Tulisan Selingan Dini Hari

Sebenarnya mata saya sih sudah ingin terpejam. Pundak juga sudah pegel-pegel. Meskipun hari Sabtu, tetep saja seperti hari kerja. Malah lebih parah. Karena dari bangun tidur saya sudah langsung online, menulis buat blog ini, memperhatikan timeline twitter, sambil mencuci baju juga. Bener-bener capek.

Malamnya, masih harus nonton teater. Cerita detailnya nanti ya setelah tulisan yang ini. Pulang-pulang sudah Minggu pagi, dan dilanjutkan dengan upload foto-foto di Facebook. Iseng aja tadi buka broker review yang udah lama nggak dibuka, eh, kok tumben ada kerjaan lagi. Tapi, deadline-nya kok ya 7 jam dari waktu saya terima kerjaannya. Terpaksa deh nulis buat thoughts meski kondisi badan sudah nggak karuan, hehehe.

Alasannya satu, meski bayarannya kecil dibandingkan yang lainnya, yang ini boleh ditulis dalam bahasa Indonesia. Jadi sekitar 10 sampai 15 menit sudah bisa selesai. Trus pembayarannya nggak pake minimal payout segala. Berapapaun kita dapat dalam satu bulan, langsung dikirim. Lumayanlah buat beli pulsa.

Toh, syaratnya kan nggak susah kalo nulis review. Yang paling utama dihitung adalah jumlah kata yang biasanya diminta adalah minimal 200. Dan jika pemasangan link serta anchor text-nya benar, langsung diterima. Jadi ya, nggak ada salahnya buat saya menunda tidur 30 menit buat nulis ini.

Eh, tapi, jadi tertunda nih nulis tentang teater yang tadi saya tonton, padahal udah dapet separo. Sabar ya, nanti bangun tidur dilanjut lagi. Sekaligus ngetes, tulisan macam ini, diterima nggak ya? 😆

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

4 thoughts on “Tulisan Selingan Dini Hari”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge