Ketika Tulisan Di Salin Tempel

Dua hari yang lalu saya menulis sebuah pertanyaan “Apakah yang akan Anda lakukan jika tulisan Anda di salin tempel di sebuah blog yang jauh lebih populer dari blog Anda?

Saya bertanya hanya sekedar ingin tahu saja jika Anda mengalami hal tersebut. Tentu saya bertanya karena saya telah mengalami sendiri. Beda kasusnya, tak seperti biasanya tulisan saya di salin tempel. Jika selama ini saya juga selalu membiarkan saja, kemarin agak sedikit geram.

Tapi membaca masukan dari Mas Rismaka, saya akhirnya jadi melupakan masalah itu. Ya sudahlah. Memang sudah terjadi, mau diapain lagi? Meski awalnya saya merasa permintaan maaf melalui email saja belum cukup, ternyata memang lemah sekali masalah kopi paste dan bajak membajak ini.

Apa iya ya, saya harus berbangga hati sebuah tulisan saya mendapatkan apresiasi yang tinggi dari orang lain, meski tanpa adanya pengakuan bahwa tulisan tersebut hasil karya saya?

Terimakasih buat teman-teman lain yang sudah memberikan masukan melalui kolom komentar: Dheny Ghasner, Budiastawa, Iskandaria, 2R, Mandor Tempe, Dewa Bantal, Marsudiyanto, Nanang, Rime, dan Kang Yudiono. 😉

Bagaimana Jika Tulisan Di Salin Tempel?

Hallo, saya hanya ingin mengajukan pertanyaan singkat, sebelum meneruskan kembali seri jalan-jalan ke Makassar.

Apa yang akan Anda lakukan jika tulisan Anda tiba-tiba berada di sebuah blog terkenal, blogger sukses, dan mendapatkan lebih 300 komentar di sana?

Seperti biasa, jangan asal-asalan ya, siapa tahu dapet backlink nanti dari saya. 😉

Makasiiihhh… :p