Nonton Teater Kubur OnOff Rumah Bolong Di Salihara

Teater Kubur Rumah Bolong

Cih, nasip punya rumah di kampung, udah dihitung supaya jangan telat, masih aja meleset jauh. Teater dimulai jam 20.00, jam 19.00 masih di Cibitung. Naksi jadinya super duper mehel. Eh, sampai di lokasi tertulis sold out, dan dibilang sama penjaga pintunya besok aja ya balik lagi. Acaranya masih sebulan kok, katanya. Plis deh ah, usaha saya datang ke situ aja setengah hidup, masa suruh pulang lagi. Pas dikasih lampu hijau boleh masuk tapi duduk di lantai saya langsung jawab: mauuuu… Nggak masalah nglesot, asal masuk malam ini. Kalo soal besok-besok mau nonton lagi, itu urusan lain.

Teater Kubur Rumah Bolong

Pas masuk, udah main Teater Kubur-nya. Lakon malam itu adalah On-Off Rumah Bolong. Beuhh, baru mulai aja udah keren! Pokoknya nggak rugi deh kalo nonton. Harga tiket masuknya Rp. 50.000,- buat umum atau Rp. 25.000,- buat pelajar dan mahasiswa. Buat blogger seperti saya, gratis. :p

On-Off Rumah Bolong disutradarai oleh Dindon W.S, menceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari Nenek, dua orang anaknya Salmon dan Salmin (cmiiw) beserta istrinya dan John si cucu. Pengaruh asing dari mulai penggunaan narkoba, hedonisme cara berpakaian sampai dengan tersesatnya sang anak pada pengaruh “jihad”, membuat keluarga tersebut hancur. Pokoknya keren abis deh, bikin pengen nonton lagi lakon-lakon lainnya.

Keren ya, pemain teater itu sangat total. Nggak seperti nonton shitnetron. Bahkan malam tadi sempat terlihat beberapa bule yang menikmati pertunjukan. Kapasitas penonton kabarnya hanya 125, dan di lantai juga penuh sesak. Yang membanggakan lagi buat saya: kebanyakan penonton adalah mahasiswa! Yeay, ternyata penikmat kesenian banyak juga ya! Saya masuk terakhir ya terpaksa nglesotpun di bagian belakang. 🙁

Nggak sabar lagi pengen nonton lakon yang lain. Ada yang mau bareng?

~~~
Foto dokumentasi pribadi. Terimakasih pada @Salihara dan @infopb2010 yang telah memberi saya tiket gratis. Teman-teman blogger yang pengen ikutan, sila baca ketentuannya. 😉

Seputar Pesta Blogger

Sebagai seorang blogger, sudah berapa kali Anda hadir di acara Pesta Blogger? Sudah 3 kali diselenggarakan lho, acara kumpul blogger akbar yang diselenggarakan sekali setahun sejak 2007 itu.

Tahun ini, Pesta Blogger yang ke 4 akan dipimpin oleh Rara, seorang Dokter Gigi, mantan ketua Komunitas Blogger AngingMammiri, merupakan perempuan pertama yang menduduki jabatan Chairman Pesta Blogger.

Rara juga sudah selesai membentuk kepengurusannya, dan menetapkan tema untuk Pesta Blogger tahun ini: Merayakan Keragaman.

Saya tak memiliki harapan khusus pada penyelenggara Pesta Blogger tahun ini, karena terus terang selama inipun saya belum pernah hadir dalam acara tersebut. Hanya membaca saja dari berbagai tulisan yang diterbitkan, baik sebelum maupun sesudah acara berlangsung.

Berkumpulnya ribuan blogger pada waktu dan tempat yang sama adalah sebuah moment besar, sayangnya di tahun-tahun sebelumnya selalu saja berhalangan. Entahlah dengan tahun ini, apakah saya akan hadir atau tidak.

Melihat semangat saya belakangan ini untuk menghadiri ajakan beberapa kawan blogger untuk ketemuan (Kopdar), sepertinya saya juga akan ‘terbawa’ ke Pesta Blogger nantinya. Entah sebagai anggota komunitas apa ya, soalnya saya memang tidak bergabung ke komunitas apapun secara resmi, meski secara personal saya mengenal blogger-blogger dalam berbagai komunitas.

Pada saat Kopdar terakhir dengan salah satu komunitas Blogger yang pengurusnya telah membubarkan diri terungkap, komunitas tersebut tidak diakui oleh penyelenggara Pesta Blogger tahun sebelumnya. Apakah tahun ini akan terulang kembali penolakan terhadap pengurus sebuah komunitas? Sepertinya tidak harus terjadi lagi, jika tema yang diambil adalah merayakan keragaman.

Memiliki blog, berbagai akun sosial media dan masih aktif menulis hingga kini, meski tak bergabung ke dalam suatu komunitas, saya berharap bukan suatu halangan untuk dapat mengikuti acara Pesta Blogger. (Bukan begitu, manusia kursi?)

Jika ditanya apa harapan saya di acara Pesta Blogger, saya nggak berharap banyak, saya akan berusaha hadir sebagai peserta biasa saja dulu, nanti dibilang sok tahu, wong sebelumnya saja belum pernah hadir, kok sudah banyak omong. Secara umum, ya semoga saja acaranya lancar dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin.

Jika jadi hadir di Pesta Blogger tahun ini, akan jadi yang pertama buat saya. Saya tunggu berita-berita tentang Pesta Blogger terbaru! Selamat bekerja panitia!

Oiya, buat teman-teman yang bisa desain, ada kompetisi membuat desain Pesta Blogger nih, silakan ikut.

~~~

Saya jadi nulis tentang Pesta Blogger karena baru saja kenalan sama Bu Indra Tjahjani yang membuat batik untuk panitia Pesta Blogger tahun lalu dan Dubes AS yang hadir. Blog beliau bisa diintip di Mbatikyuuuk, dan ternyata seorang Doktor lho!