Mengapa Orang Mau Menjadi Guest Blogger?

Pernah [atau, berkali-kali] ditolak ketika mengajak tukar link dengan rekan blogger yang lain? Anda nggak sendirian. Karena selain sudah nggak musim :mrgreen:, tukar link bisa dianggap sebagai sebuah kegiatan yang tidak saling menguntungkan. Secara hitung-hitungan kasarnya, sebuah blog yang ber-Page Rank 4 pasti males kalau sidebarnya dipenuhi oleh link-link ber-Page Rank 0.

Nah gambaran di atas akan saya pakai untuk menjawab mention pertanyaan dari seorang teman, “Saya lihat blog Mbak Nunik isinya Guest Post melulu. Gimana sih caranya menarik orang lain supaya mau menulis di blog kita?”

Jawabannya adalah, Guest Post merupakan sebuah kegiatan yang lebih saling menguntungkan jika dibandingkan dengan bertukar link. Tentu saja ada persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh sebuah blog, sebelum dia siap membuka Guest Post di blognya. Jika syarat tersebut belum dipenuhi, ya orang akan malas menulis untuk blog tersebut.

Pada umumnya, sebuah blog sudah layak menerima tulisan dari orang lain jika blognya telah memiliki Page Rank, Alexa, dan trafik kunjungan [pembaca loyal] yang cukup. Hal tersebut penting karena, seorang Guest Blogger akan “dibarter” waktu dan usahanya untuk menulis dengan backlink berkualitas dan kunjungan dari pembaca blog yang menerima Guest Post tersebut.

Dan tidak hanya hitung-hitungan yang bersifat material seperti di atas, proses Guest Blogging juga melibatkan persahabatan. Bisa jadi, tanpa embel-embel Page Rank, backlink, dan trafik, seorang teman akan tetap mau menulis untuk blog kita. Beberapa orang bahkan tak hanya sekali saja menulis untuk saya, Bli Wira, Mas Imron, Satrya, Mas Darin, sudah menulis masing-masing dua judul di blog saya.

Mas Imron Rosyidi memberitahu saya via email, bahwa beliau mau menulis di blog saya salah satunya untuk mengasah kemampuan menulis. Karena blognya bukan tentang blogging, dan di Isnuansa.Com menulis tentang blogging, orang akan mengetahui kapasitas kemampuan menulisnya luas. Guest Blogging juga meluaskan networkingnya. Dan katanya, menulis Guest Post di Isnuansa itu mudah! Beliau pernah menulis untuk blog lain dan ditolak. Di Isnuansa.Com seingat saya, hanya pernah meminta penulis untuk merevisi beberapa tulisannya yang salah ketik [typo] saja.

Bahkan, Mas Darin membuatkan saya artikel khusus [lagi] yang akan tampil tiga hari ke depan dengan judul “Keuntungan Guest Blogging dan Tips Mengundang Blogger Tamu di Blog Anda“. Nantikan, ya!

Atau, teman-teman mau berbagi, sudah pernah menulis Guest Post di blog orang lain? Kenapa mau menulis di sana?

Comments
  1. 2 years ago
    • 2 years ago
  2. 2 years ago
  3. 2 years ago
    • 2 years ago
  4. 2 years ago
    • 2 years ago
    • 2 years ago
  5. 2 years ago
  6. 2 years ago
  7. 2 years ago
  8. 2 years ago
    • 2 years ago
  9. 2 years ago
  10. 2 years ago
    • 2 years ago
  11. 2 years ago
    • 2 years ago
  12. 2 years ago
    • 2 years ago
  13. 2 years ago
  14. 2 years ago
  15. 2 years ago
  16. 2 years ago
  17. 2 years ago
  18. 2 years ago
  19. 2 years ago
  20. 2 years ago
  21. 2 years ago
  22. 2 years ago
  23. 2 years ago
  24. 2 years ago
  25. 2 years ago
  26. 2 years ago
  27. 2 years ago
  28. 2 years ago
  29. 2 years ago
  30. 2 years ago
  31. 2 years ago
  32. 2 years ago
  33. 1 year ago
  34. 9 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge