Belakangan ini saya asyik maenan twitter. Bahkan untuk update blog saja rasanya malas. Saya keasyikan bersosialisasi dengan teman-teman memakai media 140 karakter saja.
Di blog, sudah sering banget kan Anda mengalami permintaan bertukar link secara tiba-tiba? Tak ada angin, tak ada hujan, entah muncul dari mana asalnya, bahkan mungkin belum benar-benar membaca apa yang Anda tulis, serta merta langsung mengucapkan: tukar link yuk.
Yang sudah ratusan kali berkunjung ke blog ini, baca tulisan-tulisan nggak penting saya, komentar dengan cara-cara yang baik saja belum saya pasang link blognya di sini, kok yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah langsung minta tukar link. ![]()
Label atau cap yang akan dialamatkan ke saya, nggak akan ngaruh tuh. Di facebook sempat ada yang keki dengan saya dan nggak seolah nggak percaya bahwa di dunia ini ada blog yang tak memiliki blogroll. ![]()
Udah ah, pendahuluannya kok bikin saya keketawaan aja dari tadi. Intinya, sekedar mengulang pernyataan saya: maaf, saya tidak menerima ajakan bertukar link.
Nah, di twitter, saya sering menemui kalimat seperti ini:
I recently lost a follower, and thanks to who[dot]unfollowed[dot]me, I know it was @xxxx #whounfollowedme
Itu salah satu kemudahan di twitter, bisa segera mengetahui jika ada yang berhenti berlangganan timeline yang kita miliki.
Saya kok langsung teringat dengan tradisi bertukar link diantara sesama blogger. Taruhlah kita memang hobi bertukar link, lantas kelemahannya, adakah jaminan bahwa blogger tersebut tetap akan memajang link blog kita di blognya?
Kita tentu saja tidak bisa mendeteksinya dengan berkunjung dan mengecek satu per satu setiap harinya hanya untuk memastikan link blog kita masih ada di tempatnya.
Adakah alat seperti who[dot]unfollowed[dot]me, yang bisa mendeteksi dengan cepat, siapa-siapa saja blogger yang mencopot link kita dari daftar blogrollnya?
Jika ada, tentu itu salah satu pertimbangan untuk dapat melakukan aktifitas tukar link, tentu saja dibarengi dengan syarat-syarat lainnya yang mendukung seperti tema tulisan dan kualitas blog. ![]()
Berlangganan via email yuk! Agar bisa menerima artikel terbaru dari blog isnuansa.com
Nb: Buka email anda & klik link konfirmasi berlangganannya.

wah saya juga pengen tukeran link
wkwkwkwkkwk
mba nunik, emang kalo twitter gimana sih maennya?
*kagak ngarti makanya ga pernah buka*
:p
julie selesai posting gen pengumpul sepatu part 2
emang nyatanya banyak blogger yang cuma nyari backlink dengan tukeran link, saya masih ingat ketika awal saya ngeblog, sulit sekali untuk tukeran link kecuali dengan blog2 seangkatan dengan PR yang sama.
Tetapi setelah blog ber PR 3 mudah sekali teman blogger meminta tukeran link.
Kalo menurut saya tukeran link bukan hanya dengan niat untuk backlink tapi harus lebih kepada untuk saling bersilaturahmi.