Berapa Harga Tulisan Anda?

Ini bukan pertanyaan secara umum, tetapi khusus untuk blogger yang menulis di blognya. Bukan penulis profesional yang sudah menerbitkan bukunya. Nggak aneh lagi kan ya, jika kita memiliki blog, ada sebagian yang memanfaatkannya untuk menerima tulisan berbayar atau review. Ada yang menerima pekerjaan melalui broker, ada pula yang secara pribadi memperoleh pekerjaan karena pihak pengiklan menghubungi secara langsung pemilik blog melalui halaman kontak yang ada.

Saya sudah sering mendapatkan pertanyaan dari beberapa teman, entah karena iseng, kepo atau memang pengen tahu penghasilan orang lain 😆 berapa tarif saya menerima review di blog ini. Saya jawab sih, dengan harapan suatu saat dikasih kerjaan. Mungkin memang nggak langsung saat ini juga, tapi berharap suatu saat kalau butuh review, dia masih ingat sama saya. Dan beberapa waktu yang lalu saya pernah nulis soal iklan PPC dan Review, mana yang lebih menguntungkan. Di sana ada nominal disebut deh.

Harga Tulisan?

Nah, 13 jam yang lalu, ada yang berkirim email menanyakan berapa harga review di blog saya. Sambil langsung memberikan penawaran sih, sebenarnya. Tetapi, harganya masih di bawah standar. Menurutnya, karena blog PR 3 maka harganya $3, kalau PR 0 berapa ya? Yang pasti, untuk review yang hanya titip link, itu sudah sampai sepuluh dollar dapatnya. Padahal kita nggak perlu muji-muji dan lain sebagainya.

Apalagi, jika tulisannya bukan saya sendiri yang nulis. Itu yang jadi masalah. Kecuali Guest Blogger, yang memang ada standar penulisannya jelas, bolehlah ditulis oleh orang lain. Tetapi kalau review ditulis sendiri oleh yang mau direview? Di mana tanggung jawab saya sebagai pemilik blog jika ternyata produknya tidak seperti yang diiklankan?

Untuk review produk dalam bentuk lain, angka yang saya dapat pun bisa fantastis. Meski baru satu dua kali sih. Sepuluh kali lipat dari nominal yang saya sebut pertama tadi. Hayoo, kalau fast reading, pasti nggak ngeh deh berapa nominal tadi. 😆

Sekarang giliran Anda, berapa harga tulisan Anda jika ditawari menulis review? Apa saja persyaratannya? Atau masih milih iklan kelap-kelip menjual mimpi?

Pengalaman Nonton Sirkus Balagan Jakarta

Wah, lama juga ya saya nggak nulis. Yang pertama mau saya ceritakan yang sirkus Balagan Jakarta dulu kali ya.

Saya dapat tiketnya dari kuis di twitter. Dan sekali lagi, saya bukan yang pertama kali tau lho. Saya tau karena ada teman yang ikutan tapi nggak menang. Saya ikut yang periode berikutnya (gelombang 7) dan langsung dapet!

Dalam pemberitahuannya melalui DM, saya hanya dapat 1 tiket untuk nonton di hari Minggu seharga Rp. 400.000,- tetapi pas saya ambil di hari Sabtu (untung saya nggak jadi ambil tiket go show) saya dikasih dua lembar! Aha.

Jam 19.15 (padahal TedxJakarta belum bener-bener beres, masih banyak yang harus dikerjakan panitia) saya udah dijemput Dondon. Meluncurlah kami ke Ritz Carlton, Pacific Place. Telat dikit sih, pertunjukan sudah dimulai.

Balagan adalah sirkus yang seluruh pemainnya manusia, sama sekali tidak melibatkan binatang. Dan ini memang kali pertama saya menonton pertunjukan sirkus secara langsung. IMHO, dengan harga tiket yang semahal itu untuk dua jam pertunjukan, terhitung mahal ya. Begini alasannya. Saya duduk di bangku kelas Silver yang paling murah (yang gold seharga Rp.1.000.000,-), jauh dari panggung. Dan bangkunya itu nggak seperti bioskop yang berundak, setiap kelas sama rata, jadi panggungnya terhalang kepala penonton di depan kita, apalagi kalo penonton depan kita tinggi-tinggi posturnya. Huks, huks.

Kalau dari pertunjukannya sendiri, sudah pasti bagus. Kostumnya keren! Panggungnya luas dengan dekorasi dan tata cahaya yang bagus, dan tentu saja soundtrack yang beda. Lagu-lagu timur tengah yang diaransemen khusus untuk sirkus Balagan itu membuat kita makin menikmati pertunjukan. Hanya sedikit bagian pada saat penari tanpa kaki saja yang membuat saya sedikit bosan, sekitar 5 menitan.

Kesalahan-kesalahan kecil juga saya lihat terjadi, tapi masih bisa dibilang lancar kok pertunjukan. Ada yang agak kesulitan melipat besi-besi yang diputar-putar, ada yang tak sempurna posisi tangannya ketika duet ‘manusia six packs’ dan ada juga tarian yang nggak begitu kompak ketika 6 orang di 2 pipa. But it’s ok.

Yang saya suka adalah bagian atraksi laki-laki dengan roda berputar (ehm, sumpah seksi banget badannya!), dan bagian penutup, pasangan yang menari dan melayang dengan tali di udara. Kewl. (Nggak nolak kalo suatu saat dapat undangan untuk nonton lagi. *maruk*)

Maaf ya Mikha Matorin, bukan berarti saya dikasih tiket gratisan, trus nggak boleh ngasih masukan, bukan? *ngarep tim balagan ada yang baca tulisan ini*

Oiya, nulis ini kok malah jadi inget, saat nulis pengalaman ke Trans Studio, ya sudah pasti saya kritis dong ya, namanya juga saya jalan-jalan ke sana beli tiket pesawat pakai uang sendiri, nginep di hotel pake uang sendiri, beli tiket masuk Trans Studio pakai uang sendiri, nulis pengalaman di blog sendiri, bayar domain dan hosting tiap tahun pakai duit sendiri, eh, ada yang nyolot kenapa tulisan saya ‘negatif’ (Hmm, kapan ya Pak Chairul Tanjung bagi-bagi tiket jalan-jalan gratis ke Trans Studio? *dikeplak*). Ini aja Balagan yang ngasih gratisan Rp. 800.000,- masih saya kasih ‘sambel’ juga.

Terimakasih ya, buat tim Balagan Jakarta yang sudah ngasih saya kesempatan nonton pertunjukan yang keren! Nanti kalo ada pertunjukan lain, jangan malu ya kontak-kontak saya buat ikutan kuisnya. *ihik*

Teman-teman yang selalu tanya “Gimana sih caranya kok bisa dapat gratisan terus?” atau “kabar-kabari dong Mbak, kalau ada info kuis”, makanya buruan gabung di twitter. Info kuis itu datang dan hilang dalam hitungan menit (atau puluhan menit) jadi nggak mungkin dikabari lewat blog, baru selesai bikin postingan, kuisnya udah selesai deh. 😆

Pelan-pelan aja belajar twitter. Saya juga masih pemula kok. Jangan lupa follow saya @isnuansa, see ya!

Hadiah Kaos Dari Menulis Review

Hari Selasa yang lalu, ketika terjadi kericuhan di tempat saya kopdar, saya malah dapet rejeki. Kaos yang saya nanti-nanti akhirnya sampe juga.

Beberapa waktu lalu, saya menulis review tentang blognya Mashengky. Memang nggak seserius ketika saya mengerjakan Jambore on the Blog-nya Bhirawa, tetapi ya cukup serius juga lah bikinnya. Namanya juga berharap menang. 😛

Rupanya, memang pesertanya nggak terlalu banyak, jadi saya menang juga [semua peserta menang] dan dapat hadiah kaos keren dari MasHengky.

Cepet juga ya ternyata kirim kaosnya, saya lihat tanggal pengirimannya hari Senin 1 Maret jam 12.30an dari Bandung, eh, hari Selasa 2 Maret jam 11.30an sudah sampe di tangan saya hadiah kaosnya.

Hadiah  Kaos Dari Menulis Review

Langsung deh, narsis ambil foto dengan webcam komputer, dan diaplot ke Facebook. Permintaan MasHengky, foto dengan kaos hadiah ditag ke Facebooknya. Sukses, sudah dikerjain semuanya.

Makasih ya MasHengky, sudah ngasih hadiah kaos. Sering-sering aja nyelenggarain acara dan ngasih hadiah ke pembaca blog Ngobrol Seputar Bisnis Online. 😉

Inilah salah satu manfaat kita menjadi seorang blogger, dapat menggunakan blognya sebagai sebuah sarana berbagi ilmu, memperluas jaringan dan mendapatkan hadiah – hadiah tak terduga.

Bagaimana dengan Anda? Pernahkah memperoleh hadiah dari blogger lain?