Related Post untuk Blogspot

Tulisan ini adalah hasil karya David Khoirul. Add Facebook David di sini. Jika Anda ingin menjadi Guest Blogger baca peraturannya.

~~~

“Artikel Terkait”untuk Blogspot

WordPress mempunyai plugin untuk Related Posts. Plugin ini menciptakan tautan yang mengarah pada artikel-artikel yang berkaitan. Ini membantu meningkatkan penengokan halaman (page view). Cara kerja plugin ini sederhana. Semisal Anda menulis sebuah posting berjudul Pengaruh Facebook, maka di bawah artikel tersebut, blogmu akan secara otomatis menciptakan daftar tautan judul posting lainnya yang berkatian dengan Facebook, seperti: Pengharaman Facebook, Facebook Membuat Gila, dsb.

Sayangnya, ini hanya ada pada wordpress. Anda, yang ngeblog di blogspot, tidak dapat menikmati plugin-pluginan seperti di wordpress. Ini sering membuat kendala. Dan ini menyebabkan banyak blogspotter berpindah ke mesin wordpress, yang konon sangat fleksibel.

Namun sekarang ada satu cara untuk membuat tautan Related Posts di blogspot. Seperti halnya Related Post di wordpress, blogmu di blogspot akan menciptakan link dari judul-judul artikel di halamanmu yang mempunyai kaitan satu sama lain. Kaitan tersebut didasari dengan kategori. Setiap posting, yang memiliki kategori yang sama dengan posting lain, akan tampil pada daftar related post di bawah artikelmu.

Berikut langkah sederhananya:

Login ke dashboard blogspotmu

Tekan layout dan kemudian Edit HTML

Beri centanng pada Expand Widget Templates

Temukan kode berikut <p><data:post.body/></p>

Setelah ketamu, paste kode berikut, tepat dibawah kode diatas:

Sekarang temukan kode ]]></b:skin>

Setelah ketemu, paste kode berikut dibawahnya:

Selesai

Blog WordPress Gratisan, Rocks!

Beberapa hari ini, saya nggak bisa jalan-jalan membuka blog teman-teman yang biasanya saya intip. Buat nulispun, kalang kabut waktunya. Sudah siap-siap nulis, ada saja halangannya. Jadilah saya sekarang ini curhat yang nggak mutu.

Membuka feed reader saya, sudah pasti. Membacanya dari hand phone dudul saya, iya. Tapi kalo untuk berkunjung langsung menuju blog teman-teman, nggak memungkinkan jika melalui hand phone itu, jadi ya pilih-pilih saja.

Nah, belakangan ini saya baru menyadari, jika membuka blog dari hand phone menggunakan Opera Mini, kok, yang berbasis WordPress, terutama yang gratisan [wordpress.com] sangat enteng. Rupanya, mereka kebanyakan memiliki mobile version dengan theme buatan Alex King. Hanya membutuhkan waktu 1 sampai 2 detik untuk terbuka, dan hanya sebesar 2 sampai dengan 4 KB.

Sebagai gambaran, blog saya jika dibuka melalui Opera Mini hand phone dudul saya, besarnya bervariasi mulai 18 sampai dengan 22 KB [baik untuk homepage maupun untuk single page]. Halaman lain yang berbasis Blogspot, malah lebih besar lagi. Dan ukuran yang hampir sama [bahkan ada yang sampai 28 KB] juga dimiliki oleh teman-teman yang sudah memiliki hosting sendiri.

Saya jadi bertanya-tanya, apakah karena sudah berbayar, lantas ukurannya menjadi besar dan berat, ataukah karena theme yang digunakan, sehingga banyak blog yang masih gratisan, enteng sekali dibuka karena memiliki versi mobile-nya?

Dan sayapun iri: pengen memiliki blog yang ringan dibuka melalui versi mobile.

Makanya, beberapa malam ini saya terbantu: dengan punggung yang sudah tidak mampu diajak duduk, saya klekaran [terlentang] plus mata yang menyipit, tapi masih mampu membuka beberapa blog [yang sengaja saya pilih berdasarkan tebak-tebakan iseng] dan memberikan komentarnya. Terselamatkanlah, blog saya juga terlihat masih ‘hidup’ dan tetap mendapatkan komentar, meskipun sang empunya blog nggak bisa ngeblog dengan ‘sempurna’.

*Balik menghilang pengen belajar bikin blog versi mobile*

Ngeblog Itu Mudah

Ngeblog itu mudah. YA. Anda dapat memiliki sebuah blog dengan cepat. Bahkan jika Anda harus memulainya dari awalpun, sangat gampang membuat blog.

Ketikkan kata kunci “cara membuat blog” dan Anda akan dituntun untuk prosesnya. Tinggal pilih, mau di blogger, blogdetik, multiply, dagdigdug atau di wordpress. Jadi sudah.

Tinggal menulis saja. Mengisinya dengan tulisan kita. Menulis dan terus menulis. Cukup.

Wow, ternyata saya salah. Ngeblog tidak mudah. Saya meralat ucapan tadi.

Banyak tulisan sudah saya buat, tetapi kok hanya sedikit yang mau baca. Yang berkomentar apalagi, bisa dihitung dengan jari satu tangan. Page view rendah. Bounce rate tinggi. Pelanggan RSS belum ada. New visitor rendah. Return visitor jarang. Page rank nggak dapet dapet. Alexa puluhan juta. Di manakah letak kesalahannya?

Ya di persepsi tadi!

Saya menganggap ngeblog itu mudah, padahal tidak!

Saya memiliki kegiatan utama yang harus terlebih dahulu dikerjakan. Ada keluarga yang memerlukan kehadiran dan perhatian kita. Ada orang orang di sekeliling kita yang perlu bantuan. Ada blog yang harus dikembangkan. Semua menuntut waktu kita.

Manakah yang menjadi prioritas, tujuan ngeblog kita yang harus disesuaikan. Sampai saat ini saya kagum dengan bloger yang mampu memanage waktunya dengan baik sehingga semuanya berjalan lancar.

Untuk membuat ngeblog menjadi mudah, dan bukan sebagai beban, kita harus kembali kepada tujuan ngeblog itu sendiri.

Jangan hanya terpaku pada standar atau ukuran keberhasilan bloger lain. Mungkin memang satu dua ada bloger yang hebat di segala sisi. Tetapi fokus pada tujuan ngeblog akan membuat ngeblog menjadi sedikit lebih mudah. Jika targetnya hanya membuang racun pikiran, tak usah risau soal PR. Alexa apalagi.

Saya cukup senang dengan mampu memproduksi tulisan hampir setiap hari, dan hanya mendapatkan komentar di bawah 10 per tulisan, dengan harapan apa yang menjadi cita cita saya dua tiga tahun ke depan dapat terwujud.

Bagaimana dengan Anda, ngeblog itu mudah atau tidak?

PS: Jangan tanya cita cita saya.