Levitasi, Melayang Bukan Melompat

Saya dan suami sudah agak lama menaruh minat sama fotografi levitasi, tapi baru ada kesempatan pas Levitasihore ngadain acara #PhotowalkRagunan tanggal 22 Januari 2012 lalu. Saya dan suami meluncur ke Ragunan jam 07.30 dan bergabung dengan banyak kawan baru [dan lama] di sana.

@Goenrock memberikan contoh terlebih dahulu bagaimana cara mengambil foto levitasi. Apa itu fotografi levitasi? Adalah teknik fotografi yang membuat sesuatu/seseorang tampak seolah-olah melayang tanpa menggunakan alat bantu. Foto levitasi bisa dihasilkan dengan 2 cara: tanpa dan dengan editing (trik Photoshop).

Tips membuat foto levitasi tanpa editing [sumber tumblr Levitasihore]:

  • Fotografi levitasi berbeda dengan Jump Shot. Levitasi harus memperlihatkan model yang seakan melayang alami tanpa terlalu banyak ekspresi wajah.
  • Foto levitasi tanpa editing dapat  dilakukan dengan kamera professional (DSLR) maupun kamera biasa (kamera ponsel, pocket cam)
  • Foto levitasi dengan kamera DSLR, bisa memanfaatkan Burst Mode (Continuous Shooting). Dengan sekali menekan tombol shutter, langsung menghasilkan beberapa jepretan sekaligus. Foto-foto hasil jepretan dengan Burst Mode dari kamera DSLR dapat dipilih mana yang paling pas mendapatkan moment “melayang”
  • Foto levitasi dapat dilakukan dengan kamera non-professional, namun lebih tricky karena mengandalkan ketepatan menekan tombol rana saat model melompat.
  • Pastikan cahaya cukup, agar bayangan terbentuk sehingga efek model sedang melayang lebih terlihat.
  • Gunakan shutter speed tinggi untuk menangkap model yg melayang dengan lebih fokus (freeze motion). Cahaya yang cukup sangat berperan untuk mendapatkan shutter speed tinggi.
  • Gunakan low angle, agar model terlihat tinggi melayang.
  • Kamu bisa menggunakan hair spray/gel agar saat melompat, rambut model tidak terlihat berantakan.
  • Gunakan juga peniti, pin, sabuk atau alat penjepit baju supaya tidak tidak tampak menggembung atau tersingkap saat model melompat.
  • Coba gunakan aksesoris yang mendukung. Umumnya sih sapu, vacum cleaner, payung. Ayo coba yang lain!
  • Cari lokasi foto yang unik.
  • Bisakah memfoto diri sendiri sedang levitasi? Bisa! Gunakan Tripod, dan set timer di kamera. Loncatlah sebanyak mungkin saat mendekati waktu timer! Ini tapi pakai untung-untungan ya!
  • Stay safe! Jangan memaksakan diri melompat jika sudah capek & cari lokasi yang aman buat melompat. Jangan diatas sumur yaa.

Berikut foto-foto yang berhasil saya dan suami ambil. Susah juga ya, buat ngedapetin hasil yang benar-benar tampak melayang, bukan melompat.

Ayo, kapan ada yang mau kopdar levitasi sama saya?