Artikel ini ditulis oleh blogger tamu Darin, follow twitternya untuk mengenal Darin lebih dekat @darinholic
~~~
Bayangkan kita sedang menelusuri sebuah pasar yang penuh sesak, kemudian ada satu toko kue yang mengundang minat kita tuk berkunjung. Sampel-sampel kue yang ditampilkan di etalase depan begitu menggiurkan dan – ooh – ada papan yang bertuliskan ‘gratis tuk mencicipi‘ tergantung di atasnya! Syahdan, dengan air liur yang nyaris menetes, kita pun masuk lewat pintu utama.
Ting, tong!
Tak dinyana, pintunya susah sekali dibuka! Ok, itu tak jadi soal. Demi bisa mencicipi kue gratisan, setelah beberapa lama mencoba dan dengan semangat gigih pantang menyerah, akhirnya pintu terbuka juga dengan sukses.
Selesai? Belum. Ternyata kita langsung berhadapan dengan resepsionis yang menyuruh kita mengisi data-data identitas pengunjung. Nama, tanggal lahir, nama gebetan, tempat nongkrong favorit, dan sebagainya, dan seterusnya. Rampung, masih ada tes cap jempol, proyeksi retina mata dan terakhir, melewati satpam berkumis baplang yang memegang alat deteksi logam didampingi pemilik toko yang bertampang judes.
Fiuh. Begitu ruwetnya kah untuk sekedar mencicipi kue gratis?
Dan kabar buruknya adalah…
Itu bisa saja terjadi pada pengunjung blog Anda.
Kok bisa? Ya, pengunjung blog yang telah jauh-jauh datang dan sudi membaca artikel blog Anda tentu ingin sekali mencicipi nikmatnya perasaan narsis saat avatarnya ikut mejeng di bawah artikel. Tapi alangkah kecewanya ia saat melihat form komentar yang jauh dari kata umum, dan ia mengalami hal-hal yang traumatis seperti:
• Tidak adanya pilihan tuk mengisi Name dan URL blog (Biasanya untuk blog ber-platform blogspot)
• Captcha yang sangat sulit sekali ditebak bentuk hurufnya.
• Form komentar hanya untuk kaum eksklusif di barisan Disqus atau Intense Debate.
• Moderasi yang akan menjadikan komentarnya muncul beberapa tahun kemudian.
• Pemilik blog ternyata tak merespon komentar-komentar sebelumnya (Mungkin pemilik blog sedang piknik entah kemana).
• Komentar diblok oleh Akismet (Ini sih salah sendiri!)
• Dan tiba-tiba ada iklan atau apapun itu yang menutupi layar (What? Ini blog atau layar tancep?)
Kira-kira bagaimana perasaan si pengunjung? Jangan ditanya. Sudah untung ia mau membaca artikel blog Anda kalau tak keburu mengklik tombol close.
Jadi gimana dong?
Terserah Anda. Blog Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Tanya kepada diri Anda sendiri, apakah blog Anda itu hanya untuk kepuasan pribadi atau untuk konsumsi umum dan bisa dinikmati oleh sebanyak mungkin pengunjung?
Kalau pilihan Anda adalah yang pertama, silahkan buat form komentar yang sesulit mungkin untuk ditembus dan jangan pedulikan mereka-mereka yang langsung ngacir ke apotik terdekat untuk membeli obat sakit kepala.
Tapi kalau Anda memilih yang kedua, well, jadilah tuan rumah yang baik dan ramah bagi pengunjungnya. Sikat gigi Anda bersih-bersih agar nafas Anda wangi saat tersenyum penuh kasih sayang kepada mereka yang datang. Dan jangan lupa, suguhkan cemilan berkualitas tinggi dari kulkas yang Anda beli tempo hari di Pasar Senen.
Sekarang ganti posisi, Anda yang jadi tamunya, jadi monggo silahkan duduk manis dan berkomentar sepuasnya. Gratis! ![]()
~~~
Ingin menulis di Isnuansa.Com? Baca ketentuannya di halaman Guest Blogger ya. Ditunggu!





semuanya saya setuju!
. Ternyata saya belum bisa dikatakan sebagai Blogger yang Baik 
Kecuali “Pemilik blog tidak merespon komentar sebelumnya”. Karena keterbatasan waktu lebih baik saya blogwalking atau menulis daripada menjawab komentar kecuali pertanyaan darurat sekali
Imelda selesai posting Gurume
Senasib dengan saya bu
Karena kadang semua komentar juga ngga semuanya nyambung dengan artikel.
Saya termasuk pengunjung yang sering mengalami kesulitan diatas. Kalau ada blog seperti itu, biasanya langsung saya tinggalkan, ya kecuali tulisannya sangat menarik atau pemiliknya saya kenal betul.
Kadang heran juga, kenapa kok pengunjung dipersulit begitu ya, atau mungkin pemiliki blog tidak menyadarinya.
Ada juga yang ngga menyadarinya lho mas. Biasanya blogger2 yang betul2 pemula, jadi belum tau setting-an komentarnya.
Memang benar sih mbak, tapi saya lebih senang memoderasi semua komentar.
Soalnya pengalaman dari blog beberapa teman yg komentarnya gak dimoderasi dan akhirnya banyak komentar yg kata-katanya agak kurang mengenakan,
Sisi baiknya memang begitu mas, tapi toh yang dirugikan bukan pemilik blog selama bisa berkepala dingin dan membalasnya dengan wajar. Dan juga karena kotak komentar terlihat secara umum, yang menilai tentu semua pengunjung yang membaca artikel tersebut. Jadi sebenarnya ngga perlu kuatir.
Tapi dilihat dulu komentarnya, jangan2 memang ada masukan yang penting yang bisa kita jadikan bahan introspeksi diri. Kalau tidak ada, biarkan saja.
Artikel yg keren! Suka!
DV selesai posting Kita adalah inspirasi dan inilah saatnya
Kayak aku terhitung orang yang bebas dari polusi diatas, kebiasaan umum yang aku lakukan, datang, baca, kabur…..komentar? sangat jarang.
Hahahaha, yoi Pak Aldy. Jadi sudah puas dengan hanya melihat kue di etalase ya, dan ngga berminat mencicipi?
Iya, paling sebel kalau mau komentar eh malah disuruh belajar matematika atau belajar membaca huruf miring-miring, dikiranya kita anak SD semua kali ya? *sewot
Hahaha, sabar..sabar mas Gie
Dendy Darin selesai posting Blogger’s Big Question: Menunggu atau Ditunggu? (Dan Kenapa Blogger Harus Memilih Untuk Ditunggu)
he..he… kena deh saya…
saya pakai moderasi, tapi hanya untuk orang yang pertama datang, karena saya tak mau kecolongan ada link blog yang astagfirullah…..
karena anak-anakku itu juga jadi pembaca blogku
monda selesai posting Tugas Dunia Maya
Iya, jadi mau ngga mau kita harus sering2 ngecek dashdoard ya.
blog saya udah menghindari hal2 diatas cuman server hostingan ini kalo tiap pagi suka maintanance…jadi blog kita susah dibuka…
boyin selesai posting ATF 2012: Manado kota yang mengesankan
Tiap pagi maintenance? Wah repot sekali mas kalo gitu…
alhamdulillah blog saya ga gtu.. jadi silahkan maen2 ke blog saya dan tinggalin komentarnya.. hehehe
fanz selesai posting Lingkar Blogger Pusako: Sebuah semangat baru
kalau masalah capta saya gak masalh,yang bermasalh bagi saya sih blog yang Url nya terlalu panjang,namanya terlalu panjang maksimal segini,,yahh terpaksa deh kita harus ngulang lagi,,,,
obat kolesterol selesai posting obat penyakit batu ginjal
Haha .. Ya ampun, artikel ini menampar sekali, kaka .
Moderasi oh moderasi. Maaf kan saya yang masih memakai moderasi. Dalam waktu dekat akan di rombak dan si pengunjung tak perlu menunggu lama untuk bisa nampang di deretan para komentar.
Iya ih, paling sebel kalau sudah berkunjung yang memaki flatform BS. Suka ga ada button url-nya, nyebelin
Aditya Eka Prawira selesai posting Kopdar #1 Bersama DeBlogger : Dari Ketawa-Ketiwi Berujung Linangan Air Mata
Reply comment masih agak jarang saya lakukan. Karena keteteran juga membagi antara menulis postingan, BW dan balas komentar yang masuk di blog. Namun saya tetap berusaha sebaik-baiknya aga bisa terlaksana semua secara seimbang. hehe…
tempat saya nggak gitu loh agan dan aganwati, mas Darin, mbak Isnu dan mas Gie…
klo nggak komentar juga kita maklumin, klo bingung mo komen apa
Sriyono Smg selesai posting Klinik Kecantikan Kusuma Beauty Lab
Hehehe, inggih mas Sriyono. Keep blogging wae ya
Dendy Darin selesai posting Blogger’s Big Question: Menunggu atau Ditunggu? (Dan Kenapa Blogger Harus Memilih Untuk Ditunggu)
Kalau soal moderasi, di blog saya terapkan hanya untuk komentar yang pertama kali masuk, kalau sudah diapprove juga bisa langsung muncul koq, asalkan email yang digunakan sama dengan email pada komentar saat pertama kali.
Ini saya terapkan hanya sebagai tanda perkenalan saja koq
Gratisss gratisss gratisss gratisss
Andai iklan liburan gratis itu juga berpihak pada saya,ehehe..
Saya juga langsung gak jadi komen mas untuk blog yang terlalu ribet form komentarnya, Kadang langsung tekan deh tombol Ctrl+W, ganti blog sebelah… Semangat2nya pengen menuangkan ide malah terhambat, kayak sedang puncak2nya mau bersin malah gak jadi…
Dani Setiyawan selesai posting Cara Mudah Membuat Tombol Pin It Di Blog
ummm… semoga bukan blog aku salah satunya, secara aku pake blogspot. sejauh ini ga pake moderasi komentar, semua silakan berkomentar. dan untuk reply, aku berusaha membalasnya walaupun di rapel sekaligus. semoga dengan kendala2 seperti yang mba sebutkan ga menjadikan males lagi berkunjung ke blog tsb ya
*bukan aku kaan? (teteup penasaran)
@yankmira selesai posting Thank You Pu and Tiyo
Saya pake yang standar aja. Makanya suka WP karena form komentarnya yang simple saja. APalagi kalo pake Comment Luv, pasti makin semangat pengunjung berkomentar
@bangsaid selesai posting Touring Bandung : Perjalanan Malam yang Mencekam
Saya dari dulu selalu membuat borang tanggapan yang serba susah, itu menyenangkan
. Pada akhirnya, tanggapan tidak penting, kalau susah memberi tanggapan ada banyak cara, pakai Facebook, Email, Twitter dan sebagainya
.
Cahya selesai posting Little Globes of Natural Happiness
Yup, itu juga bisa menambah komentar yg berkualitas. Ini cuma opini umum saja kok Bli, soalnya tak semua blogger suka dengan kotak komentar yg susah ditembus
Dendy Darin selesai posting Blogger’s Big Question: Menunggu atau Ditunggu? (Dan Kenapa Blogger Harus Memilih Untuk Ditunggu)
iya..iya..kedua cara diatas sangat cocok untuk para blogger yang pandai meramu resep sehingga pengunjung pun mau berlama- lama dan berlangganan di blog tersebut tapi untuk blog kuburanseperti blog saya, saya kira form komentar tidak perlu diset yang aneh2. Dikunjungi aja udah untung, apalagi sampe dikomentari..hehe. Para cheff handal bagi tips nya dunk.,
yg di blogspot emang ribet krn memerlukan usaha ekstra. jadi begitu ada error sedikit aja saya langsung tinggalin
indobrad selesai posting Menyoal Listrik Prabayar (2)
saya berusaha membuat orang yang ingin berkomentar lebih nyaman dengan menyediakan semua form pilihan, dari anonim sampai yang ingin menggunakan profil akun media sosial yang dimiliki, semoga blog saya nyaman dikomentari
honeylizious selesai posting Mie Ayam Cecep
Untuk hal-hal yang traumatis lainnya cukup idem dengan pendapatnya mas darin, terkait untuk moderasi capcah mungkin bisa dijadikan pilihan siapa tahu bagi pemilik layar tancep atau konser dangdut sekalipun dibutuhkan satpam, hansip, satpol pp untuk sekedar menjaga.. jadi itu mungkin saja.. hehehehe *piss*
Hahahaha, ya, pastilah ada ‘filter’ pengaman walau cuma satu atau dua satpam.
Kalau di-los-kan 100% juga kan ngga baik, nanti bakal marak aksi pencopetan
Saya malah nutup form komentar pada postingan tertentu dan termasuk sejumlah postingan lawas. Sekalian nutup pintu buat spam bot juga, soalnya terkadang antispam saya masih bisa bobol juga.
Setuju mas Is. Posting2 lawas saya juga ternyata masih bisa bobol dgn spam track-back..
suka sebel ma captcha yang rumit
andinoeg selesai posting Menambahkan Efek Pada Foto Facebook Secara Online
Kalau aku, untuk orang yang baru pertama kali menulis komentar di blog aku, akan aku moderasi, karena sekalian aja kenalan via komentar, karena kan ketika kita mengecheck komentar terbaru, maka jika ada orang baru maka kita akan mengetahuinya langsung
CMIWW
azizhadi selesai posting Simple Plan : “Miss You So Bad” Terima Kasih, Matur Nuwun, Wani Piro
hhmmm selama ini saya ga ada masalah …. paling untuk yang koment agak-agak spam ta susahin dikit alias ta Delete heheh
saya pernah mengalami perisrtiwa persis yang ditulis disini, kadang saya juga kecewa habis komentar tidak disambangi, tapi begitulah suka duka didunia online saya sih berfikir positif oarangnya sibuk
mesin selesai posting Mesin Crispy
TAMU = TAta tempat dan sekitarnya, MU dijamu – dengan sebisanya (suguhan yg terbaik untuk pengunjung).
Dan jangan lupa, suguhkan cemilan terbaik/berkualitas tinggi, kayanya ini perlu proses untuk menuju kearah tersebut.
Baha Andes (@SobatBercahaya) selesai posting Tabloid WNI
Permisiii… #TingTong..
Liburan Murah selesai posting Penginapan Murah di Hong Kong untuk Keluarga..
oh begitu tipsnya, saya juga masih me-moderasi coment tp ga lama2 ditahannya
emfajar selesai posting Jakarta, Kota Yang Tak Lagi Ramah Bagi Pejalan Kaki
Untuk poin ” Pemilik blog ternyata tak merespon komentar-komentar sebelumnya” sepertinya saya agak kurang setuju sis… Bukannya tidak memperhatikan pengunjung yang sudah berkomentar, akan tetapi ada komentar yang menurut saya tidak perlu dibalas apalagi kalau komentnya sekedar basa-basi yang ujung-ujungnya hanya mengharapkan kunjungan balik (seperti nice info, salam kenal, artikel menarik dll)… Itu sih menurut saya, mungkin berbeda dengan pendapat narablog yang lain
bro eser selesai posting Gratis 23 Template WordPress Dari Theme Junkie
Yup, bro eser. Tergantung mutu komentarnya juga
Benar juga sih, kadang ada beberapa komentar yang tidak perlu ditanggapi.
Tapi memang sih, sebagai tuan rumah yang baik, sebasa-basi apapun komentar tamu harus tetap diharga..
Agus Lenyot selesai posting Salah Kaprah Bahasa Indonesia
benar, saya sendiri termasuk yang tidak membalas semua komentar di blog saya. eh memang ada yang mau komen di blog saya, hehe
namun saya membaca semua komentar yang ada di blog saya. tergantung urgensinya, kalau komentar itu perlu direspon cepat, biasanya saya langsung balas begitu baca
jarwadi selesai posting Bayarlah Dengan Uang Pas
beda pandangan sedikit.
gak melulu blog yang gak bisa dikomengin pengunjungnya sedikit. asal isinya — bagi banyak pengunjung menarik — tentu dapat traffic banyak. contoh: t*rs*lubung[dot]com or a*ak*bar{dot}com. cek sendiri, kalao gak percaya.
biasanya tampilang simpel emang jauh lebih menarik timbang yang ribet. khususnya yang banya popupnya.
artikel blog berperan sangat penting sekali.
salam
@IndoRevive
Indonesia Revive! selesai posting Gelar Primera Princesa (Putri Kopi) Jatuh ke Tangan Indonesia
saya sudah membuat pintu blog saya mudah dibuka dan tidak menyuguhkan resepsionis yg rewel, cuma untuk kualitas hidangan, saya belum bisa memberikan yg terbaik. terserah teman-teman apakah ingin singgah buat sekedar ngopi bareng, hehehe…
adiarta selesai posting Link Download Anime dan Game Hilang Akibat SOPA
well…
bukannya bermaksud ekslusif tapi saya menggunakan disqus.
emang disqus membingungkan ya?
saya sih paling sering bete dengan captcha yang sudah dibaca, hiks, kalau sekali salah biasanya saya langsung males ninggalin komentar, blogspot, beberapa blog saya gagal komentar, jadi ya sudah anggap belum beruntung hehe
jarwadi selesai posting Bayarlah Dengan Uang Pas
capca yg sulit itulah yg sering saya alami sehingga tidak komentar
Kurnia Septa selesai posting Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi
kalau komentar sih sebaiknya dimudahkan
karena pembaca belum tentu seorang blogger, pemilik website
atau akun tertentu
jadi menyediakan layanan name/url
atau anonymous
mungkin jadi pilihan oke.
saya sendiri menggunakan layanan FB untuk komentar blog
karena layout berantakan jika menggunakan komentar dari blogger.
menurut saya
layanan moderasi komentar
lebih cocok untuk blog yang ramai pengunjung
kalau masih sepi
sebaiknya bebas aja
awalnya biar banyak dulu yang datang gitu
heheh.
Fakry Naras Wahidi selesai posting Bidadari yang Turun Ke Bumi
jadilah penerima yamu yang baik. blogger juga butuh ilmu tata krama pelayanan agar banyak pengunjungnya.
[...] yang diberikan untuk menulis. Setelah menyimak tulisan mas Darin tentang alasan mengapa beliau enggan berkomentar di blog, saya ingin membahas tema serupa juga yaitu masih di ranah berkomentar di blog.Selain posting yang [...]
Benar sekali yang ditulis di atas adalah yang sering saya alami. Jadi malas untuk berkomentar karena beberapa hal sepele yang menurut saya malah membuat orang kesulitan…… padahal pengen banget nambahin atau sekedar berterima kasih atas info yang menarik….
Aquidea selesai posting Bak Tanam Berbentuk Manusia
memang sie kebanyakan yang pake blogspot lebih suka memunculkan form “comment with google account” biar keliatan fotonya. Tapi sayang, berkomentar di blog seperti itu tidak akan menambah backlink…
herman selesai posting Perayaan Cap Go Meh (Goan Siao) di Manado Tidak Direstui
Saya juga suka heran pada blog yg mempersulit audiensnya. Apa takut menerima kritik kali ya?
Evi selesai posting Calliandra Emarginata Aku Cinta Padamu
Kalau menurut saya, bukan takut menerima kritik, tapi gak tahu cara nyetingnya.
Tongkonanku selesai posting Blackberry (BB) Bagus Buat Selingkuh
Idem
Mantap, Tips sekaligus kritik yang bagus. Semoga kolom komentar di blog saya ‘user friendly’. hehe.. Lain waktu, mampir lagi mbak di blogku, saya tunggu lho.
Dan alhamdulillah kotak komentar saya terbuka untuk umum sekalin saya numpang nampang avatar disini
salam dari pamekasan madura
Citro Mduro selesai posting Resolusi Cankir Kupi Dalam Kode HTML
iyah maunya kalo blog itu mempermudah berkomentar. sebenernya bisa pake form komentar berbasis html tapi mungkin nggak semua blogger tau atau mau memakainya di blog.
ingin sekali berkomentar di blog anda tapi
- captcha nya berisi simbol dari planet kripton yang hanya bisa dibaca superman dan bangsa alien lain
- komentar anda menunggu persetujuan dan izin dari RT, RW, Lurah dan Camat setempat (ngurus KK apa?)
bener sekali apa yang dikatakan mas darin, pengunjung itu sudah datang dari jauh ke blog kita, jadi jangan dipersulit lagi. makanya saya juga sudah lepas capcay dari form komentar di blog saya.
Lompo Ulu selesai posting Cara Saya Meningkatkan Alexa Rank
Waduh, ternyata ada juga yang bisa bikin kalimat lebih lucu dari saya

Mantap mas!
kalau aku seh moderasi hanya untuk tamu pertama.. seperti perkenalan aja.. selanjutnya anda udah bebas masuk dan berkomentar.. tapi moderasinya gak lama kok :p
Di WordPress.com komentar nggak bisa lolos sepenuhnya tanpa moderasi sih, tapi yah…yang penting cepet diapprove
Twisted Cable selesai posting PHP – SESSION
maksdunya Disqus buat kaum exclusive apa yah mbak
boleh dijawab ga..?
Yah itu memang kekurangan blogspot, ga kayak wordpress yang gampang komennya..
Endy selesai posting Sampai Kapan "Anda" Terus Begini ?
Itu cuma istilah saja kok mas, karena pada kenyataannya banyak sekali blogger yang belum tahu model komentar seperti itu. Kecuali jika mas menyelipkan beberapa kalimat di kotak komentar tentang bagaimana cara menggunakannya.
Dendy Darin selesai posting Internet Nyaman dan Aman – Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan?
Perihal akismet, seharusnya pemilik blog selalu mengecek bagian “comment” di dasbor setiap hari, dong… Cek juga bagian “spam”, jangan langsung dihapus semua.
Asop selesai posting Sambut Hari, Keterbukaan Nurani
cuma beberapa biji sich yang buat saya urung niat untuk berkomentar, diantaranya blognya si G yang tidak ada nama dan URL (sama seperti di atas). yang kedua, moderasi komentar sich oke tapi kalau latest postnya 2 tahun yang lalu ya saya close ajah
, terakhir ya sudah lah
areximut selesai posting Nyanyian Sungai yang Kesal
“Captcha yang sangat sulit sekali ditebak bentuk hurufnya.”
Saya sering banget menjumpai yang kaya gini, sudah berusaha ditebak huruf san angkanya tapi tetep keliru2 juga… Pernah juga akhirnya malah gak jadi comment gara2 urusan masukin captcha yang bikin repot… Hehehehe…
Saya baru saja memuli aktivitas BeWe setelah vakum lama sekali.. dan kalau saja pemilik blog bukan orang yang saya kenal baik, dengan kerumitan seperti captca, disqus dkk. saya memilih tidak meninggalkan komentar meski saya membaca seluruh yang ia tulis..
kabarnya mbak Nunik sedang ber’isi’ ya? semoga lancar2 kehamilannya, amiiin
nandini selesai posting Detektif Swasta
Iyaaa… Ini udah 3 bulan. Amiin…
sebetulnya tujuan chapta dan moderasi itu untuk apa?
asaz selesai posting Cara Merawat Buku
Untuk menyaring komentar SPAM mas
Darin selesai posting Rajin Menulis Bisa Meningkatkan Kepercayaan Diri Blogger?
sebetulnya tujuan chapta dan moderasi itu untuk apa ya?
asaz selesai posting Cara Merawat Buku
yang saya tahu untuk menghindari komentar spam
greenfaj selesai posting perindu [keduapuluhsatu]
untuk meminimalisir spam yang memborbadir blog kita.. s
Chello selesai posting Download Gamehouse Free – Wajib Punya!
hahaha..lucu2..
Betul..betul..betul *ala upin ipin
Sy pernah ngalamin kayak gini, pengen komentar tapi wiiih..banyak banget syarat2nya..akhirnya CLOSE
aku pake IntenseDebate yg elit tpi banyak Bug..kadang2 komentar gk muncul walau udh diapprove…bikin jengkel tapi mau gmna koding UI komentar itu susah lho blum lagi hrus bikin login as Social Network
NativeHacker selesai posting Optimasi CSS : Compression
Bener banget nih. Apalagi tamu seperti saya cuma pakai hp jadul. Masih mending kalau enggak dibakar saja tuh blog yg meribetkan tamu.