Post A Day 2011; Blog Harian ala WordPress

Tulisan ini adalah tulisan Guest Blogger dari Giewahyudi, pemilik blog Giewahyudi.Com.

~~~

Saya selalu memiliki sesuatu untuk saya tulis setiap hari. Saya percaya sebuah ungkapan bahwa setiap hari adalah sehalaman kisah dari satu buku biografi seseorang. Bila setiap hari seseorang menuliskan satu halaman dari kisahnya pada hari itu, dalam setahun dia sudah mempunyai satu buku biografi setebal 365 halaman. Seandainya saya menulis dari kecil, mungkin sudah 25 buku yang saya punya.

Sayangnya tidak semua orang terbiasa menuliskan kisah hidupnya. Contohnya saya sendiri, saya selama ini hanya ingin menulis. Tiadanya motivasi dalam menulis membuat saya malas-malasan menulis, meskipun selalu ada ide dan inspirasi di kepala saya. Saya lalu banyak bercerita dengan orang-orang terdekat untuk berbagi ide dan cerita. Saya pikir, cara ini akan mengurangi ide-ide yang memenuhi otak saya. Ide-ide saya tak tersalurkan dan saya kepayahan menahannya. Akhirnya saya menjalankan trik sederhana yang diberikan seorang teman saya : Mulailah Menulis!

Saya lalu mulai menulis. Awalnya saya hanya menulis tentang apa yang saya alami, apa yang saya pikirkan, dan cerita-cerita yang enggak penting. Saya hanya menulis, tanpa rencana, tanpa target, dan tanpa aturan. Kalau sedang ada ide untuk menulis saya mencari pena untuk menulis di mana saja. Sekali waktu bisa di buku kuliah dan sekali waktu juga bisa di binder punya teman saya. Akhirnya seorang teman menyarankan agar saya mengirimkan tulisan-tulisan saya ke koran-koran.

Saya kaget juga ketika tulisan pertama yang saya kirimkan langsung dimuat di sebuah koran nasional. Senangnya minta ampun. Saya semakin semangat menulis. Berkali-kali menulis di koran nasional itu sampai suatu saat menerima email yang memberitahukan bahwa tulisan saya tidak sesuai dengan tema yang sedang diangkat. Padahal saya tahu benar bahwa kalimat “tidak sesuai dengan tema” itu sebenarnya artinya adalah tulisan saya terlalu keras mengkritisi pemerintah. Setelah itu saya tetap mengirimkan tulisan saya, tetapi sepertinya saya sudah di-black-list.

Teman saya lalu mengajak saya untuk membuat blog. Katanya, saya bisa menuliskan apa yang saja di blog. Ketika itu saya hanya beberapa bulan ngeblog karena kesibukan kuliah semester akhir dan mulai melaksanakan penelitian. Ketika itu sebenarnya saya tetap ingin menuliskan pemikiran-pemikiran saya. Namun saya memiliki alasan ketika ditanya kenapa puasa menulis, “kan saya sedang sibuk penelitan,” begitu jawaban saya.

Sudah lama tidak menulis membuat saya sangat sulit untuk mulai menulis lagi. Untungnya saya bertemu dengan blog ini. Mulai ada ide untuk mempunyai blog dan mengurusnya dengan sebaik-baiknya. Kira-kira tiga bulan lalu saya mulai menulis di blog. Tetapi entah kenapa susah mendapatkan writing passion saya yang dulu lagi. Saya terus melatih kebiasaan saya menulis lagi. Di penghujung tahun 2010, saya berniat untuk ngeblog lebih rajin di tahun 2011 ini.

Sepertinya gayung bersambut. Di tahun 2011 ini, WordPress mengadakan program untuk memotivasi para blogger. Program WordPress itu dibagi menjadi dua, Post A Day 2011 dan Post A Week 2011. Dua program ini sebenarnya sama saja, blogger ditantang untuk menulis secara teratur. Post A Day 2011 menantang blogger untuk menulis setiap hari dan Post A Week 2011 menantang blogger untul menulis setiap minggu. Untuk mengikuti program ini, saya hanya perlu mendaftar di blog daily post, memasang banner Post A Day 2011, dan membuat tag PostADay2011 di setiap tulisan saya.

Saya langsung tertantang dengan program ini dan dengan sediki nekat saya memberanikan diri mengikuti program Post A Day 2011. Tak disangka-sangka saya bisa melewati 31 hari di bulan Januari ini tanpa melewatkan satu tulisan pun. Sebenarnya WordPress memberikan usulan tema setiap hari melalui email, tetapi saya tidak terpaku pada hal itu. Saya ingin menulis sebebas mungkin karena saya yakin setiap orang mempunyai kisahnya masing-masing.