Berubah Pikiran Dengan Nambah Satu Lagi :)

Saya sudah pernah punya beberapa kali handphone Samsung sebelumnya. Yang terakhir Samsung GALAXY Young, dan sekarang ini lagi megang Samsung GALAXY Ace 3. Yang Galaxy Young itu udah dijual kapan hari karena butuh duit (buat apa saya lupa, hahaha). Nah, sekarang ini kok berasa butuh lagi. Ya udah deh, beli. Kenapa saya tertarik sama handphone ini? Pastinya karena salah satu fitur keren yang biasanya ada di kamera sekelas DSLR.

Namanya Best Shot. Best shot ini mampu untuk mengambil gambar beberapa kali dalam satu kali tekan shutter, atau yang lebih dikenal dengan burst shot. Best Shot ini kepake banget kalau mau ambil fotonya Diana yang mulai susah diajak diem. Cuma kalo lagi tidur aja Diana bisa anteng tanpa bergerak-gerak. Selain itu, bisa dipastikan dia bakalan keliling ngiterin rumah sepanjang hari. Bahkan sudah mulai naik ke atas meja!

Alasan kedua, saya butuh Android yang harganya terjangkau, tetapi mampu mendukung pekerjaan saya agar bisa selalu terhubung ke akun-akun social media yang saya miliki. Dengan beberapa akun social media saya yang harus aktif sepanjang waktu, saya butuh satu lagi handphone yang kuat diajak bekerja membagikan cerita seru kepada teman-teman.

Saran dari pak suami sih kemaren sebenernya buat beli Samsung GALAXY Ace 3 ini, karena social medianya lengkap, dari twitter, path, instagram, sampai vine ada, dan yang pasti bisa aktif semua karena handphone ini punya spesifikasi Dual Core, 1 GHz Processor dan 1GB RAM. Jadi, meskipun beberapa aplikasi dibuka secara bersamaan, jalannya tetep mulus aja.. Lagipula, nggak mencekik leher lah ya harganya, cukup merogoh kocek 2,1 jutaan, kerjaan lancar dibantu Samsung GALAXY Ace 3.

Samsung Galaxy Ace 3


Begitu punya Samsung Galaxy Ace 3, langsung diajak ‘test drive’ ngetwit seharian ke luar kota. Meski ukuran batrenya nggak terlalu besar, 1500 mAh, ternyata kuat juga lho dipakai buat berbagi ke social media dari pagi sampai sore. Nggak perlu sampai nenteng-nenteng power bank segala, kok. Pas kerjaan selesai sekitar jam 14.30, pas batrenya tinggal 20%an. Lumayan, masih bisa chit-chat sama pak suami, kasih ‘laporan’ tentang pekerjaan hari ini.

Nah, kalau handphone ini lagi nggak diajak kerja ke luar kota, ya di rumah tugas pak suamilah buat jeprat-jepret Diana. Akhir-akhir ini blog bayi saya dan juga akun twitternya keteteran nggak keurus gara-gara nggak punya stok foto buat ditampilin. Kan kurang seru kalau ngeblog dan ngetwit tanpa ada gambar pendukungnya. 😆

Buat yang sudah tahu saya ada SLR, sudah ada handphone, ada tablet pulak, pasti protes nih, kenapa nambah handphone satu lagi.

Yaelah, sekarang ini punya handphone lebih dari satu itu kayaknya lumrah-lumrah aja kan ya? Hayo ngaku, temen – temen pada punya berapa handphone? Kok kayaknya saya aja yang kebangetan, hari gini cuma punya satu handphone. Nambah beli handphone baru itu kan belom tentu juga karena handphone yang lama fiturnya kurang oke. Bisa saja karena memang pengen misah-misahin kegunaannya… Bukan kayak alasan poligami yang pengen nambah istri lagi karena… *sinyal putus-putus*

Saya nulis beginian biar teman-teman yang masih galau mau beli handphone tipe apa bisa punya referensi. Sesuaiin sama kebutuhan aja. Beli Samsung GALAXY Ace 3 nggak nyesel, kok. Nggak perlu kan ngeluarin uang lebih banyak untuk sesuatu yang nggak pernah kita pakai?

28 thoughts on “Berubah Pikiran Dengan Nambah Satu Lagi :)

  1. pas banget mba aku lagi cari referensi hp andro buat adikku, samsung galaxy ace 3 ini kayanya rekomen ya soalnya udah 2 blog reviewnya bagus buat hp ini.

  2. Waduh bikin ngiler…saya sudah punya ancang-ancang mau beli Hp Android atau iPhone, tapi belum kesampaian (isi kantong belum mendukung). Mau ikut lomba yang hadiahnya Smartphone tapi jarang menang (perasaan jarang ikut lomba). Biasanya kalau sudah suka pada sesuatu, saya sangat yakinlah barang itu bakal dapat hehehe
    Taufik Al Mubarak selesai posting Menulis dengan Tujuh Pertanyaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge