Cara Menang Kontes SEO

Sebelum Anda membaca lebih jauh, dalam postingan ini Anda tidak akan diajarkan “teknis” dan “triks” cara menang kontes SEO. Lha, gimana sih, judulnya cara menang kontes SEO, tapi katanya isinya bukan? Hehehe, susah cari judul yang tepat.

Saya sendiri kan belum pernah menang dan merayakan kemenangan di sebuah kontes SEO, seharusnya belum pantas menulis postingan ini, tetapi kemarin hasil jalan-jalan ke blog berbahasa Inggris, menemukan beberapa artikel bagus yang mungkin bisa dibagikan di blog ini dengan harapan saya sendiri dan Anda semua bisa belajar bersama-sama bagaimana cara menang kontes SEO.

Saat ini moment yang saya pikir tepat untuk menulis artikel tentang SEO karena banyak sekali kontes SEO diadakan di Indonesia. Dan pertanyaan yang pasti ada di benak pemilik blog sebelum memutuskan untuk mengikuti kontes SEO adalah: “Bagaimana caranya agar saya bisa memenangkan kontes SEO?”

Pahami Peraturannya

Ada peribahasa berkata: Jangan menyelam ke laut tanpa kita ketahui seberapa dalam laut tersebut. Walaupun hanya sekedar gambaran [bukan merupakan angka pasti], jika kita bisa membayangkan kedalaman laut, kita bisa ‘mempersiapkan diri’ untuk menyelaminya. Persiapan akan menentukan sampai sejauh mana kita berhasil menyelam.

Satu hal yang harus dipahami sebelum ikut kontes SEO adalah seperti apa peraturannya. Syarat apa saja yang disebutkan oleh penyelenggara. Apakah hadiah yang diberikan seimbang dengan usaha yang akan dilakukan?

Kenali Kemampuan Diri

Setelah memiliki bayangan atas kontes SEO yang akan diikuti, lebih jauh yang perlu Anda tanyakan adalah: “Dapatkah saya menang kontes SEO tersebut?”

Secara realistis Anda harus mengukur pengetahuan dan kemampuan Anda dalam menerapkan SEO.

Seperti saya yang masih newbie dalam hal SEO ini, berpikir untuk memulai mengikuti kontes sekedar sebagai sarana untuk belajar. Bukan terpaku pada cara memenangkan hadiahnya.

Untuk seorang newbie atau yang baru pertama kali mengikuti kontes SEO seperti saya, jika ada dua, tiga kontes SEO dalam waktu yang bersamaan, perlu dipertimbangkan untuk mengikuti salah satunya saja. Pilih kontes yang lebih sedikit kompetitornya, karena semua usaha yang kita lakukan dalam mengikuti sebuah kontes SEO memerlukan waktu yang lumayan besar. Mungkin tidak akan sebanding dengan apa yang akan diperoleh, apalagi jika sampai gagal.

Resiko kehilangan waktu kita yang sangat berharga [yang biasanya kita pakai untuk mengembangkan blog kita] seringkali tidak sebanding dengan hadiah yang mampu kita capai.

Gunakan Strategi

Jika Anda sudah sering mengikuti kontes SEO, maka Anda akan tahu langkah apa yang bisa bekerja dan berhasil dengan baik, dan mana yang tidak. Lakukan yang berguna saja. Tentu langkah dan cara untuk menang SEO selalu berubah dan berkembang seiring perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam Google sendiri.

Mencoba dan mempelajari dan akhirnya mengadaptasi strategi lawan juga diperlukan. Meskipun akhirnya tidak menang kontes SEO, Anda pasti sudah mendapatkan triks baru untuk mengikuti kontes SEO selanjutnya.

Apakah Anda tertarik mengikuti salah satu Kontes SEO di Indonesia?

—————————————————————

Posting Terkait:
1. Mengejutkan!: Ingin tahu apa yang membuat saya terkejut?
2. Kualitas Tulisan Blog: Setiap blogger pasti ingin blognya memiliki trafik tinggi. Tetapi, apakah tulisan Anda sudah berkualitas?

Panduan SEO Bagi Pemula Oleh Google

seo-gambar-dari-flashdaweb-dot-com

Google secara resmi menyebutkan beberapa panduan untuk menerapkan SEO bagi pemula.

Beberapa yang harus dihindari dalam menulis konten yang bagus antara lain:

1. Banyak salah tulis, tidak rapi dan salah gramatika. Contoh yang harus diperhatikan adalah tanda baca titik, koma, dan terbalik susunan huruf karena terlalu cepat mengetik. Saya membaca salah satu Ebook Jhon Chow yang menyarankan selalu membaca ulang tulisan sebelum di publish. John Chow sendiri bisa sampai 6 kali [what a number!] membaca ulang sebelum menekan tombol publish. Dia menulis di HTML mode, menyalinnya ke dalam Microsoft Word untuk memastikan grammar-nya benar, tidak ada kesalahan ketik, kembali disalin ke website dan baru menekan publish. [Sttt, John Chow adalah salah satu yang memperoleh nilai yang buruk dalam pelajaran mengarang! Tapi lihat websitenya, salah satu favorit saya!] Dan jangan lupa untuk membacanya setelah dipublish, lantas segera memperbaiki jika ternyata ada kesalahan setelah dipublish. Apa yang ditekankan John Chow, mungkin sepertinya sepele, tetapi Google juga menginginkan hal serupa. Ini jika blog Anda ingin SEO friendly di matanya.

2. Berbuat curang menyembunyikan teks dari mata manusia, tetapi menampilkannya bagi search engine. Bagaimana bisa? Ya. Contohnya seperti keyword-keyword lendir, yang Anda malu jika sampai terlihat ada di blog, tetapi masih ‘kebelet‘ juga ingin merasakan nikmatnya trafik tinggi dari search engine. Anda mungkin terpikir untuk ‘menyamarkan’ kata-kata tersebut dengan warna yang sama dengan background blog Anda. Jangan dilakukan. Saat ini sudah banyak yang mengeluhkan halaman blognya masuk sandbox Google karena melakukan teknik ini. Capek-capek nulis, kalau Google tidak mau mengindex, buat apa?

Nah, itu dulu deh 2 hal yang sebaiknya Anda hindari jika ingin tampil sempurna di mata Google.

—————————————————-
Nunik, selama ini mencoba selalu proof read terhadap tulisannya 😉

4 Tips Mendatangkan Komentar di Blog

Menulis Komentar

Kegiatan ngeblog rasanya belum lengkap tanpa blogwalking dan meninggalkan komentar di postingan orang lain. Banyak pelajaran dari para master bloger, bahwa kegiatan mengomentari tulisan orang lain bisa mendatangkan trafik yang tinggi bagi blog kita –disamping-backlink-yang juga-bisa-kita-dapat.

Kenapa kita bisa mendapatkan trafik tinggi hanya dengan meninggalkan komentar? Karena bloger, selain membaca isi postingan, juga membaca beberapa komentar pertama yang ada dalam postingan tersebut. Dan bila dia merasa tertarik dengan isi komentar atau memang sedang menginginkan untuk blogwalking, maka dia akan menuju kepada blog pemberi komentar tersebut, yaitu blog Anda! Tentu ada syaratnya kondisi tersebut dapat dipenuhi. Apa saja?

1. Selalu menjadi yang pertama dalam berkomentar. Ini bukan berarti Anda boleh selalu menuliskan kata semacam ‘PertamaX’ di setiap postingan blog. Memang ada semacam keakraban yang dibangun antar sesama bloger –sehingga-belakangan-muncul-istilah-seleb-bloger-dengan-komentar-amat-banyak-, namun untuk beberapa bloger, menemui kata tersebut dalam postingan –yang-bisa-dibilang-serius- adalah sebuah kekecewaan tersendiri. Bagaimana caranya untuk bisa berkomentar pertama di postingan yang biasanya mempunyai puluhan komentar? Berlanggananlah feed mereka, dan Anda akan selalu dikabari ketika mereka memiliki postingan terbaru. Atau, jika blog tersebut mengupdate dua sampai tiga kali sehari, pelajari kebiasaannya pada jam-jam berapa saja mereka posting, tidak ada salahnya untuk menunggu. 😉

2. Meninggalkan komentar yang berupa pertanyaan relevan dengan isi postingan yang ada. Hal ini akan menarik beberapa pemberi komentar selanjutnya untuk mengetahui lebih jauh tentang Anda.

3. Jangan bertele-tele dalam berkomentar. Menuliskan komentar yang singkat, mudah dimengerti dan sesuai dengan isi postingan. Komentator selanjutnya hanya akan secara sekilas membaca komentar sebelumnya. Mereka tidak memiliki banyak waktu untuk membaca komentar yang panjang dan berbelit. Selera humor yang tinggi dan cerdas juga bisa menarik perhatian komentator untuk membaca blog Anda.

4. Lupakan meninggalkan komentar yang berisi link promosi. Link sebaiknya hanya jika Anda memberikan informasi yang berhubungan [pro] atau kontra dengan isi postingan. Ingat, Anda sudah diijinkan untuk menuliskan alamat website Anda di kolom identitas, tidak perlu menitipkan deep link di kolom komentar. Bisa-bisa, komentar Anda malah dianggap sebagai spam.

Bagaimana kebiasaan Anda berkomentar?

—————————————————————
Nunik yang kadang juga berkomentar PertamaX 😉