Benarkah Blogger Tak Bisa Menerima Kekalahan?

Sebagai blogger, saya sangat senang karena belakangan ini makin banyak saja kompetisi menulis yang khusus diadakan untuk para blogger. Bahkan, tak jarang hadiahnya sangat menggiurkan: Mac, iPhone, iPad, uang tunai jutaan rupiah, dan paket jalan-jalan.

Trus, kalau ditanya, sudah pernah menang kompetisi? Saya pasti bakalan ngumpet, karena konon katanya sebagai blogger yang rajin menabung mengapdet blog dan suka menulis ini, pada kenyataannya belom pernah menang kompetisi menulis. Kalau kompetisi balapan karung dan makan kerupuk malah udah pernah.

Kata orang, menang atau kalah dalam kompetisi itu adalah hal biasa, wajar, karena setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah.

Hohoho, pada kenyataannya tidak seperti itu. Bagi yang kalah, pastinya ya kesel. Tapi, nggak wajar jika rasa kesel itu tadi dilampiaskan dengan menyerang dan menyalahkan panitia lomba. Ketidaksiapan untuk kalah menjadikan kita justru menyalahkan orang lain atas kelemahan diri kita sendiri.

Tapi ya memang benar, pada akhirnya, setiap perlombaan pasti diakhiri dengan adanya pemenang. Dan yang kalah harus siap dan bisa menerima keputusan. Mengucapkan selamat pada yang menang. Dan orientasi mengikuti kompetisi seharusnya bukan pada hasilnya semata, tapi lebih ke prosesnya.

Buang-buang energi saja kalau terus-terusan memikirkan kekalahan. Apalagi menyerang panitia dan juri lomba. Yang pada putus cinta aja bisa move on, kenapa kita nggak cari lomba lain saja yang bisa kita menangkan? πŸ˜†

Saya sendiri, kalaupun akhirnya kalah dalam kompetisi, tetep akan melenggang dengan santai. β€œAt war, there’s no right or wrong. Winner’s right while loser’s wrong.” -Toba Beta-

Bagaimana pengalaman kawan-kawan blogger mengikuti lomba menulis? Sudah pernah menang? Atau, kalah mulu seperti saya? πŸ˜‰

| Sudah dibaca 4,007 kali.

55 komentar di tulisan “Benarkah Blogger Tak Bisa Menerima Kekalahan?

  1. Sebenarnya tergantung si Blogger Mbak. Bagaimanakah dia menyikapi kekalahan tersebut. Jujur, aku pun pernah merasakan kecewa karena tidak bisa memenangkan lomba blog. Namun seiring berjalannya waktu, aku tersadar bahwa sejatinya berbagi informasi kepada pembaca lah yang paling utama. Dan sekarang, jika aku mengikuti lomba blog. Urutan teratas adalah ingin berbagi, dan hadiah adalah urutan selanjutnya. Biasanya jika begini, aku tidak merasakan kekecewaan. Oya.. satu lagi. Agar tidak kecewa, maka beranggapan lah bahwa itu bukan rezeki yang diberikan Tuhan untuk kita. Ini juga menjadi kunci untuk meredam gejolak kekecewaan kita ketika sedang mengalami suatu kekalahan.

    Oya.. Hal ini juga tergantung berangkat dari niat apa si Blogger tersebut menulis ? Biasanya jika berangkat dari niat berbagi, ia akan menuai hasil yg sesuai. Ya, probabilitasnya 60 banding 40. 60 Kemungkinan sukses, 40 Kemungkinan gagal.

    Salam

  2. klu menurut saya bukan menang dan kalah , hanya belum berkesempatan saja untuk itu saya harus terus mencoba toh nggak ada ruginya juga bagi saya , kalau menang syukur dan klu belum menang coba lagi di lomba yg lain lg Rizki ga akan tertukar.,,,

    Saya anggap lomba blog itu sebagai sarana untuk silaturahmi dunia online ya seperti komentar ini saja… Menang syukur dan senang, klu kalah ya terus belajar pada yg menang untuk memperbaiki tulisan saya pada lomba yg lainya.

    Pernah juga si beberapa kali menang Lomba, kalahnya lebih sering lagi….dan akan terus ikutan lomba selagi bisa…Namanya juga usaha…:)

  3. aku baru ikut ngeramaian lomba GA yang diadakan teman2 blogger,
    itu aja gak pernah menang, apalagi lomba menulis resmi,
    penggembira aja,
    gak ada yang kalah, menang semua ntar, kan gak seru lombanya πŸ˜€

  4. Sama Mbak, aku juga banyaknya kalah mulu… tapi meskipun demikian aku tetap senang, karena lomba blog yang diikuti setidaknya sudah memacu kita untuk menulis, apalagi ketika tulisannya harus ‘dipelintir’ sedemikian rupa supaya tidak “jualan banget”. Mudah-mudahan meskipun sekarang banyak kontes blog, tidak mengurangi kualitas tulisan kita. Syukur-syukur malah meningkatkannya. Karena, dibalik tulisan yang berkualitas itulah rizki yang lebih besar dari hadiah lomba akan mengikuti… (Amiin) :-)

    Menerima atau tidak kadang relatif ya, serelatif sudut pandang juri penilainya. Kalau ada hal yang memang pelanggaran fatal dari penyelenggara, mungkin itu bukan soal “tidak bisa menerima” dari yang kalah, tapi harus ada pelurusan dan pelajaran supaya tidak terulang dan -kalau bisa- ada perbaikan. Tapi kalau soal “tidak puas” karena masalah segi penialain, ya legowo saja… kan ada istilah “apapun lombanya, fahami selera jurinya”, artinya sudut pandang peserta belum tentu sama dengan penilai. Apalagi kalau jurinya yang senang “out of the box”. Nah lhooo… πŸ˜€

    Yang penting, jangan pernah lupa kalau “Sebagai blogger ada faktor lain yang lebih penting antar sesama blogger, yaitu persahabatan” :-) #sok_bijak >,<
    Rosid selesai posting Inilah Bocoran Jawaban Ujian Nasional Itu !

    1. Yap, kalau memang ada kesalahan dari penyelenggara, memang ada baiknya dipertanyakan.

      Tetapi, kalau merasa tulisannya yang paling bagus, trus protes dengan hasil pilihan juri, ya nggak bener juga.

      Sebelum ikut lomba kan harus sadar, objektivitas penilaian kan dari hak subjektivitas yang dimiliki panitia dan juri. πŸ˜€

  5. Saya pernah ikut lomba menulis, sekali dan menang! :) Itu terjadi pas Pesta Blogger 2009. Setelah itu aku milih mending ga usah ikut lagi aja… bukannya kenapa-napa, tapi lomba dengan hadiah-hadiahnya itu tak merangsangku :)
    DV selesai posting Tidurnya barengan?

  6. Menang atau kalah yang penting udah ikutan ber parti si sapi, eh berpartisipasi maksudnya. Kalah menang dalam lomba kan biasa, tapi kalau kalah mulu? ya gak papa hahaha πŸ˜€
    Masa kalo kalah harus menyalahkan orang lain, entah itu juri, wasit, atau pemenangnya. Kalo pengin menang terus ya ngadain aja lomba sendiri, jurinya diri sendiri, dan pilih diri sendiri sebagai pemenangnya. Haha πŸ˜€
    Sholihin selesai posting Jawaban Bocoran UN Matematika SMP

  7. buat saya sih kembali ke tujuan ngeblognya… saya sih niat awalnya buat menulis apa yang saya alami sekaligus berbagi apa yang saya rasa dan saya alami sama teman-teman.. kalo ternyata saya ikutan lomba dan menang, buat saya sih itu cuma bonus :)
    Goiq selesai posting Review Putri Duyung Ancol

  8. Sepertinya wajar saja kalo kesel. Tapi ya itu kembali ke diri blogger masing-masing. Saya juga merasa senang sekarang banyak vendor yang peduli sama blogger dengan makin maraknya kontes.

    Saya sendiri baru ikutan yang namanya kontes. Dan menurut saya kontes merupakan daya tarik tersendiri dalam upaya menghasilkan uang lewat blog.

    Tapi saya juga punya cara tersendiri mempersiapkan kekalahan seperti ;

    Memilih tema kontes yang benar-benar nyambung sama tema blog … seandainya kalah artikelnya masih bisa tetap menjadi bagian dari artikel blog kita. Sebenarnya kontes itu kan bisa menjadi solusi sumber inspirasi menulis, karena kita disediakan tema oleh panitia ga usah pusing2 nyari tema udah gitu di iming imingi hadiah pasti tambah semangat nulisnya, beda sama update artikel sebagai kegiatan rutin. :)
    Okto selesai posting Jasa Membuat Website : Pelajaran Berharga dari Babastudio

  9. 5 kali ikutan lomba menulis mbak, sekali juara 1, sekali juara 3, sekali cuma 10 besar :) dan sekali kalah telak (di ng***mpi.com) pesaingnya ganas2 :p, dan ini tinggal 1 lomba lagi nunggu pengumumman, semoga bisa dapat nomor mbak, doain,,

    Jujur sya masih pemain baru didunia perlombaan blog/menulis, memang hadiah adalah yang membuat saya mengikuti lomba, namun ternyata ada satu hal yang lebih penting dari hadiah, yitu dengan mengikuti sebuah lomba dan ketika kita dapat nomor kita bisa tahu kemampuan kita dalam menulis itu sejauh apa, ya seperti ujian anak sekolah gtu mbak :)
    Yos Beda selesai posting Hormati Ibumu, Maka Dunia Akan Menghormatimu

  10. Kalau menurutku sih mau lomba apa saja, harus siap menang, siap kalah.
    Trus pokonya jangan ngarep banget, malah bikin kecewa bisa2. Kalo aku kalo udah ikutan ya udah, lupain aja. Motivasiku cuma buat ngasah kemampuan nulis, kalau sampe memang itu bonus, jadi apapun hasilnya bisa lebih legowo. Tapi orang punya motivasi berbeda2 ya..

  11. Kebetulan saya punya 2 pengalaman berbeda dalam kontes blog,sebagai peserta lomba menulis dan sebagai penyelenggara lomba menulis. Memang selalu ada pihak yang merasa kurang sreg dengan hasil pemenang lomba menulis pilihan penyelenggara. Tapi biasanya isi artikel yang unik,memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku yang menjadi aspek penting penilaian.
    Saya pribadi agak jarang menang lomba menulis blog,seringnya jadi finalis aja πŸ˜€ tahun 2012 ini dari 8 lomba yang saya ikuti,baru 1 yang terpilh jadi pemenang ke 3 .
    Dan buat saya pribadi tujuan mengikuti lomba menulis blog sebagai cara mengasah dan menguji teknik menulis blog. Kali-kali nanti saya bisa sejago mbak Isnuansa dalam menulis konten blog πŸ˜€
    yoszca selesai posting Renjana

  12. aaahhh peluk mbak nunik.. aku jiga belum pernah menang juga soalnya.. sampe beberapa kali aki jadi gak semangat buat ikutan lomba lagi.. *hiks

  13. Yakin ni belum pernah menang? πŸ˜›
    Perasaan kemarin2 pernah menang deh lomba menulis Harry Potter dari simPATI.
    Kalo gak salah yang nonton Harpot di Singapore πŸ˜›
    Puji Tuhan kalo saya sih beberapa kali sempat menang mbak.
    Lumayan ya :)
    Tapi soal menang kalah itu biasa kok πŸ˜€
    Zippy selesai posting Setumpuk Kejutan di Bulan April

  14. bagi saya dalam suatu perlobaan mau kalah ataupun menang itu hal yang sudah biasa lagi , di saat kita harus kalah dalam suatu perlombaan tersebut , mungkin suatu keberhasilan yang tertunda bagi kita , meskipun kita sudah kalah dalam perlombaan jangan berkecil hati dan jangan berlarut-larut dalam kesedihan tapi kita harus kembali bersemangat lagi berusaha meperbaiki dari kekalahan dan anggaplah kekalahan menjadi suatu pembelajaran bagi kita. dan di lain waktu kita bisa untuk memenangkan suatu perlombaan lainnya .
    silvi selesai posting obat trigliserida herbal

  15. Alhamdulillah mungkin sudah belasan kali menang tp masih lingkup kecil kontes blog/giveaway dr blogger lain. Kalau lomba menulis dlm tingkat Nasional di blog berusaha ingin ikut (cuma ya itu agak males biasanya syaratnya ribet :()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge