7 Kenyataan Tentang Komentar Blog [Akuilah!]

Tentu di sini saya tidak sedang berusaha melakukan generalisasi terhadap semua blogger. Jika Anda termasuk salah satu yang tidak merasa melakukannya, bukan masalah besar, saya mengungkapkan yang pada umumnya terjadi. Siap tidak siap, terimalah kenyataan di bawah.

1. Berkomentar adalah aktifitas ‘barter’.

Seperti halnya jual beli, dimana suatu barang ditukar dengan barang lain atau dengan uang, maka aktifitas berkomentar juga sama. [Setidaknya blogger berharap hal yang sama] Blogger memberikan komentar dan berharap Anda juga memperlakukan mereka dengan hal yang sama.

2. Tinggalkan komentar sebanyak-banyaknya.

Tujuannya agar orang lain tau keberadaan kita. Hal tersebut sangat benar, tetapi jika dilakukan dengan sedikit sopan santun. Jangan sampai nafsu berkomentar amat menguasai diri Anda, sehingga menjadi fast reader sejati dan meninggalkan sampah di mana-mana. icon wink 7 Kenyataan Tentang Komentar Blog [Akuilah!]

3. Baca sedikit saja.

Pasalnya, makin lama blogger makin bernafsu mendapatkan komentar di blognya. Berapa jumlah komentar yang Anda inginkan ada di blog Anda sampai akhirnya menulis sebuah postingan baru? Semakin Anda tidak puas, semakin sedikit waktu Anda untuk membaca postingan orang lain. Anda ingin berkomentar di sebanyak mungkin blog, jadi pilih yang postingannya singkat-singkat saja.

4. Your comment awaiting moderation is suck!

Buat beberapa blogger tidak mempermasalahkan komentarnya dimoderasi. Saya juga termasuk yang tidak terlalu mempermasalahkan. Saya juga pernah menerapkan. Tetapi beberapa dengan terang-terangan menyayangkan kenapa harus dimoderasi? Apa yang ditakutkan? Mereka ingin komentarnya muncul saat itu juga! Jika Anda hampir setiap saat online, tidak masalah untuk moderasi, tetapi jika 3 hari sekali, doh, memang tidak sabar menunggu icon razz 7 Kenyataan Tentang Komentar Blog [Akuilah!]

5. Dari komentar, Anda bisa mendapatkan ide.

Berawal dari sebuah komentar yang Anda terima pada salah satu postingan, Anda bisa menuliskannya menjadi satu postingan yang baru. Saya pernah.

6. Tidak hanya pemilik blog yang membaca komentar Anda.

Selain pemilik blog yang Anda komentari, pembaca lain juga kadangkala membaca komentar yang Anda tinggalkan. Itulah sebabnya, ada beberapa pengunjung yang direferensikan dari blog yang pernah Anda kunjungi dan Anda komentari.

7. Sesama komentator juga bersaing.

Persaingan yang paling terasa adalah menjadi yang Pertamax. Menjadi yang teratas dalam berkomentar memberikan kepuasan tersendiri bagi blogger, dan juga bisa memperoleh sedikit lebih banyak pengunjung baru menuju blognya.

Kini dengan Top Comment Plugin, blogger juga bersaing untuk mendapatkan ’gelar’ top komentator supaya namanya secara khusus bertengger di sidebar blog orang lain.

—————————————————————
Posting Terkait:
1. Guru Blogger: Memangnya Anda siapa? Mengajari blogger lain tentang apa yang ’harus dilakukan’ dan apa yang ’tidak boleh dilakukan’?
2. Sumber Ide Tulisan: Tenang. Ada 5 sumber yang bisa Anda andalkan untuk memperoleh ide segar menghasilkan tulisan blog Anda.

Komentar Masuk

Skip to Comment Form
  1. [...] •    Form komentar hanya untuk kaum eksklusif di barisan Disqus atau Intense Debate. •    Moderasi yang akan menjadikan komentarnya muncul beberapa tahun kemudian. •    Pemilik blog ternyata tak merespon komentar-komentar sebelumnya (Mungkin pemilik blog [...]

  2. “Suka” dengan yang postingan ini

Silakan berkomentar..

CommentLuv badge