Tukar Link Vs SEO

Beberapa hari yang lalu saya mendapat ‘curhatan’ seputar tukar link dari seorang bloger. Dia diajak untuk bertukar link dengan sesama bloger. Link sudah dipasang di blog, dan dia mencek blog kawan, apakah link sudah dipasang juga. Rupanya teman yang mengajak bertukar link melakukan kecurangan: rellnya nofollow.

Tanpa sengaja, meski saya tidak diberitahu siapa teman yang curang tersebut, saya justru menemukan blog itu. Saya cek, hanya beberapa dari daftar blogroll yang dipasangnya yang memiliki rell nofollow. Artinya, dia membeda-bedakan rell link dalam blogrollnya.

Saya lihat, page rank blog itu sudah 3. Pantas, dia seperti nggak rela mengalirkan link juice kepada blog yang page rank-nya lebih rendah. Ketidakseimbangan page rank antar dua halaman tersebut mungkin yang menjadi alasan untuk memasang rell nofollow.

Ada beberapa bloger yang belum begitu memahami, bahwa tukar link adalah bukan sekedar memasang link blog di side bar masing-masing. Ada beberapa hal yang dapat dijadikan alasan untuk melakukan atau tidak melakukannya.

Yang paling sederhana adalah keterbatasan tempat. Sidebar sebuah blog memiliki keterbatasan dalam menampung banyaknya link yang akan ditambahkan. Jangan sampai dengan tujuan tukar link, tampilan blog menjadi ‘melorot’ tidak seimbang antara sidebar dan body blog. Hal ini memang dapat diatasi dengan membuat menu dropdown pada blogroll.

Hal berikutnya yang menjadi pertimbangan adalah link keluar dari blog. Dengan memasang banyak link dalam blogroll, ada kekhawatiran dari pemilik blog akan kehilangan page rank yang dimilikinya. Inilah yang dalam pandangan saya, dijadikan alasan untuk memberikan link rell nofollow. Padahal, saya pikir jauh lebih beretika jika dengan jujur kita menolak ajakan bertukar link, daripada membohongi orang lain. Tidak semua blogger bisa mengetahui rell nofollow ini.

Alasan lain sudah pernah saya tulis dalam postingan khusus: Tidak Mengikuti Arisan Link. Karena Matt Cutts pernah menulis, dengan tukar link, kita bisa terhubung dengan situs-situs yang tidak kita inginkan. Termasuk situs spam. Saya kenal dengan seorang Guru yang blognya memasang link menuju blog ini, dan rupanya kini blog beliau memasang banyak link menuju situs poker dan konten dewasa. Jika saya memasang link menuju kawan tersebut, Anda hanya membutuhkan DUA klik untuk menuju situs-situs yang dibenci Google tersebut. Jika dilakukan, ini akan menyebabkan blog saya tidak sehat di mata Google.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan link dengan cara selain ‘tukar link’ konvensional. Dan beberapa cara saya lihat cukup berhasil dilakukan beberapa blogger Indonesia.

Yang paling sering saya temui adalah Award. Pemberian award dari teman bloger untuk diteruskan kepada yang lainnya, akan mendatangkan link kepada blog pemberi award dari blogger penerima award. Selain itu juga akan meningkatkan keakraban dan hubungan persahabatan.

Cara lain adalah menyelenggarakan kontes. Dengan menyiapkan hadiah tertentu, dan mensyaratkan link menuju blog Anda, akan ada blogger yang dengan senang hati mengikutinya. [Tentu saja, latar belakangnya jangan sekedar link. Lakukan juga dengan tulus jikapun link tidak didapat. 😉 ]

Tukar Link, Sebegitu Pentingkah?

Menurut Anda, sampai sejauh mana pentingnya Anda bertukar link dengan blog lain? Apa motivasi Anda bertukar link? Untuk mendapatkan Page Rank kah? [Sttt, kabarnya Google akan segera menghilangkan Page Rank!]

Saya barusaja menyadari, blog saya -yang lain- yang isinya full copas -dengan menuliskan sumbernya dan semuanya link menuju blog lain-, tanpa pernah saya promosikan kemanapun dengan meninggalkan komentar atas nama blog tersebut, Page Ranknya malah sudah 1.

Blog tersebut pengunjungnya baru 2.000 orang, tidak memasang blogroll, tidak pula memperoleh backlink dari manapun. Tetapi 2.000 itu tentunya datang dari search engine. Maka timbul dibenak saya pertanyaan: “Lebih penting mana sebenarnya antara mendapatkan link dibandingkan SEO?”

Satu lagi data pendukung, salah satu halaman blog saya di isnuansa dot com juga memperoleh PR 1 hanya karena hampir seluruh pengunjungnya datang dari search engine. Malah tulisan saya yang lain yang di link dan dipuji-puji orang, page rank nya tetep saja 0.

Sekaligus dalam tulisan ini, sekali lagi saya ungkapkan, saya tidak memiliki blogroll, saya menambahkan blog-blog yang saya suka dan saya rasa bagus ke dalam feed reader saya. Dan berbagi link saya lakukan dengan cara lain: link dari dalam postingan, review blog ataupun wawancara.

Jadi, masih mau bertukar link? 🙄

~~~

Terimaksih pada:

Badruz, Alamendah, Nakjadimande, Hadi, HariMulya, Wempi, TukangPoto, Casrudi, Wira, Boyin, Mandor Tempe, Pakne Galuh, Hattasy, Mbah Gendeng, Grubik, Iskandaria, DuaDua, Jack.

Author: isnuansa

Emak dengan satu anak yang hobi nulis. Memilih tidur kalau ada waktu luang. Follow saya di twitter: @isnuansa

55 thoughts on “Tukar Link Vs SEO”

  1. wah perlu di setarakan tuh, biar bloger yang masih pemula bisa di kenal.. hehe 😉
    .-= demalung java´s selesai [nulis] ..ABG naik MOTOR Bugil =-.

    Yang pemula pun bisa diterima kok, jika mengajak bertukar link. Ini kan hanya bicara satu kasus, bukan semua bloger dan saya nggak bermaksud menggeneralisir.

  2. wah, maka dari itu sekarang saya belajar SEO, nyari traffic dari om gugel ajah… :mrgreen:

    sama bikin blog dummyy jadi ngga pelu tukar link.. 🙂 😀
    .-= lukas gentara´s selesai [nulis] ..6 Cara Menghilangkan Sifat boros =-.

    Ya, tetapi banyak yang alergi dengan SEO, karena kebanyakan salah menerapkan, dipakai untuk menjaring pengunjung dengan keyword-keyword lendir, atau tulisan-tulisan sampah yang dimasukin blog hanya demi menarik pengunjung semata. Jadi, belajar SEO pun juga harus bijaksana sepertinya…

  3. Backlink memang menunjang SEO, tapi nggak harus lewat exchange kan??? Hehehe…

    Saya juga nggak suka tukar link, kecuali dia emang temen baik saya. Apalagi kalo saat minta tukeran, orangnya maksa-maksa, dan kalo kita gak mau, dia bilang kita sombong… (ada lho yang kayak gini Mbak…) Hahaha..
    .-= Hangga Nuarta´s selesai [nulis] ..Download One Piece Episode 423 =-.

    Bukan aku kan, orangnya… Meski aku tantemu temanmu, nggak pernah minta buat dimasukin ke blogroll blogmu kan?

  4. He..he.., saya suka sekali postingan jenis seperti ini. kenapa?, karena membuat ‘jadi tahu’ dalam mengelola blog. sering juga saya merasa, kok blog saya jadi jelek sekali jika di sinkronkan dengan tips2 di atas. tapi tak mengapa semua butuh proses. “man jadda wajada’, siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan menemukannya, he..

    belakangan saya merampingkan blogroll yang semula bertujuan mempermudah kunjungan. tampilan menjadi tidak menarik karena ‘betul’ yang dikatakan mba Nunik diatas, menjadi tidak seimbang dengan body blog. terlebih, tidak semua blogroll, link yang saya pasang aktif di update.

    salam.

    Betul, tampilan harus diperhatikan, tetapi jika blogroll berfungsi untuk mempermudah kunjungan ke blog teman-teman, ya harus dipertimbangkan untuk blog-blog yang masih update. Harus sering dikontrol untuk mengetahui apakah blog rutin update atau sudah lama hiatus.

  5. Ak malah belum begitu faham kalau soal ini 🙂

    aku cuman ikut2an ajach sama tmn2 blogger 🙂

    Yg penting jalin terus kebersamaan sesama bl;ogger 🙂

    Salam 🙂

    Ikut-ikutan saja ya?

  6. Sebelumnya saya mohon ma’af mbak Isnu, 2 hari aku mencoba membuka blog ini, selalu gagal, nggak tahu apa penyebabnya.

    Hiyaaa… Penyakit lama kambuh lagi…

  7. Tentang masalah tukar link, kalau khawatir PR blognya turun karena dipasang di sidebar, apakah nggak lebih baik dibuatkan di halaman tersendiri mbak?
    .-= Wandi thok´s selesai [nulis] ..Promosi PR blog =-.

    Ya, orang lain juga begitu. Saya tetap nggak punya, kan saya baca dari feed reader… Lha trus, dipasang buat apa? Buat nyenegin orang lain doang?

  8. tentang link, kalau saya berusaha untuk tidak mengecewakan teman yang ngajak tukar link

    Berusaha, tetapi nggak semua diterima kan? 😎

  9. hyaaa nunik, bundo ga nyangka efeknya ampe segitunya ya?!!! sekarang daftar blogroll bundo dah panjang, bundo tak mau mengecewakan teman2 dgn menghilangkannya.. jadi ya gpp lah 😀

    Biasanya dipindahkan ke New Page Bundo, kalo nggak diganti dengan menu drop down.

  10. Salam kenal mbak Inu.. 😛

    Saya blogger baru….kurang paham apa yang dimaksud seo ataupun yang lain2….tapi setelah mbaca posting mbak, mata saya sedikit terbuka dan nambah ilmu buat saya….makasih mbak! dan ditunggu kunjungan baliknya….. 😉
    .-= Anton´s selesai [nulis] ..Peraturan Baru Lalu Lintas! =-.

    Sudah punya dot org masih juga baru ya? 😉

  11. he..eh..tuh..
    mending noLak tukeran daripada membohongi orang lain…

    btw makasih.. dipostingan ini aku disapa 😀
    .-= Hari Mulya´s selesai [nulis] ..Cirque Du Freak : The Vampire’s Assistant =-.

    Kembali kasih ya, sudah berkunjung [selalu] ke blog saya…

  12. Mbak Nunik, tuker link membuat saya pusing beberapa minggu ini. Padahal selama tiga bulan terakhir saya gak pernah meminta tukeran link, eh, permintaan datang terus. Mau ditolak, ntar dikatain sombong. Akhirnya diturutin.

    Lama kelamaan sidebar makin penuh. Ngisinya juga ribet karna harus pakai kode html (betul, ya, istilahnya) yang gak terlalu saya pahami.

    Akhirnya tak coba buat halaman khusus. Biar teman-teman gak kaget tak pasang pengumuman. Mungkin ada link yang keliru atau terlewatkan.

    Efeknya?. Gila!!! Yang minta tukeran malah makin banyak. Sampai-sampai alokasi waktu saya buat bloghicking tersita buat ngecek blog-blog yang nawarin tukeran link.

    Sekalian nanya, cara mengetahui rell suatu link itu dofollow atau nofollow itu gimana, ya. (Soal teknis saya o’on bukan main. Bener!). Hal seperti postingan di atas bisa saja terjadi pada saya. Soalnya Google Backlink saya saat tak cek pakai “seo monitor”-nya My Pagerank.net, tidak naik-naik, malah turun dibandingkan saat awal Oktober.

    (Kok malah ikutan curhat….)
    .-= alamendah´s selesai [nulis] ..Trenggiling, Dagingnya 1 Juta Per Kg =-.

    Cara ngeceknya gampang, browsernya Mozila Firefox kan? Instal aja Nodofollow add-ons. Dari browser, buka tools, klik Add-Ons, search aja namanya Nodofollow, install.

    Kalo mau pake tinggal klik kanan trus klik Nodofollow, nanti semua link akan berubah warnanya, jika PINK berarti NOfollow, jika UNGU berarti Dofollow. Semoga membantu.

  13. saya jadi kembali berpikir ulang daftar blogroll saya (blogroll saya bentuk dalam page)
    .-= wira´s selesai [nulis] ..Cara Membuat Istri Senang =-.

    Udah dibikin dalam bentuk Page, atau baru mau?

  14. ooh… saya emang gak enakan kalo nolak diajak tuker link. Ya walau sekarang udah panjang sidebarnya gpp lah, bikin hati orang bahagia kan berpahala, 😀

    Urusan blogroll sampe ke pahala segala…

  15. mbak, mo nanya, tp kok malah bingung aku ya … nanti aja lah :mrgreen:
    .-= nirwan´s selesai [nulis] ..Kawasan Kesawan; Kacaunya Wajah Sejarah di Inti Kota Medan =-.

    Ya udah, tak tungguin…

  16. Saya sendiri memasang link temen blogger terlebih dahulu pada rumah D3pd, lalu saya beritahukan kepada mereka dan mengajak untuk menaruh dan menukar link tersebut, so life is colourfull bukan!

    Ngajak tukeran linknya dipasang dulu ya? Mantap ituh…

  17. Saya pernah secara khusus membahas hal ini dalam artikel berjudul “Tukeran Link : Antara Pamrih, Utang-Piutang, dan Kebutuhan”.

    Banyak yang melakukan hal itu sekedar motivasi mencarui backlink berkualitas. Atau sekedar meningkatkan kuantitas backlink blognya. Kalo saya jujur aja nggak pernah “ngemis/merengek” tukeran link.

    Buat saya, backlink yang datang dari ketulusan blogger lain terasa lebih menyenangkan 🙂
    Intinya, backlink alami (natural backlink) tetap yang terbaik. Oya, ada update pagerank ternyata. Padahal kabarnya PR bakal dihapus. Jadi bingung ❓
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..17 Penyanyi Wanita Indonesia Bersuara Paling Khas =-.

    Iya, blog saya ada yang turun, ada pula yang naik…

  18. Oya mbak, backlink yang besar sangat mendukung optimasi sebuah postingan menurut saya. Jadi backlink juga penting untuk SEO. Saya sudah membuktikan hal itu kok. Beberapa artikel blog saya yang banyak saya optimasi dengan anchor teks yang relevan ternyata bagus banget posisinya di google.

    Contohnya saja keyword “meningkatkan page view blog”, “tips meningkatkan page view blog”, dan “cara meningkatkan page view blog” :mrgreen:
    .-= iskandaria´s selesai [nulis] ..17 Penyanyi Wanita Indonesia Bersuara Paling Khas =-.

    Hehehehe, boleh nggak, keywordnya dicontek? 😆 Sepakat, backlink dengan anchor text yang tepat, mantap untuk SEO, tapi nggak perlu ditaroh di blogroll kan? Lewat postingan sendiri juga bisa tuh…

  19. bener juga mbak, kalo mo tukeran link yak harus ikhlas, jangan stengah-setengah. 🙂
    .-= abeecdick´s selesai [nulis] ..Pagerank 1 Untuk Blog Ini =-.

    Kayak iklan nih bahasanya. 😉

  20. Blog saya sendiri tidak ada blogroll. Bukan apa-apa, hanya lebih alasan banyaknya kawan-kawan blog yang jumlahnya bisa sampai ratusan. Dan template yang saya pake tidak bisa digunakan scroll. Itu saja! Dan saya tidak ingin dianggap pilih kasih dengan menampilkan blogroll beberapa kawan2. Cukup dengan saling mengunjungi, saya rasa itu sudah cukup indah sebagai media silaturahmi. Tidak hanya sesekali … ^_^
    .-= Bang Aswi´s selesai [nulis] ..Menulis Produktif, Mengapa Tidak Bisa? =-.

    Yup, masuk akal Bang. Saya juga begitu, kok.

  21. mbak nuniiiiiiiiikkk….!!!! 😛
    aku makin bingung sama om gugel.. 😕 ❓
    blog puisiku yang ini, yang udah lama ngga di apdet sejak Idul Fitri kemaren, malah jarang aku tengokin, kok tiba2 dapet page rank 3 ❓ Baru ketahuan tadi. padahal nggak pernah tuker link…

    sementara blog ku yang gen22.blogspot.com, yang mati-matian aku nyari backlink dan apdet 2 hari sekali. belum netes juga.

    kenapa yah.. ❓ ❓ ❓
    .-= puisi cinta´s selesai [nulis] ..kumpulan puisi cinta mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri =-.

    Hmmm, cuma Om Gugel yang bisa menjelaskan. 😉

  22. oh, ya mba.., apa kalau judul tulisan yang orisinil, jarang di posting orang lain lebih baik di mata gugel?
    soalnya, yang aku lihat blog-blog yang cerita masalah pribadi, dengan judul-judul yang unik malah rata-rata ber pr 3. mungkin kayak blog puisiku yang ini..?
    .-= puisi cinta´s selesai [nulis] ..Aku tak Pernah Berpaling =-.

    Maybe yes maybe no… Pelajaran tentang Google nggak pernah ada habisnya, dan dia juga update terus cara penghitungannya, jadi ya, susah ditebak juga maunya apa…

  23. Salam kenal n thank infone yang menurut saya inspiratif banget. Pengen tambah popularitas n pagerank blog tapi kok ya mbah google pelit banget yah

    Kembali kasih Mas wahyudi.

  24. Tapi kadang google suka menurunkan page rank dengan sendiri juga ga sih..? karena tadi PR saya diturunkan jadi 1, semoga naik lagi jadi 5

    salam

    Untung Page Rank saya tetep. Ikut sedih juga ya, turunnya lumayan jauh…

  25. Wah saya nggak tahu soal rell nofollow, belum belajar.semoga teman2 nggak dirugikan dengan tukarlink dengan saya.
    terima kasih mbak
    Salam hangat dari Surabaya
    .-= Pakde Cholik´s selesai [nulis] ..Peraih Tali Asih Para Penebar Pesona =-.

    Meski rel dofollow, terkadang posisi link di halaman depan dan halaman baru nilainya berbeda, PakDhe.

  26. He..he.. asyik nie kalo kommen di blog mbak is, soalnya semua kommen masuk slalu direplay.
    .-= abeecdick´s selesai [nulis] ..Tips Jitu Meningkatkan Alexa Rank =-.

    Yup, Kang Priatna benar. Saya usahakan menjawab komentar. Itu tandanya saya membaca satu per satu komentar yang diberikan pada saya. Meski saya belum tentu berkunjung balik lho…

  27. Wew…..penting dan gak pentingkah bertukar link…..
    .-= Pembuat Theme WordPress´s selesai [nulis] ..Drupal Search Engine Optimization =-.

    Bisa jadi penting, bisa jadi nggak penting. 😉

  28. Polosnya aku..! Kalo ga baca artikel ini ga tau aku tentang tukeran link. yang ada…aku masang2 link orang untuk mempermudah silaturahmi aja.
    .-= Desri Susilawani´s selesai [nulis] ..Pulau Timah Tersayang, Jangan Tenggelam =-.

    Nggak pake feed ya?

  29. bener kata mbak… blog saya jg ada yg tanpa link exchange sudah pnya PR 2. cuman sesekali aja koment di blog2 tmn. namun beberapa kali seminggu selalu saya update.
    Jadi pertanyaannya… dari segi apa google menilai suatu blog,, dari postingkah (keyword)? atau back link kah ?
    mana yg lebih menonjol ?

    Salam kenal

    Pay
    .-= p4y selesai posting Zigaz Hidupmu Hidupku =-.

  30. Kalau motivasi saya bertukar link ada 2.
    1. Jelas untuk menaikkan traffic
    2. Biar saya gampang berkunjung kembali

    Cara membedakan nofollow dengan dofollow itu gimana caranya, mbak?

    kalo wordpress.com itu termasuk yang mana? do/nofollow ya?

    Asli saya gak paham soal beginian. :p
    .-= anggayasha selesai posting Nemu Tempat Download Baru =-.

  31. wah…. 😛 😛
    inikah yang namanya blogger kelas kakap…
    wah…. emang beda dari blogger yang numpang eksis doang….
    jujur ya… saya nggak bgitu ngerti dengan segala backlink, dan spesiesnya…
    yang saya tahu sebagai blogger kelas teri, saya coba nulis apapun…. biarpun jelek….
    hihihihihi… pisss

  32. Mantab bener ilmunya, saya udah setaun lebih maen blog tapi namanya backlink/exchange link belum mudeng aja 🙁
    Makasih banyak informasinya 🙂 keep nice on blogging
    .-= agungbrahma selesai posting The ASEAN Scholarships for Indonesian tenable. =-.

  33. SEO itu hanyalah ilmu paling dasar, inti SEO ya…Backlink. Aku punya Blog, yg satu ber-PR 3, dan sati lagi baru lahir, sekitar 1 mingguan , tp dari segi pengunjung hampir sama per harinya….( jadi mendingan mana PR ataukah pengunjung ???????)
    .-= Jack selesai posting BEM POLTEKKES BANDUNG =-.

  34. tukar link ko vs SEO bukannya tukar link adalah bagian dari SEO Off Page sedangkan itu singkatan dari Versus yang maksudnya kalau tidak salah itu lawan..?

    duh jadi bingung nih aku kaka…. 😀

  35. I love the valuable data a person deliver with your content. We’ll save your blog post look once again below on a regular basis. We’re instead i will find out many brand new products suitable listed here! All the best for an additional!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge