When September Ends

 When September Ends

Hujan kini sudah mulai turun setiap hari. Debu-debu yang beterbangan di udara berganti dengan tiupan angin yang menusuk tulang jika jaket yang mulai kumal ini tak kupakai. Jalanan yang kulalui mulai sepi. Hanya satu dua yang tampak melintas. Yang lain mungkin sudah tidur di balik selimut hangat setelah beberapa teguk teh manis sebelumnya.

Genggaman hangat tangan yang biasa menemaniku tak lagi kurasa. Hembusan nafas terengah yang kudengar hanya keluar dari mulutku sendiri. Untungnya bis yang kutunggu segera tiba, jadi aku tak harus sendirian terlalu lama di pinggir jalan. Kumasukkan tanganku ke dalam tas. Kudekap hadiah yang tadi siang kubeli. Besok, ulang tahunmu.

~~~

Aku sudah berjanji pada diri sendiri untuk melewati jalan lain esok hari. Malam ini yang terakhir kalinya aku ke sini. Semuanya tampak masih sama seperti 5 bulan yang lalu. Bunga di ujung lorong kuncup beberapa. Pintu-pintu telah terkunci rapat. Aku melangkah perlahan, berjongkok di depan pintu kamarmu, meletakkan bungkusan hadiah dan segera berlalu.

Sorry for the things that I did not say, how you are the best thing in my world, bisikku lirih.

~~~

Kata maaf yang kuucap kesekian kali, mungkin tak berguna lagi. Penghianatanku adalah pertanyaan yang tak mampu kau dapatkan jawabannya, katamu waktu itu. Kini, kuberharap persahabatan kita seperti yang dulu karena aku kembali ke kota ini setelah sekian lama pergi.

~~~

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

16 thoughts on “When September Ends”

  1. Sekarang sudah Oktober ya.. 😀

    Numpang tanya nih mbak.. kok saya kesulitan ya (dalam arti akses lambat atau suka error) jika masuk dan kasih koment ke beberapa blog berdomain dot com..?

    Ya itulah blog berat [loadingnya lama]. Biasanya banyak gambar berukuran besar atau javascipt dan plugin yang banyak dipasang.

  2. Pagi mbaq,,, Terkadang penghianatan yg kita lakukan adalahh keputusan terbaik untuk meng-cut deritanya. Toh tak semua orang bisa kita penuhi harapannya… Cuma sesekali kita berharap dirinya mendapat bahagia dengan dunianya…

    (engga nyambung ya?… 😛 )
    .-= casrudi´s selesai [nulis] ..Angkat Topi Untuk Pengarang Buku =-.

    Nyambung kok, n de best komen malah… Berarti diresapi nih ceritanya.

  3. lha, di bali musim hujan baru berhenti, sekarang mulai panas lagi :mrgreen:
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Selamat Bekerja Pak Presiden =-.

    Jakarta malah belom pernah hujan… :mrgreen:

  4. sahabat pergi menginggalkan kenangan indah..
    oh yah mulai musim hujan yah..? tapi beberapa hari ini puanase puol..!

    Namanya juga cerita, Ooomm, ya didramatisir tho…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge