Hongkong Yang Bikin Bingung

Hongkong

Satu minggu lagi saya akan berangkat ke Hongkong bersama blogger-blogger keren tanah air. Itu, tiketnya sudah ada di atas. Nggak nyangka, kalau dari aktifitas nulis, saya bisa jalan-jalan gratis sampai ke Hongkong bareng dengan senior-senior saya yang mantap itu. Siapa yang nggak kenal Priyadi, Jauhari, Amril Taufik Gobel, Benny Chandra, dan Mubarika Darmayanti dari Idblognetwork ?

Dulu, setiap melewati banner iklan tour n travel yang ada di salah satu sudut kantor, saya selalu mikir, harga tiket sekali jalannya saja sudah US$300an. Kapan gaji saya bisa terkumpul buat beli tiketnya saja? Belum lagi konon kabarnya rate hotel di Hongkong jauh lebih tinggi dari di Jakarta. Semalam bisa berharga US$100an untuk sekedar bintang tiga. Belum lagi tiket masuk Disneyland yang berkisar Rp. 400.000,- an sekali masuk. Pokoknya nggak masuk akal buat saya bisa jalan-jalan sampai di sana.

Semua bisa terwujud karena blog baru saya, jalanjalanyuk, dan tentu saja juga karena isnuansa.com, tempat saya menulis sehari-hari. Sebenarnya jalanjalanyuk nggak baru-baru banget sih, karena sudah ada dari bulan Oktober tahun lalu. Makanya konsentrasi saya sedikit terganggu karena saya juga harus mengurus blog saya yang satu itu juga. (Terima kasih buat Kang Yudiono, Satrya dan Giewahyudi yang bekerjasama dan membantu dalam pembuatan blog saya itu. Maaf, belum bisa balas budi ya saat ini.)

Memang, awalnya jalanjalanyuk nggak saya kenalin ke teman-teman blogger melalui isnuansa.com yang sudah terlebih dahulu dikenal (*dilempar kerikil sama pembaca*). Saya pengennya kalau sudah satu tahun aja, baru dikenalin. Ternyata, bulan Januari, saat jalanjalanyuk berusia 3 bulan, sudah mendapat kehormatan buat jalan-jalan ke Hongkong.

Tiket sudah lama dipesan (lihat gambar di atas), dan sudah nggak sabar buat menginjakkan kaki di Hongkong. Sayangnya, sampai hari ini saya belum packing. Masih bingung, karena ada teman yang memberitahu via Facebook, kalau bulan Maret di Hongkong masih musim dingin. Perlu membawa jaket tebal dan lain-lainnya. Sedangkan saya nggak punya peralatan semacam itu. Kalau tank top, saya malah punya 😆 tapi kan nggak lucu nanti kalau menggigil sendirian.

Ya sudahlah, sambil mikir-mikir gimana caranya tanpa harus banyak belanja baju baru tapi nggak kedinginan nanti di Hongkong, saya mau cari-cari dulu bahan bacaan tentang Hongkong. Ada yang mau kasih ide?

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

26 thoughts on “Hongkong Yang Bikin Bingung”

  1. Kalo kehongkong saat musim dingin ya gag mungkin pake tanktop, kalo kepulau tidung baru cocok pake tanktop 😛
    Btw, sekali lagi saya ngucapin selamat buat perjalananannya kehongkong, semoga perjalanannya berjalan lancar. Ditunggu cerita dan poto potonya.

    Ti Ti DJ ya. .

    Salam.. .
    mood selesai posting Yang Hujan turun lagi

  2. Mantap.. bisa jalan-jalan ke Hongkong karena Blog.. Kapan ya aku bisa… hehe… Semoga menyenangkan jalan-jalannya ya mbak!! Jangan lupa oleh-olehnya!! :p

  3. selamat ya mbak.. Memang kalo orang menekuni bidangnya dengan sungguh2..impian lainya akan datang dg sendirinya.salam buat kang jacky chan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge