5 Cara Meningkatkan Page View Blog

Saya sudah pernah menulis tentang Arti Page View dan Bounce Rate. Bagi yang belom pernah baca, silahkan dibaca lebih dulu ya. 😉

Page View adalah nilai rata-rata jumlah halaman blog kita yang diakses oleh satu orang dalam satu kali kunjungan.

Dengan rata-rata jumlah pengunjung harian sekitar 100 sampai dengan 150 orang, page view yang diperoleh blog ini berkisar 250an. Artinya, angka page view baru sebesar 2 koma sekian. Sudah lumayan bagus menurut ukuran saya, berhubung jumlah tulisan saya masih sedikit. [Tulisan saya yang lama hilang semua 6 bulan lalu]

Sebelum saya menulis lebih jauh tentang cara meningkatkan page view versi saya, Anda bisa juga membaca tulisan Kang Nawar tentang hal yang sama, 6 Cara Meningkatkan Page View Blog. Ada yang sama, ada pula yang agak beda dengan versi saya.

1. Membuat Read More.

Ini metode yang paling mudah untuk dilakukan. Buatlah tulisan Anda hanya muncul sebagian, dan untuk membaca sisanya, perintahkan mereka memencet satu buah tombol lagi. 😆

Tetapi, ini juga pisau bermata dua. Jika Anda tidak mampu membuat pembaca penasaran melanjutkan membaca sisanya, bisa jadi mereka malah kabur, berpindah kepada blog yang lain lagi.

Jika ada pertanyaan “Kenapa isnuansa.com nggak pakai read more?” Alasannya sangat sederhana. Tidak bisa! 😆 Entahlah, kenapa theme saya ini tidak bisa dibikin read more atau apalah sebabnya, secara manual saja dilakukan tetap tidak bisa. Ya sutralah, demi mengejar nilai page view yang lebih tinggi lagi, cara pertama ini tidak bisa saya terapkan.

2. Deep Linking.

Saya lebih menyukai istilah John Chow ini. Deep linking adalah ketika kita memberikan link kepada postingan kita yang lain, spesifik kepada judulnya, bukan kepada halaman home blog kita.

Sekali lagi, gunakan anchor text dan keyword yang tepat. Tetapi, saya terkadang juga menyukai sedikit kreasi, dengan menggunakan kata-kata yang justru agak tidak berhubungan dengan keyword yang dimaksud.

Memang, untuk sebagian blogger yang membutuhkan informasi tentang tema sejenis, akan kecewa karena mendapati tulisan yang dilink ternyata tidak sesuai harapan. Tetapi setidaknya jika kita menggunakan kata yang menarik minat orang lain untuk mengklik, kita akan memperoleh page view lagi.

3. Berikan Lebih Banyak Alternatif.

Pasang Daftar Tulisan Terbaru, Kategori Tulisan, Tulisan Terpopuler, dan Related Post. Dari daftar-daftar tersebut, memungkinkan pengunjung blog memiliki banyak alternatif tulisan untuk dibaca.

Secara alamiah, jika pembaca blog menyukai gaya tulisan kita, atau menganggap tulisan kita berguna bagi mereka, maka biasanya tidak akan segan untuk membaca tulisan kita yang lain.

Buat daftar-daftar tersebut mudah untuk ditemukan dan dapat pula memakai judul yang mengajak pembaca mengklik lebih jauh. Most Popular Post [tulisan paling populer] biasanya menarik minat blogger lain untuk mengetahui seperti apakah isi tulisan tersebut.

Jangan harap pembaca akan membuka tulisan Anda lebih banyak lagi, jika kualitas tulisan Anda tidak bagus. Tentu, content is the king adalah rahasia yang paling utama.

4. Memberikan Do Follow.

Sudah bukan rahasia lagi, jika status do follow adalah magnet tersendiri untuk para pengejar backlink. Kolom komentar dofollow menjadi incaran banyak blogger, terutama buat para peserta kontes SEO yang sedang melakukan optimasi blognya.

Do follow dapat Anda pilih sebagai batu loncatan untuk mengenalkan blog Anda kepada pembaca yang lebih luas, sehingga mereka akan rajin berkunjung menuju blog Anda sekaligus ‘mengobrak-abrik’ postingan Anda yang lebih lama, untuk mengetahui masih adakah tempat untuk berkomentar yang belum banyak peminatnya.

Tetapi, jenis pembaca seperti itu tidak akan banyak yang loyal, ketika Anda sudah merubah status blog kembali menjadi no follow. Hanya akan ada beberapa ‘yang tertinggal’ menjadi pembaca setia.

Tentu, jika kembali ke content is the king, tidak peduli lagi status do atau no follow yang Anda berikan, pembaca tetap akan berdatangan.

5. Kompetisi Top Komentator.

Memasang link menuju blog pemberi komentar terbanyak, menyebabkan pengunjung Anda berlomba-lomba memberikan komentarnya sebanyak-banyaknya.

Tetapi [:mrgreen: dari tadi tetapi melulu nih], kini pemasangan widget top komentator tidak seampuh dulu lagi dalam menaikkan jumlah page view halaman blog kita. Tanya kenapa?

Alih-alih mereka mengklik membuka tulisan kita yang lain, mereka kini rupanya lebih suka untuk [dengan sengaja?] memberikan komentar berkali-kali pada satu tulisan yang sama! [Bahkan ada yang sampai 5-10 kali!] Mau bukti? Jangan deh. Nanti saya kena amuk massa…

Salah satu teman bahkan memberikan reward khusus kepada top komentator setiap bulannya dengan mereview khusus blog pemberi komentar tersebut. Great idea!

Sepertinya cukup dulu deh, saya belom mampu melanjutkan daftar ini sampai 6, 7 atau bahkan 10. 😥

Semoga bermanfaat. Ada yang tahu cara lain meningkatkan page view?

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

36 thoughts on “5 Cara Meningkatkan Page View Blog”

  1. selain tips diatas, satu2 nya cara lain yg terlintas dikepala saya adalah memodifikasi readmore -> bikin semua postingan dengan hanya menampilkan judul…

    ini murni pengalaman, saya punya blog percobaan yg memuat lowongan pekerjaan, formatnya seperti yg saya sebutkan diatas, dalam homepage hanya nampak judul2 postingan saja, pas lihat2 di dashboard admin rata-rata 1 pengunjung membuka 5-15 artikel… tanya ken apa? 🙂

    Kenapa ya themesnya blog ini readmore nya engga berfungsi?…

    Entahlah Mas, membuat read more kan yang paling sederhana prosesnya, tapi saya nggak berhasil…

  2. hehehe…saya paling malas click read more…. karena itu saya tidak pernah membuat read more di blog saya.

    EM
    .-= ikkyu_san´s selesai [nulis] ..salam awal tahun =-.

    Iya, saya juga males Mbak, klik read more. Tapi demi page view tergoda juga buat mencoba, eh, ternyata nggak bisa, ya udah, biarin tetep begini aja…

  3. kalau ditambah cara Saya berarti ada 11 cara meningkatkan pageview blog. semua tinggal dipraktekkan. Untuk komentar dofollow, hanya sedikit yang menerapkan prinsip ini. dilematis rupanya. karena dofollow belum masuk ranah “demokrasi” dunia maya di mana ia menjadi pilihan mayoritas blogger.
    .-= munawar am´s selesai [nulis] ..In Memoriam: Gus Dur =-.

    Saya juga masih tetep nofollow dari dulu, Kang.

  4. Jawaban: Pasti bermanfaat. Saya tidak tahu cara lain meningkatkan page view. 😆 Mantap :mrgreen:
    .-= Badruz´s selesai [nulis] ..Menjadi Kaya dengan Menulis =-.

    Makasih Mas Badruz.

  5. hm.., sepertinya Mba Nunik sudah sreg dengan themes ini ya, hingga nggak mau ganti dengan yang lain yang bisa di bikin readmore.
    .-= Badruz´s selesai [nulis] ..Menjadi Kaya dengan Menulis =-.

    Iya, themes ini kan saya beli khusus. Hanya ada satu orang yang pake themes ini dan nggak bakal ada yang sama, jadi males buat ganti themes…

  6. Biar 3 kali Mba. yang penting nggak sampai 5 apalagi 10 kali. 1 kali saja belum tentu kualitas komengnya 😆
    .-= Badruz´s selesai [nulis] ..Menjadi Kaya dengan Menulis =-.

    Ganti avatar juga nih Mas?

  7. nomor 1, ngga disuruh pun blog bermesin wp emang biasanya udah gtu kan teh.. 😀
    nomor 2, malah belum gue manafaatin tuh, jarang bgt postingan gue ngelink ke postingan lainya
    nomor 3, udah dilaksanakan.. :mrgreen: :mrgreen:
    nomor 4, udah terpasang plugin dofollownya…
    nomor 5, sidebar kommnya jadi kebnyakan nnt, cz dah pasang recent comment yang bagus sih.. 😀
    nomor 6, eh ngga ada dink, hihihihihi…
    .-= yos´s selesai [nulis] ..Antara George Aditjontro dan Zinedine Zidane =-.

    Saya juga hanya pasang recent comment ajah…

  8. :sujud: :sujud: mohon dimaafken Wempi kurang begitu memperhatikan hal yang beginian 😆
    .-= Wempi´s selesai [nulis] ..Harian Sumut Pos =-.

    Mulai sekarang diperhatiin doang ah… Sayang, ya kalo nggak diperhatiin… 😆

  9. Top Komentator di ladang bundo buat seru2an saja atas permintaan anak-anak. ga ngaruh sama sekali ke page view.

    page view ladang bundo meningkat hanyalah saat bundo jadi juri PPC kmrn, krn di setiap artikelnya pakde cholik menyebutkan ladang bundo. setelah PPC selesai page view kembali ke posisi tiarap, hihi..

    dan hari ini halaman nunik baru berhasil ku buka lwt laptop, mengapa oh mengapa.. 🙁

    Saya juga baru baca postingan Bundo yang nyebut-nyebut nama saya, tapi belom bisa berkunjung. Saya buka dari hape jadul, agak lama juga, akhirnya saya tinggalin, Bun…

  10. Wah, hebat juga SEO-nya mbak Nunik. Saat saya cek SERP postingan ini dengan keyword CARA MENINGKATKAN PAGE VIEW BLOG, ternyata langsung melesat ke nomer 1 (menyalib postingan saya dan Kang Nawar)..hehehe.

    Pada dasarnya ulasan kita (mbak Nunik, Kang Nawar, dan saya) sama mengenai tips meningkatkan page view blog. Bedanya, kalo Kang Nawar menambahkan masalah loading page, yang emang gak kalah penting.
    Masalah readmore, ternyata WP nggak selalu bisa optomatis yach.

    Kalo deep linking emang butuh kreativitas dalam menarik pembaca agar mengklik link internal yang kita sisipkan. Kalo do follow, saya ngalamin cukup efektif pengaruhnya dalam meningkatkan pageview. Tapi sementara ini saya no followkan kembali. Saya cuma pengen liat, apa berpengaruh terhadap pagerank ato enggak 😳
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..3 Bentuk Kekeliruan dalam Membidik Keyword Musiman dan Solusinya =-.

    Hehe, posisi pertama? Yang bener?

  11. Oya mbak, menurut data sitemeter blog ini, rata-rata pageviewnya 354 per hari. Lumayan gede untuk blog yang fokus pada niche blogging 😆
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..3 Bentuk Kekeliruan dalam Membidik Keyword Musiman dan Solusinya =-.

    Waaahh, saya sendiri jarang ngecek untuk memastikan. Angka 250 itu keluar dari tebakan saya saja yang sok tahu… Hihihi, ketauan banget kalo saya ngarang. Tapi lebih baik ngarang di bawah angka sebenarnya daripada ngarang tapi kebanyakan, ntar diprotes naikin statistik lagi… 😆

    Makasih koreksinya Mas Iskandaria.

  12. Setahu saya rel=”dofollow” tidak bermanfaat apa pun dalam menaikkan pagerank, karena google bot tidak memperhitungkannya.

    Jadi menambahkan rel=”dofollow” atau pun rel=”celana butut” sama saja pengaruhnya 🙂
    .-= Cahya´s selesai [nulis] ..25 Year and Single =-.

    Meski nggak pengaruh buat Page Rank, tapi dofollow tetap cukup efektif buat nambahin page view menurut saya, dengan alasan pembaca akan mencari tempat ‘titip’ link.

    Saya penasaran dengan blog Mas Iskandaria, sebulan ke depan, apakah setelah berubah lagi menjadi nofollow, jumlah komentar dan page viewnya tetap, naik atau malah turun…

  13. Ada 1 cara lagi mbak, yaitu sering ngadain acara-acara yang sering memberi hadiah seperti yang sering dilakukan oleh pakde Cholik. 😛
    .-= tukangpoto´s selesai [nulis] ..Tips memotret kembang api =-.

    Iya, Dijamin pembaca bolak-balik ke blog penyelenggara buat ngikutin perkembangannya ya, Mas…

  14. @ Cahya :
    maksudnya nggak ngaruh dalam menaikkan page view kali ya Mas. Bukan pagerank! 😳

    Kalo pagerank mah sedikit banyak juga ditentukan oleh status link eksternal di blog kita. Pemberian tag rel no follow atau membuangnya pada link tetep diperhitungkan oleh google.

    Kalo rel dofollow nggak ada tuh dalam kamus 😀
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..6 Band Pendatang Baru Terlaris Indonesia 2009 =-.

  15. Cara 1 udah, 2 udah, 3 udah, 4 gak ngerti, 5 gak akan bisa. WP gratisan gak menyediakan fasilitas top comment, ada yg bisa kasih sedikit solusi ??
    .-= KutuBacaBuku´s selesai [nulis] ..Reboan #21 (with photo) =-.

    Nggak bisa ya buat WP.Com? Saya malah nggak tahu, wong nggak pasang… Jadi belum belajar.

  16. @ Mbak Isnuansa dan Mas Iskandaria,

    He he, bukannya secara default memang dofollow meski tidak ditambahkan rel?

    Tapi setahu saya memang disarankan rel="nofollow", kecuali pranala rujukan yang berkaitan dengan tulisan.
    .-= Cahya´s selesai [nulis] ..Bersih-Bersih Kamar =-.

    Nggak tuh, Bli. Di kolom komentar Nofollow. Kalo di tulisan memang dofollow.

  17. selama ini saya gak pernah mikirn page view, atau hal sejenisnya, tapi setelah baca ini kok perlu ya, sip… mau coba ah
    salam dari kalimantan tengah

    Makasih Mas, jauh-jauh dari Kalimantan Tengah jalan-jalan ke Jakarta…

  18. sebagian sudah saya lakukan, mBa.. kaLo lagi pubLish postingan, saya ga pernah pake read more, tapi theme saya secara defauLt akan meLakukan pemotongan sendiri beberapa karakter gitu.. di sini ga ada top komentator ya mBa?
    .-= Hari Mulya´s selesai [nulis] ..Go Ahead =-.

    Saya pernah coba pake cara itu,ngotak-atik kodenya, tapi tetep nggak bisa…

  19. selamat pagi

    Page View itu sama kan dengan Page Rank ??
    masih awam nih saya tentang beginian.

    btw, saya kemarin mampir ke blog yang katanya udah pecah telor PR nya jadi bebek (awalnya 0 naik jadi 2).

    saya jadi teringat kalo dulu pernah iseng-iseng ngetes PR saya, alhasil 0 besar.
    terus kemarin nyoba ngetes lagi, ternyata udah ikutan naik juga jadi 2.
    wwooohhooo 😎

    terima kasih dan mohon maaf 😮
    .-= alisnaik´s selesai [nulis] ..lelaki dan jin teko =-.

    Hohoho, beda jauh kisanak antara page view dan page rank…

  20. Buat lomba2 kaya yang dilakukannya pakde keliatannya bakal menambah derasnya page view.. 🙄 tapi kayanya ini buat blogger2 yang udah gajian saja. hehe. Nais info Mbak.

    Iya, saya sendiri belom mampu. Juga alokasi waktu untuk konsentrasi penyelenggaraan lomba yang belum memungkinkan sepertinya…

  21. minta tolong di cek… di blogku kok gak ada apa-apanya setelah “nofollow”-nya tak hilangkan?? Relationnya gak ada?? mohon pencerahannya.. trims.

    Maksudnya apa ya?

  22. Untuk Do follow enggak dulu deh, belum mampu je ha ha ha, maklum dah sepuh jeng ( ha ha ha..sebutan baru..)
    salam rindu selalu.

    Emangnya udah sepuh, PakDhe? Masih gagah gitu, kok… Hehehe…

  23. Ah..ternyata si page view itu motivasinya. 🙂 Mempertahankan lama tinggal pengguna di domain kita. Membuatnya makin tertarik untuk menelusuri dan membaca lebih lanjut.

    Dalam bahasa saya, lagi-lagi usability, saya melihatnya seperti ini:

    #1. Membuat Read More.
    Agar homepage berukuran kecil. Pilihan pada pengguna. Tertarik setelah membaca excerpt? Silakan lanjut. Jika tidak, silakan ke menu lainnya (arsip, recent posts).

    #2. Deep Linking.
    Ngga mungkin menjelaskannya hanya satu halaman panjang. Jika memang terkait, beri tautan langsung ke posting. Bukan sekadar pranala ke arsip tag dan kategori.

    #3. Berikan Lebih Banyak Alternatif.
    Saya memaksakan agar ukuran berkas tidak terlalu besar. Walau akhirnya jumlah komentar tidak bisa kita akali. Itu di luar kuasa. Saya ngga suka make page comment, entahlah kenapa.

    #4. Memberikan Do Follow.
    Saya malas menghadapi penyalahgunaannya.

    #5. Kompetisi Top Komentator.
    Saya tidak mengejar jumlah komentar dan kunjungan. Saya ikut menulis untuk mengapresiasi mereka yang sudah berbagi ilmunya di Internet. 🙂

    Makasih banyak Dokter, tambahannya. Saya juga sepakat yang nomer 4!

  24. mas q pengin tau apa sich kerugian kita menjadi do follow dan apa keuntungannya…?
    mkasihh
    ~~~
    Mudah-mudahan saya bisa suatu saat nulis tentang tema itu ya…

  25. Kalo pageview dengan pagerank bedanya apa ya mas?
    maklum nih msh nubie…. 😎
    .-= kompunetsa selesai posting Access Modifier di C# =-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge