Media Sosial Yang Wajib Ditongkrongi Blogger

Haloo.. Saya Muhammad Syakirurohman. Seorang blogger dengan 2 buah blog: syakirurohman.blogspot.com & tokogauls.blogspot.com. Salam kenal. Saya adalah guest blogger di sini dan akan membahas tentang media sosial yang wajib ditongkrongi blogger.

Pertama-tama, saya akan berbicara sedikit fakta bahwa sebagian besar kehidupan online seseorang adalah dengan menghabiskan waktunya di media sosial seperti Facebook, Twitter, Google+ dan sebagainya. Tujuannya bermacam-macam, namun pada intinya adalah satu: berinteraksi dengan orang lain. Saat ini, sangat sedikit -atau mungkin tidak ada- netter yang menutup diri dari media sosial.

Oleh karena itu, dalam dunia blogging, media sosial mempunyai peran yang sangat penting bagi kemajuan sebuah blog. Media sosial sangat berpengaruh dan berpotensi lebih besar pada pertumbuhan pembaca loyal blog anda. Media sosial -terutama yang berbasis jejaring sosial- sering kali mejadi momok para blogger sebagai ajang untuk mengeksiskan blognya. Terutama untuk 3 media sosial ini : Facebook, Twitter, dan Google+ yang merupakan media sosial paling populer dan paling canggih dari yang lainnya. 3 media sosial ini sangat penting untuk anda jadikan sebagai media promosi blog anda. Sebelum aktif di media sosial lain, sebaiknya anda aktif dulu di 3 media sosial ini.

Nah, di bawah akan saya bahas satu-persatu alasan mengapa Faebook, Twitter dan Google+ amat penting untuk traffic blog anda.

1. Facebook

Jika saya tanya pada anda “apakah anda mempunyai akun Facebook?”, saya yakin anda akan menjawab “punya”. Yaa, Facebook adalah jejaring sosial nomor satu di dunia. Sudah ada lebih dari 1 milliar orang yang mempunyai Facebook. Hampir semua orang yang berinternet pasti mempunyai akun Facebook. Facebook sudah menjadi tren gaya hidup, terutama untuk para pemuda/i. Setiap harinya, ada beratus-ratus juta orang yang online di Facebook. Jika anda nge-share link blog ke Facebook, kesempatan di klik oleh teman anda sangat tinggi.

Tips :
-Perbanyak teman di Facebook. Semakin banyak teman anda, semakin optimal promosi anda.
-Buat grup atau fanspage blog anda.
Share setiap posting anda ke Facebook, jika malas saya punya cara otomatis untuk share bahkan ketika anda tidak online sekalipun. Sila baca : How to share blog posts to facebook and twitter automatically.

2.

Ketimbang Facebook, Google+ memang lebih baru. Tapi Google+ tidak kalah pentingnya dengan Facebook. Akhir-akhir ini, anda pasti sudah mendengar tentang algoritma author rank oleh Google. Berbeda dengan Page Rank, Author Rank adalah sistem penilaian suatu konten di mesin pencari berdasarkan otoritas penulis konten itu. Author rank ini adalah pelengkap page rank guna menambah tingkat keakuratan google dalam menilai berkualitas atau tidaknya suatu konten. Author rank sangat berhubungan erat dengan Google authorship markup yang sekarang ini sudah tidak asing lagi bagi anda.

Naah, Dalam pengembangannya, Google+ adalah kunci dari author rank. Tingkat keaktifan kita di Google+ dapat mempengaruhi author rank kita.

3. Twitter

Dari segi banyaknya pengguna, memang Twitter kalah dari Facebook dan Google+. Tapi, dari penilaian saya, Twitter terlihat lebih “bergengsi” daripada kedua jejaring sosial di atas. Yaa, penggunanya banyak dari para artis, tokoh masyarakat dan orang-orang berpengaruh lainnya. Oleh karena itu, Twitter tidak bisa diremehkan. Twitter bahkan bisa lebih ampuh jika kita sudah mempunyai follower banyak. Kalau di Facebook atau Google+, kita berlomba untuk mendapat banyak teman, tetapi di Twitter lebih ke tentang popularitas. Untuk berpromosi, menggunakan popularitas lebih baik daripada relasi pertemanan.

Kesimpulan :

Pada dasarnya, aktif di media sosial adalah untuk membangun otoritas anda bahwa anda adalah seorang blogger dalam bidang yang anda tekuni. Memang, untuk jumlah traffic dari media sosial lebih kecil daripada traffic organik, tetapi traffic dari media sosial lebih berkualitas karena lebih berpotensi untuk meningkatkan pembaca setia. Mereka yang anda ajak di media sosial adalah orang yang anda kenal, jadi mereka lebih mudah untuk anda bawa ke blog anda.

Namun, disamping anda berpromosi, perhatikan pula konten blog anda. Bagaimanapun, konten tetaplah raja. Buatlah konten yang berkualitas dan bermanfaat. Tidak usah banyak-banyak, seminggu 2 kali saja sudah cukup. Perhatikanlah kualitas, bukan kuantitas.

Tips :

1. Berpromosi di sosial media bukanlah seperti berpromosi dengan sebuah iklan. Jadi, jangan gunakan ajakan-ajakan yang terlalu “frontal” atau hard selling untuk mengajak teman anda mengunjungi blog anda. Buatlah anda seolah-olah sedang tidak berpromosi. Promosi paling efektif di media sosial di atas adalah dengan menggunakan bahasa obrolan sehari-hari/biasa yang terlihat santai.

2. Utamakan yang di-share adalah link ke posting. Jangan ke homepage blog. Hal ini karena orang-orang lebih suka instant untuk mendapatkan informasi bermanfaat dari blog anda. Jika mereka merasa posting anda bermanfaat, besar kemungkinan mereka penasaran untuk membaca posting lain.

Nah, Itu saja dari saya, semoga bisa bermanfaat! 🙂

46 thoughts on “Media Sosial Yang Wajib Ditongkrongi Blogger

  1. Saya punya ketiga – tiganya. Memang dari semuanya, saya paling jarang update di G+. Baru tau jg kalo manfaatnya juga besar bagi blog

  2. Untuk facebook, aku lebih suka share di komunitas drpd di akun pribadi. Karena friend FB itu kebanyakan teman dekat & teman2 yg ngakunya dekat. Teman2 yg ngakunya dekat ini suka bawel dg orang yg tdk sehobi. Apalagi jika yg di share adalah dr website dagangan kita yg tdk dibutuhkan ybs.

  3. Kalau bicara social media, terasa darah ini menggelegar pengen di depan gadget 25 jam full..
    Saya blogger pemula, namun sudah merasakan “dampak besar” dari bantuan social media seperti Twitter Local Content yang sedang dikelola..
    Inspirasi untuk nulis, kembali semangat setelah blogwalking isnuansa com ini, hehehe.. *sambil mikir, nulis apa malam ini, sementara pengennya masih branding diri doang*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge