Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya

Iseng, saya cari di Google tentang berbagai alasan yang membuat seorang blogger memberi label “Blogger Sombong” kepada blogger lainnya. Dan dhuaarrr, ternyata [meski alasannya ya itu-itu doang] saya memiliki semua ciri yang dituduhkan terhadap blogger sombong itu:

Menolak Tukar Link

Tuduhannya selalu pada Page Rank yang lebih tinggi, sehingga menolak yang masih nol. Meski memang bisa jadi benar itu salah satunya, tapi masih banyak alasan lain. Ada karena memang tidak menerima seperti saya. Diajak oleh Om Priyadi yang page rank-nya 7 pun saya juga tetep nggak mau. :mrgreen: *dilempar lensa sama Om Pri* Ada juga yang mempertimbangkan halaman blog yang menjadi tidak sesuai panjang sidebar-nya jika terus ditambah dengan daftar blog yang makin banyak. Atau, dia mengambil kebijakan hanya mau tukar link dengan tema blog yang sejenis. Sila dilihat dulu, kalau blog update tiap hari nembak keyword-keyword panas, ya jangan ngajak yang nulis resep masakan. πŸ˜† Ada juga yang trauma dengan tukar link karena setelah beberapa saat, toh akhirnya link blog diturunkan juga.

Cap blogger sombong ini paling banyak ya diberikan pada blogger yang menolak tukar link. Tapi nggak perlu khawatir kok, karena mungkin jumlahnya seimbang antara yang suka memberi cap, dan yang ada di pihak lainnya. πŸ˜†

Nggak Balas / Pilih-pilih Jawab Komentar

Entah kalau temen-temen semua melihatnya gimana, tapi saya percaya tidak semua komentar itu sama. Ada yang diberikan tanpa membaca, memberi komentar, ada yang cuma nanya kabar, ada yang serius, ada juga pertanyaan yang wajib dijawab. Buat yang komentarnya cuma satu dua, mungkin bisa meluangkan waktu menjawab satu persatu, meski itu komentar yang hanya nanya kabar, nggak nyambung dengan tulisan karena nggak baca dan tujuannya nyebar link blog saja.

Meskipun nggak dijawab satu per satu, saya sih percaya semua komentar yang masuk ke blog manapun pasti dibaca sama pemilik blognya. Sampai saat ini, nggak pernah lebih dari 50 komentar yang saya terima setiap harinya dari 600 tulisan yang sudah ada, jadi masih ada lah waktu buat baca satu per satu. Masalah menjawab, ya hanya dipilih saja sesuai dengan kebutuhan mana yang perlu dijawab, mana yang tidak. Sombong? 😳

Tidak Mau Berkunjung Balik

Sampai saat ini saya bertanya-tanya, dari mana sih kita bisa mengecek si pemilik blog itu sudah melakukan kunjungan balik atau tidak? Kalau tidak komentar balik, lantas tidak dianggap berkunjung balik? Satu paket gitu, ya?

Jujur, meski berkunjung balik, saya jarang mau meneruskan membaca salah satu tulisannya dan berkomentar pada blog dengan latar belakang warna hitam, dan blog yang sehari update lebih dari 5 artikel tapi isinya keyword semua. Saya akan coba cari “tulisan normal” yang kira-kira bisa dikomentari, kalau nggak ada ya kabur. Mau gimana lagi? πŸ˜†

Oiya, saya juga mau komentar di blog Anda, tapi…

Ada lagi yang terlewat dari ciri blogger sombong? Buat yang sering kopdar, mungkin “Nggak Mau Nyapa Duluan” bisa dimasukkan ke dalam list. #EH

Menurut teman-teman?

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

72 thoughts on “Semua Ciri Blogger Sombong Ada Di Saya”

  1. kira2 saya termasuk dari ciri2 blogger yang sombong tidak ya πŸ˜€
    moga2 sih engga
    wong emang ga ada juga ding yang mau tukeran link saya blog saya yang masih ecek2 xixixi

    kira2 pemilik blog ini termasuk sombong tidak ya menurut saya? ehm … rahasia hahahaha

  2. Entahlah.. Saya sih berpikir positif saja. G pernah berpikir seseorang itu sombong, angkuh, & lain sebagainya
    Tujuan saya ngeblog kan bukan ngumpulin komemtar *kalo indikatornya kunjungan balik dan berkomentar

  3. PR ku cuma 3 sih, cuma ya gitu kalau ada yang minta pasang link, aku belum ada waktu untuk pasangnya aja. Wong mau nulis aja ngga ada waktu.
    Ngga balas komentar, dan ngga berkunjung balik…. kayaknya aku juga termasuk blogger sombong tuh heheheh
    Imelda selesai posting Karantina dan Ketakutan

  4. Saya seringkali menemui blogger semacam itu (blogger sombong menurut insuana) memang kalau dirasakan blog semacam itu sangat tidak well came pada diri kita. Tapi saya yakin kalau kita berbuat baik pada siapa saja pasti banyak balasan yang tidak dapat disngka-sangka sebelumnya.
    OL selesai posting Kisi-Kisi Sertifikasi Guru dan PLPG

  5. Judul yang pasti mewakili beberapa isi hati nih. πŸ˜€ Menurutku, kesombongan seseorang itu kan berdasar dari penilaian seseorang. Padahal mungkin yang dimaksud ga bermaksud sombong, dan.. karakter alias pembawaan seseorang itu udah sepaket. kalau pembawaannya baik (apalagi di dunia nyata) Insya Allah walau tanpa kunjungan balik di dunia blog, akan tetap dianggap baik ko, karena sudah pernah ketemu di dunia nyata. Namun, alangkah baiknya karakter di dunia nyata disandingkan dengan rumah kita (blog). Mau ga mau, blog lah yang menjadi branding kita (sebelum ada kopdar). Soal seperti apa ciri Blogger sombong itu, aah, aku mencoba positif aja mba. bagiku, semua manusia sombong ko, termasuk aku. eh ini manusia apa blogger yah. haiyaah, ko ribed…
    @yankmira selesai posting Bukik bertanya : "Bintang Terbang yang Tak Sempurna"

  6. hmm, nampaknya ada yang sangat beda dengan saya mas. jujur saya adalah orang yang sangat terbuak terhadap orang lain selama konteks tersebut adalah baik. saya tidak akan pernah membatasi hubungan saya dengan orang lain. toh tanpa harus dibatasi hubungan saya pun akan terbatas dan tak mungkin semua orang akan datang dan menghapiri saya dan say hay.
    tapi itu balik lagi kekepribadian masing masing. sebatas mana kita menanggapi (empaty) semua yang terjadi setiap hembusan nafas kita. karena itu adalah sebuah pilihan dan karakter itu telah mendasar pada dirinya dan tuhan menciptakan yang demikian karena Dia sengaja supaya kita selalu mengsisi memperbaiki dan bahkan menambah sesama manusia.

    nah yang sangat berbahaya adalah orang yang karakternya masih belum kuat, atau labil yah seperti saya ini. heheheheh

    #anak labil anak labil, becanda muluk.. ixixixixix
    ardiansyah selesai posting Ringan, tapi Berat cuy.

  7. Juara banget postinganmu kali ini #halah

    Kalau Rusa sih emang udah gak nerima tukar-tukar link. Bukan karena pageranknya udah lumayan (sombong), tapi emang gak suka aja sih. Tukar link itu budaya lawas πŸ˜€

    Tapi kalau jawab komentar dan berkunjung balik sih selalu Rusa usahakan, hehe, tapi kamu juga benar masalah berkunjung sih berkunjung, tapi komentar tergantung postingan dan model blognya. Kalau emang gak memberikan kenyamananan ya langsung kabur πŸ˜€
    Rusa selesai posting Kartu Pos Unyu dari Jepang

  8. Inget ngeBlog, inget isnuansa.com, haha.. ada-ada aja mbak yang satu ini, kok bisa-bisanya iseng search ciri blogger sombong. Baca postinganmu aku dadi mesem2 dewe mbak..
    Kalo aku sih namanya juga blogger newbie, jadi gak begitu mempermasalahkan hal demikian.
    Nice post mbak, jadi semangat ngeblog lagi nih. Keinget sekitar thn 2010 lalu aku request template blogspot sama mbak Nunik. Haha πŸ˜€

    Btw, gimana kabarnya? Denger-denger mau jadi ibu nih? Kapan kopdar lagi? πŸ™‚
    Sajakrerindu selesai posting Semangat untuk ngeBlog Lagi

  9. Geli bacanya, sekaligus menyindir saya juga nih πŸ˜€

    Menurut saya, sombong itu ada tingkatannya kok. Dan di dunia blogging, tingkatan itu makin rumit karena banyaknya anggapan2 dan praduga yang disematkan secara sepihak, tanpa mau tahu latar belakangnya.

    Blogger2 baru biasanya semangat untuk bertukar link, di lain pihak, blogger2 lama sudah faham kalau hal itu ngga ada gunanya, karena bertukar link itu tak semudah dengan hanya ucapan sekali dua kali. Butuh proses untuk saling mengenal dan mengerti latar belakang bloggernya. Kalau semua dikabulkan, habis deh sidebar hanya untuk blogroll! πŸ˜€
    Dendy Darin selesai posting Inspirasi Blogging Dari Eko Eshape – Blogger dan Owner MieSehati.com

  10. hahaha, mba nunik jelas tidak mau mampir2 ke rumah saya. Semua hitam…
    belum pasang penerangan jadinya masih gelap-gelapan…

  11. no you’re not! gimana2 juga suka2 yang punya blog.
    poin bekgron item dan keyword post itu perlu ditambah yg blognya bersuara buatku.
    tp yang penting bekron item is a big no no buat dibaca. daripada sakit mata πŸ™
    nengbiker selesai posting Pancake Durian

  12. Poin 1…
    Saya sekarang juga gak mengadakan tukeran link πŸ˜€
    Udah kebanyakan link soalnya, sidebar di blog saya juga kecil.
    Ini aja dibuat model scroll linknya πŸ˜€

    Poin ke 2…
    Saya juga gak selalu membalas semua komen di blog saya.
    Bayangin aja kalau ada 100 komentar dan saya balas semua, wah…dijamin ribetnya akan seperti apa πŸ˜€
    Bukan maksud memilah milih komentar, tapi apa mau dikata, yang saya balas emang komentar yang umumnya mengandung pertanyaan atau seru buat dijawab πŸ˜€

    Poin ke 3…
    Ah, saya juga gitu.
    Pengennya mampir di setiap blogger yang komen di blog saya, tapi kadang suka lupa, mana yang udah saya kunjungi mana yang belum πŸ˜€
    Lagian kadang saya juga sulit buat komen, liat kode komentarnya sulit banget, bikin mata saya sakit, alhasil langsung close tab πŸ˜€
    Zippy selesai posting Fenomena BBM / BlackBerry Messenger

  13. Oo jadi kriteria yang mbak paparkan itu termasuk ciri-ciri blogger sombong, ya?
    Kok saya ngga pernah mikir sejauh itu, ya. Apa karena saya orang cuek-cuek bebek dan membebaskan hak setiap pemakainya. Mau berkunjung balik, silahkan, enggak juga ga papa, kok.
    Saya yakin, ngga ada blogger yang tidak mau mengunjungi blog orang lain. Dari 10 orang, saya bisa katakan 8 di antaranya pasti mau berkunjung balik. Mau dia baca atau tidak, mau dia ninggalin komentar atau tidak, itu sih hak nya dia. Tidak memaksa.
    Yah, yang penting mah tetap nge-blog lah. Mungkin sekarang blog nya kurang menarik, siapa tahu bulan depan, 2 bulan lagi atau setahunlah, blog nya bisa sekeren blog nya pasutri yang sama-sama blogger itu, loh #notag #nomention :p
    Aditya Eka Prawira selesai posting Maafkan Aku, Ini Pilihan Sulit

    1. Emang bener, semua ada tahapannya. Ntar yang pada nulis tentang ciri-ciri blogger sombong suatu saat akan ketawa sendiri dengan hasil tulisannya beberapa tahun yang lalu.

      Kalo masih betah jadi blogger tentunya. πŸ˜€

  14. Blog saya masih sepi pengunjung mbak jadi kalo ada yg mau tuker link ya saya bolehin aja asal blognya menarik ( masuk sombong nggak ya itu??)

    trs karena masih sepi pengujung, komen yg ada di blog saya tentunya nggak sebanyak yg ada di blognya mbak, jadi pasti saya balas ( ya iyalah orang komennya cuma satu dua, kenangetan kalo nggak di bales T_T …)

    kalo soal kunjung balik, saya pasti kunjung kok.

    Jadi intinya saya belom termasuk golongan blogger sombong kan mbak?? hehe πŸ˜€

  15. Jalan pikiran orang kan masing-masing mbak apalagi di dunia maya.
    Sayapun pernah dikomentari yang tidak enak dengan kalimat “benar enggak tuh tali asih, soalnya saya juga dapat tetapi hingga sekarang tidak apa-apanya”
    Busyet deh, padahal pak pos 3x kerumahnya dia gak ada terus karena suami istri bekerja.
    Apa tindakan saya ? Saya buat postingan mirip press release agar khalayak ramai tahu bahwa saya tak pernah berbohong soal tali asih. Tali asih asih saya bahkan sampai ke Jepang dan Kanada lho.
    Saya juga pernah dibilang seperti kura-kura.Saya juga buat press release bahwa saya tidak suka dengan kalimat itu. Bergurau tak dilarang undang-undang tetapi tetap ada tata kramanya.

    So, Ngeblog sing Enak tapi gak sak-Enake.

    Bagi saya soal tukar link, reply komentar dan kunjungan balasan diserahkan kepada diskresi masing-masing blogger saja.Tetapi saya tidak pernah memenuhi perintah seorang blogger yang berkomentar ” Nice post, kunjungi balik ya ”

    Last but not least, walaupun saya jarang BW tapi saya tetap berlangganan artikel mbakyu via email.

    Salam hangat dari Surabaya
    Pakde Cholik selesai posting Bawang Merah Anti Flu

    1. Matur nuwun PakDhe, tetap setia membaca tulisan saya dari feed. Saya juga berlangganan di feed BlogCamp. Tapi kok skrg jarang apdet ya di blog yang sudah lama saya kenal itu..

  16. Yg saya rasakan sich Mbak Isnuansa nggak sombong, paling tidak terhadap saya…
    Saya pernah diwawancarai, saya juga mengikuti kisah antara Mbak Is & Mas Gie, kemarin saat saya sapa via chatt juga membalas (dan kita sempat ngobrolkan kopi)…
    Satu lagi, kita sama Jawa Tengahnya πŸ˜€
    Wong Jateng nggak ada yg sombong kecuali yg lagi lupa
    marsudiyanto selesai posting Yang Terlupakan

  17. klo aku cuma masuk dalam kategori satu mbak.. gak mau lah aku disuruh2 nyimpin link orang.. klo aku suka blognya aku pajang dengan sendirinya toh :p

    kalau soal.balas komentar seh diusahakan sampe sekarang semuanya dibalas.. dan kunjungan balik juga.. tapi gak ada patokan dong Harus? :p

  18. kalo dibilang blogger sombong
    mungkin kita setipe mbak
    karena saya tidak mau blog yang sudah ada
    menjadi berantakan template-nya karena tukar link.

    atau membalas kunjungan
    ketika yang komentar meninggalkan link untuk kunjungan
    padahal sudah ada Name/URL
    atau layanan serupa.

    tetapi kalao balas komentar
    karena blog saya menggunakan komen dari FB
    minimal Likes sih dapet lah
    heheh.

  19. ada kok cara untuk mengetahui si pemilik blog yang dikomentarin itu berkunjung balik. Kalau masalah sombong atau tidaknya seorang blogger ya itu tergantung penilaian Anda, buat saya sich enjoy aja, kan yang tahu segalanya cuma Tuhan! πŸ™‚
    areximut selesai posting Nyanyian Sungai yang Kesal

  20. Tentang kebijakan bertukar link, saya malah terinspirasi (baca : ikut-ikutan) dari blog Mbak Isnuansa ini.

    Untuk urusan menjawab komentar, saya biasanya selalu berusaha merespon semua komentar (kecuali beberapa komentar tertentu), tapi belakangan ini karena masalah waktu hanya beberapa komentar yang dirasa perlu yang saya jawab/respon.

    Entahlah, saya disebut sombong atau tidak ya terserah, lagipula itu kan kata mereka πŸ™‚
    imadewira selesai posting Dari BlackBerry Javelin Ke Sony Ericsson Xperia Ray

  21. tadinya saya pikir juga begitu Mbak. tapi yah kalau nggak mau membalas komeng aku, blogwalking ke blog aku, juga gapapa, yang penting saya blogwalking dengan niat istimewa… hehehe…. :))
    Chucky selesai posting Poo…

  22. haha bisa juga ane dapet artikel ini juga iseng2 searh di google.
    kalau blogger yang berhenti setahun ngeblognya,dan gak pernah jawab koment selama dia tidak aktif,itu masuk ciri2 juga gak ya hehe.

  23. Saya termasuk pilih-pilih jawab komentar dan pilih-pilih mengunjungi balik.

    Kadang suka ada orang-orang yang komentarnya asbun, ga jelas, bikin emosi, atau ganggu. Dan itu suka ga saya tanggepin. Saya lebih menanggapi orang yang memang berkomentar soal topik yang saya bicarakan – terlepas itu pro atau kontra – yang penting caranya berkomentar itu bener. Kalo ga (apalagi kalo promosi! Atau cuma “haha. Keren. Thx”) ya ga saya tanggepin. Beberapa juga saya taro sebagai spam.

    Pilih-pilih mengunjungi balik juga sama. Sering saya liat dulu URL-nya. Kalo udah URL yang masuk ke tempat dagang, saya suka males ngunjungin balik. Kadang udah mampir ke blognya karena URL-nya ga aneh-aneh, eh ternyata dagang. Ya kalo gitu langsung saya tutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge