Andai Harry Potter Pakai Simpati

Harry Potter sekarang sudah dewasa dan mantera perlindungannya akan terangkat. Dengan begitu Lord Voldemort bisa dengan gampang melacak keberadaannya. Namun Harry Potter akan tetap aman selama tinggal di rumah keluarga Dursley. Akhirnya mantera perlindungan itu benar-benar terangkat dan Voldemort bersiap-siap menyerang Harry. Untuk mengelabuhi Voldemort, enam teman Harry menyamar menjadi Harry. Namun Harry yang asli ketahuan juga, untungnya Harry bisa kabur ke rumah keluarga Weasly. Menteri Sihir Rufus Scrimgeour kemudian mendatangi Harry untuk memberikan warisan Dumbledore.

Menteri Sihir kemudian memberikan buku anak-anak penyihir untuk Hermione dan alat penangkap cahaya untuk Ron. Awalnya menteri sihir memberikan pedang Gryffindor untuk Harry, namun menurut menteri sihir ada sesuatu yang lebih berguna dan lebih penting dari itu. Harry akhirnya diberi sebuah starter-pack SimPATI. Sampai menteri sihir pergi, Harry tak tahu alasan kenapa dia diberi starter-pack SimPATI. Karena penasaran, Harry lalu memasang SimPATI di ponsel sihirnya dan tak disangka tiba-tiba ada SMS sihir dari almarhum Dumbledore, “I open the close”. Ahaa!, ternyata itu adalah petunjuk untuk menemukan semua Horcrux.

Untuk mengurangi ketegangan, di rumah Weasly diadakan resepsi pernikahan antara Bill Weasly dan Fleur Delacour. Harry pun bersantai sambil berlama-lama nelfon temannya karena tarif SimPATI murah. Di saat Harry capek setelah nelfon berjam-jam, tiba-tiba Patronus menelfonnya. “Kementerian Sihir diserang dan Voldemort juga akan menyerangmu sekarang juga,” kata Patronus singkat dan langsung terputus. Pantas saja karena Patronus menggunakan operator sebelah yang mahal itu. Harry pun nelfon balik, “Beneran Voldemort mau nyerang gue? Bla bla bla… bla bla bla….” Semuanya ditanyakan ke Patronus tanpa takut kehabisan pulsa. “Oya lu jangan lupa pakai SimPATI biar bisa nelfon lama-lama,” begitu pesan Harry sebelum nutup telfon.

Harry kemudian memegang tangan Ron dan Hermione, tiba-tiba mereka menghilang dan muncul lagi di Grimmauld Place. Di sana Harry googling di ponselnya dan mendapatkan informasi bahwa liontin yang pernah dicuri oleh Mundungus Fletcher adalah salah satu Horcrux yang sedang ia cari. SMS sihir dari Dumbledore pun datang lagi, Harry diberi petunjuk bahwa liontin itu ada di Kementerian Sihir. Harry, Ron, dan Hermione lalu menculik tiga pegawai dan menghilangkan ingatannya. Ketiganya lalu menyamar menjadi pegawai kementerian. Dengan mudah akhirnya mereka bisa mengambil liontin itu dari leher Umbridge, semudah itu juga Harry nelfon dengan SimPATI..

~~~

Cerita rekaan ini dibikin biar bisa terbang gratis ke Singapore bersama simPATI nonton Harry Potter and The Deathly Hallows episode terakhir. Doakan saya, teman-teman! :mrgreen: Buat yang mau ikutan juga, bisa baca caranya di sini.

Shock Labyrinth, Nonton Bareng Gratis Lagi

Shock Labyrinth

Lima orang anak-anak berlarian di sepanjang lorong berkarpet merah di sebuah wahana rumah hantu. Dari situlah awal mula mereka terjebak dalam labirin yang berujung pada kematian. Film yang lokasinya beneran di sebuah wahana rumah hantu terbesar di dunia yang masuk di Guinness World of Record itu, ternyata sudah rilis setahun lalu. Nggak terlalu serem sih sebenernya, tapi ya jauh lebih seremlah dari pada rumah hantu yang di Ancol, apalagi yang di Trans Studio. 😆

Continue reading “Shock Labyrinth, Nonton Bareng Gratis Lagi”