Waktu Terbuang Dalam Membalas Komentar

Menulis Komentar

Saya baru menyadari, banyak sekali waktu saya yang tebuang dalam membalas komentar. Kenapa? Karena saya membaca komentar dua kali.

Lihat bagaimana saya menghabiskan banyak waktu dalam online, tanpa hasil yang signifikan:

  • Menit ke 0 sampai menit ke 30. Membuka email. Membaca satu per satu email yang masuk. Padahal seluruh komentar dan notifikasi facebook dikirimkan ke email. Membalas email penting yang ada.
  • Menit ke 30 sampai menit ke 45. Membuka Facebook. Meski tabnya dibuka bersamaan dengan email, tetapi nggak bisa dibaca bersamaan kan? 😉 Membaca notofikasi [lagi]. Sekilas membaca status teman di Beranda, komentar 1 atau dua status. Cek komentar di status dan foto, membalas. Menerima pertemanan. Mengucapkan ulang tahun. Tutup Facebook.
  • Menit ke 45 sampai menit ke 90. Buka blog. Baca komentar [lagi]. Tadi padahal sudah baca satu per satu via email. Balas semua komentar yang masuk. Upload postingan terjadwal [jika ada].
  • Menit ke 90 sampai menit ke 150. Buka Bloglines. Cek blog teman-teman yang update, jika ada yang menarik, kunjungi, tinggalkan komentar. Tetapi kebanyakan dibaca dari Feed Reader saja, terutama blog-blog bule, karena nggak pernah komentar di sana, cukup disedot ilmunya.
  • Menit ke 150 sampai menit ke 180. Googling, blogwalking, cari referensi dan ide tulisan baru.

See?

Anda juga bisa menuliskan daftar kebiasaan online Anda untuk mengetahui efektifitas kegiatan ngeblog Anda. Jangan pernah berkata “Wah, saya baik-baik saja tuh!” sampai Anda mencobanya. Sediakan kertas dan ballpoint ketika Anda duduk online dan tuliskan apa yang Anda kerjakan selanjutnya. Gunakan sebagai evaluasi. Sudah sesuaikah dengan tujuan [goal] yang ingin Anda capai dan usaha [waktu] yang Anda gunakan? Saya sudah mencoba dan ternyata memang ada yang salah.

Sekarang, saya membalik urutan saya dalam ngeblog, dengan membuka blog dan Facebook terlebih dahulu, baru membuka email untuk menghindari terbacanya komentar dan notifikasi dua kali.

Bagaimana dengan kebiasaan Anda?

——————————————————-

Tulisan lain yang perlu Anda baca:

14 thoughts on “Waktu Terbuang Dalam Membalas Komentar

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Saya buka blog sekaligus buka email (pake thunderbird) buat ngeliat seluruh email yang masuk termasuk notifikasi komentar. Habis itu lihat reader buat ngeliat teman-teman yang update. Udah, deh langsung bloghicking.

    Ini kan udah KetigaX?

    Bukanya sekaligus, tapi bacanya nggak sekaligus kan?

  2. ketiga, buka blog n bLz komen (kaLo ada).. keempat, buka Feed Reader n Blogwalking.. semua itu dilakukan sembari nuLis kode-kode PHP & MySQL pake Adobe Dreamweaver…

    Mas Hari, nanti kalo saya bingung kode2 php boleh tanya nggak? 😆 :mrgreen: 👿

  3. Wah sama. Saya juga kadang lupa tujuan online kalau udah buka blog. Pasti jadinya posting (tinggal copy dari dokumen yang udah saya tulis), buka komen, follow up comment, bales ninggal komen. Udah tau-tau sudah saatnya tidur. Lappy nyala ampe pagi gak diprehatikan. 🙁 🙁 🙁

    Itu namanya buang-buang energy 😆 kasihan sodara kita yang di Makassar mati listrik ampe 8 jam per hari [malam lagi] akibat kekurangan daya…

    Saya juga suka gitu, ding…

  4. saya mencoba untuk tidak mencampur adukkan antara blogging, email dan facebook. Terus HP saya bebas internet.
    Dikecualikan ketika register dsb di beberapa forum yang kali itu harus buka email, ya itu memang cerita lain.
    Hal ini untuk mencegah hal-hal yang kurang fokus.
    Trims Mbak Is atas artikel yang bermanfaat untuk bahan koreksi saya selanjutnya. Salam 🙂
    .-= arkasala´s selesai [nulis] ..Forum dan Komunitas =-.

    Memang intinya masalah susah fokus. Apalagi facebook tuh, kadang lupa ingatan, padahal nggak terlalu suka juga, apalagi kalo udah keranjingan facebook ya, pantesan banyak temen saya yang dulu blogger, sekarang quit. :mrgreen:

  5. Buat aku sih balas komen itu hal utama karena dari komenlah jalinan silaturahmi itu terbentuk dan balas komen langsung dari admin blog. so online ya utk blog, BW dan komen kemana-mana.. sesuai dengan mottoku: silaturahmi is rizki.
    Salam silaturahmi selalu dari Kuningan yang adem.

    Pantesan sering kesini, hobinya BW ke mana-mana… 😆

  6. yang pertama bundo selalu buka google reader dulu, dan panik klo postingan nunik sudah ada dua :mrgreen:

    Saya mencoba posting setiap hari Bundo, jadi selalu saya jadwalkan postingannya…

  7. weleh, kalau saya sih gampang, gunakan filter di email agar notifikasi dari fesbuk dan komen di blog masuk ke foldernya masing, setelah itu ketika buka email cukup ‘select all’ lalu ‘delete’ hehehe… kalau mau sekalian aja setting di fesbuk agar tidak ngirim notifikasi 😀
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Definisi Hiatus Pada Blog =-.

    Agak susah juga kalo nggak dikirim ke email, soalnya saya perlu juga cukup buka email, semua bisa dibaca, terutama kalo siang atau malem hari, jadi nggak perlu buka blog, jawab komennya dirapel aja.

  8. boleh tahu bloglines bulenya mbak?…
    Biasanya blog bule itu selangkah lebih maju daripada blog lokal, Trend lokal setahu saya banyak yang mengikuti trend blog bule 6 bulan atau setahun yang lalu.
    Terima kasih
    .-= hafid suhadak´s selesai [nulis] ..Tiga Strategi Pembuatan Konten Blog =-.

    Maksudnya bloglines bule itu apa? Kalo saya langganan blog bule banyak banget, seperti John Chow, Yaro Starak, Darren Rowse, Daniel Sccoco, Brian Clark dll. Terutama yang blognya tentang blogging.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge