
Kadang ingat kadang tidak
Bagaimana dirimu

Kau cantik hari ini
Dan aku suka
Kau lain sekali
Dan aku suka

Entah ada angin apa
Kau berdiri disana
Berhenti aliran darahku
Kau menatap mataku

Tak kan kubiarkan lagi
Kau menghilang dari kehidupanku
Oo..yeaa…

Bukan salahku jika aku menjadi seperti diriku hari ini. Lima belas tahun lalu bahkan aku belum memimpikan akan berada di lingkungan seperti ini. Yang aku tahu hanya memimpikan lelaki itu. Tapi jalan hidup membawaku ke sini. Dan jalan hidup lelaki itu ke sana. Tak harus ada yang merasa tak pantas untuk berteman.

Itukah alasanmu akhirnya menyingkirkanku [kembali] dari daftar temanmu?

Toh, sejak pertama kau tambahkanku jadi temanmu, tak sedikitpun kata kuucapkan padamu. Kuhormati dirimu, tidak mengusikmu. Apa salahku?

Oiya, lupa, karena Kucantik Hari Ini….