Kuliner Ketika Mudik, Wedang Ronde dan Teh Poci

Wedang Ronde

Teh Poci

Baru ngerasa keren kalo nongkrong di rumah makan mewah, nggigit steak, atau ngunyah sushi? Ya nggak masalah kalau kantong Anda tuebel. Buat saya yang belom sanggup makan begituan sehari-hari, yang dicari ya makanan yang murah meriah sahaja. 😀

Waktu mudik kemarin, ada dua yang saya nikmati. Dua-duanya sebenernya minuman sih, bukan makanan. Yang satu Wedang Ronde, dan satu lagi Teh Poci.

Wedang Ronde, seporsi cuma limaribu rupiah. Wedang Ronde berisi ronde (bulatan ketan), kacang goreng tanpa kulit, dan potongan roti tawar dalam air rebusan jahe dan sereh. Dimakan panas-panas, hmmm, yummy!

Yang kedua adalah Teh Poci. Sebenernya ya sama saja dengan Teh biasa, cuma dibikinnya di dalam Poci, bukan di teko plastik atau di dalam gelas beling. Dan minumnya dengan gula batu, bukan gula pasir. Sambil lesehan dan ngobrol, pasti lebih asyik.

Saya ketemu dengan dua teman dari twitter sewaktu di Klaten, @koestomo dan @sajakrerindu. Ngobrol ngalor-ngidul tentang dunia online, yang memperkenalkan kami. Nggak ada yang saya sukai selain kegiatan-kegiatan yang membumi seperti itu.

Makanan atau minuman apa favorit Anda ketika mudik?