Nobar Inception dan Kopdar Blogger

Kemarin adalah hari yang menghebohkan di twitter. Yap, karena pengumuman dari @NobarSimpati yang sangat tiba-tiba untuk nonton jam 19.00 malam, jadinya tiket teman yang jumlahnya puluhan itu nggak kepake. Eseriuslo? Yaiyalah.

Teman-teman dari Bandung, Bogor, dan bahkan Jakarta sendiri yang masing-masing dapat dua buah tiket dari NobarSimpati, jadi nggak bisa nonton. Bagi-bagi tiket ke sesama teman lewat twitterpun langsung dilakukan. Siapa aja yang mau, hayuk, boleh ikut ke Blitz Megaplex Grand Indonesia buat nonton Inception. Terimakasih ya NobarSimpati atas tiket gratisnya. Continue reading “Nobar Inception dan Kopdar Blogger”

Blogger Juga Manusia

Sudah dua hari saya nggak menulis, bukan karena nggak punya ide atau bahan cerita yang bisa dibagikan. Terlalu banyak malah. Tapi tensi saya sedang naik setinggi-tingginya, sebenarnya saya putuskan untuk nggak nulis saja, daripada nulis dan hasilnya malah memperburuk citra saya yang sudah terlanjur bagus ini. *silahkan muntah, hahaha* Rugi ah nggak nulis, saya berubah pikiran jadi nulis juga akhirnya.

Sejak saya lebih suka model cerita curhat dari pada ngomongin soal blogging, saya kok malah lebih mudah BT dan terbawa suasana ya? Bisa tiba-tiba seneng, eh, sebentar doang berubah jadi manyun dan pengen makan orang. :mrgreen:

Kemaren saya seneng, makin banyak saja yang nyasar ke tulisan saya tentang Pulau Tidung dan meminta jadi kawan di Facebook. Meski lelah harus menjawab satu persatu pertanyaan seputar Tidung, bahkan tak jarang di tengah malam buta dan menjelang dini hari, tapi seneng bisa membantu orang. 😉

Terakhir ada kameramen yang katanya mau bikin acara jalan-jalan di Tidung. Mau ngajak saya survey lokasi. Entah kapan, jadi atau tidak, tapi udah SMSan soal objek-objek wisata dengan saya. Sekarang ini beliau masih ngambil gambar di sekitar kota tua. Udah mimpi nih pengen diajak syuting. 😆

Yang bikin tensi saya naik tinggi adalah soal panitia jalan-jalan ke Bali yang sangat tidak profesional. Maaf, ini sudah pilihan kata yang amat sangat halus dari saya, kalau di obrolan sesama peserta saya sudah mengeluarkan kata makian yang nulisnya saja musti disensor, atau kalau di film sudah diganti dengan kata *beep* *beep* itu.

Seperti di pemberitahuan awal, saya dan teman-teman akan jalan-jalan ke Bali tanggal 15-16 Mei 2010. Terus dikabari lagi bahwa acara diundur jadi tanggal 16-17 Mei. Dan disensor diganti dirombak dirubah diundur :mrgreen: lagi ke tanggal 28-30 Mei. Dan dengan semena-mena dirubah lagi jadi tanggal 29-31 Mei 2010. Dan saya terbang ke Bali tanggal 29 malam jam 18.00! Itu artinya hanya 2 hari di Bali. What the *beep* *beep* *beep* *beep* *beep* *beep* *beep* *beep* *beep* *beep*.

Teman saya kok ya masih bisa sabar ya? Blogger asli Tana Toraja yang tinggal di Djogdja ini padahal sudah beli tiket pesawat ke Jakarta besok pagi dan terpaksa harus ngeluarin dana ekstra buat nginep. Dua jempol buat Feri. Tak sedikitpun kata-kata *beep* *beep* *beep* keluar. Ah sudahlah, daripada nambah dosa yang tak perlu, maka saya putuskan untuk menemani Feri jalan-jalan besok pagi di Jakarta.